
Selesai makan malam, Hendri pun menuju kamarnya dan mengerjakan tugas sekolah hari ini. setelah tugas sekolah selesai saat nya Hendri untuk tidur.
Sebelum tidur Hendri kembali kefikiran mengenai surat yang ia terima, Ia sedang memikirkan rencana untuk besok guna mencari inisial A.S yang tertera dalam surat tersebut.
Singkat cerita, Hendri pun tertidur pulas seperti biasa. Namun ada hal aneh yang tidak biasanya terjadi. Hendri bangun di tengah malam sekitar pukul 01.00 dan dia melaksanakan Sholat Tahajud.
Ya, Hendri bisa dikatakan tidak pernah melakukan sholat tahajud dan ini adalah sholat tahajud pertama seumur hidup nya sampai saat ini.
Salam sholat nya, Hendri berdoa
' Ya Allah Ya Tuhan ku, kenapa akhir-akhir ini dada hamba terasa sesak, hamba seperti sedang merasakan sakit yang tidak hamba rasakan sebelumnya. Hamba mohon tunjukanlah selalu jalan yang lurus, jalan yang engkau ridhoi.
Ya, Allah Ya Rahman, Hamba berserah kepada Mu atas apa yang ada pada diri hamba. Hamba menerima segala kudrat dan takdir dari Mu.
Ya Allah, Ya Rahim, Dekatkan lah selalu hati dan diri hamba kepada Mu. Selamatkan lah hamba di dunia ini dan di akhirat kelak.
Ya Allah, Tunjukanlah kepada hamba orang yang telah menulis surat kepada hamba. Hamba Mohon petunjuk dan Hidayah Mu.
Rabbana attina fidunyah hasanah, wa fil ahiroti Hasanah wa kinna azzabannar.
Amiin'.
Begitulah doa yang di minta oleh Hendri kepada sang pencipta. Ada sedikit kepasrahan di dalam diri Hendri dan Hendri juga meminta petunjuk mengenai siapa penulis surat itu.
Ya, sebagai manusia kita memang harus pasrah kepada ketentuan sang pencipta. Namun Kepasrahan Hendri seolah-olah dia akan pergi untuk selama lamanya.
Hendri pun kembali untuk tidur, namun entah kenapa mata nya sulit untuk diajak berkompromi dan dengan tidak rela akhirnya Hendri begadang sambil mwmbaca buku pelajaran buat esok.
Singkat cerita, waktu pun sudah pagi dan Hendri saat ini sedang berada di sekolah. sebelum bel masuk berbunyi, hendri menyempatkan diri melakukan cek absesi di kelas 2. Rencana Hendri, nanti istirahat siang ia akan cek absensi di kelas 3. Namun saat ini Hendri sedikit menunjukan gelagat aneh. Hendri yang biasanya selalu ramah, kelihatan sangat dingin dan jarang senyum.
Zizi yang memperhatikan gelagat aneh pada diri Hendri tersebut mencoba untuk mendekati dan mengajak berbicara.
"Hen, lu sakit atau lagi ada masalah?". Zizi mencoba to the point.
"Ah gak kok zi, biasa aja Zi". jawab Hendri.
"Gue perhatiin ada yang berbeda dengan lu hari ini". tukas zizi.
__ADS_1
"Berbeda apa nya Zi, gue tetap sama hehehe". Hendri berseloroh.
"Muka elu pucat, mata elu cekung, lu kurang tidur Hen?". zizi terus mencecar dengan pertanyaan.
"Hmmm kalau itu benar Zi, gue semalam gak bisa tidur". jawab Hendri.
"Kenapa Hen, lu ada masalah? kalau ada cerita ke gue donk Hen". pinta Zizi.
"Jujur aja gue gak ada masalah Zii, ya palingan masalah surat itu doank, lagian gue juga gak terlalu mikirin kok, kalau ada waktu luang gue akan usahain cari kayak sekarang ini. itu doank hehehe. Tapi kalau semalam gue gak bisa tidur itu yang gue heran. Biasanya gue gak pernah insomnia kayak tadi malam". Hendri menjabarkan secara terperinci keadaan yang menimpa nya.
"Owhh gitu ya, lu cek ke dokter aja ya Hen, minta suplemen gitu, takutnya elu Malah tekanan darah rendah Hen". Zizi mencoba memberikan solusi.
"Iya mungkin nanti sore pulang less gue akan ke dokter bareng mama". Hendri menerima masukan Zizi.
"Lu bisa bawa motor gak siang ini? kalau gak biar gue aja yg anterin elu ke tempat less, biar gue aja yang bawa motor nya". Pinta Hendri saking khawatir nya dengan kondisi Zizi.
"Gak apa apa Zii, gue masih kuat hehehe, makasih atas perhatian dan saran dari elu, Seperti biasa ya hari ini elu pulang jalan kaki hehehe". jawab hendri sambil bercanda.
"Gue anteng aja Hen, justru elu yang gue risaukan dengan kondisi elu yang seperti ini". timpal Zizi.
Mereka pun berlalu dan masuk ke kelas masing masing walaupun bel istirahat belum berbunyi. Namun Zizi masih penuh dengan sejuta pertanyaan dalam bathin nya. ketakutan serta kekhawatiran nya terhadap hendri sangat besar.
'Tingkah Hendri saat ini sangat aneh deh. jauh dari sifat hendri yang biasanya. supel, ramah. Tapi kenapa hari ini kayak banyak beban ya, kurang bergairah dan serba kebalikan. Kayak nya saya harus cerita ke Yaya dulu deh mungkin Yaya ada solusi'. gumam Zizi monoton.
Bel pun berbunyi menandakan waktu istirahat telah selesai. Zizi saat ini sudah berada di kelas guna menerima pelajaran selanjutnya. sedangkan Hendri baru saja menyelesaikan rencana nya dengan misi yang masih belum selesai.
Ya, misi Hendri menemukan seseorang perempuan yang berinisial A.S yang nota bene nya bukan lah perempuan melainkan setengah perempuan setengah laki laki hehehe. Misi yang sangat sulit sekali, walau mencari sampai ke ujung dunia pun gak bakalan ketemu. Kasihan Hendri.
Waktu pelajaran pun telah usai. hari ini hari Kamis, adalah jadwal Hendri untuk Less Bahasa Inggris. Hendri pun berlalu menuju ke tempat less. jarak tempat less dari sekolah sekitar 10 menit perjalanan dengan kecepatan biasa.
Sementara itu Zizi pun pulang berbarengan dengan Yaya dan beberapa teman lain nya. Dalam perjalan tersebut, Zizi kembali mengajak Yaya berbincang bincang. Zizi juga ingin curhat mengenai gelagat Hendri yang aneh seharian ini.
"Ya, tadi gue perhatiin Hendri kayak gak ada maya aja. lemas, wajah pucat dan mata cekung". Zizi memulai perbincangan.
"Mang Hendri sakit Zi?". tanya Yaya.
"Enggak Ya, gue udah nanya, kata nya semalam dia insomnia gak bisa tidur sampai hari ini". tukas Zizi.
__ADS_1
"Iya sih tadi gue juga sempat berpapasan sama dia, memang mukanya pucat dan matanya cekung. senyum nya juga beda, kayak senyum terpaksa". timpal Yaya.
"Nah itu dia Ya, feeling gue merasa gak enak aja, katak bakalan terjadi sesuatu sama dia." balas Zizi.
"Ah elu bisa aja Zii, doakan yang baik donk buat Hendri". Sahut Yaya.
"Pasti donk gue doakan yang terbaik buat sahabat gue itu. Tapi Masalah nya justru feeling gue gak enak Ya. Jauh banget dari biasanya. gue juga udah bilang sama dia kalau gak kuat less gak usah ikut hari ini. Bahkan sampai gue tawarin biar gue aja yang bawa motor dan anterin dia ke Tempat less". Curhat Zizi.
"Iya sih Zii, kita kan gak tau apa yang bakalan terjadi, tapi terap positif aja Zii, kita doakan gak terjadi apa apa sama Hendri". Yaya mencoba menenangkan zizi.
"Iya Ya, Mudah mudahan dia baik baik saja". imbuh Zizi.
Tak terasa perjalanan dari sekolah ke rumah seolah olah sangat dekat karena ngobrol atau lebih tepatnya curhat. merekapun berpisah dan menuju rumah masing masing.
Sementara itu di tempat Less, Hendri kembali menunjukan gelagat aneh. Dia tidak menyimak pelajaran dengan baik dan serung di tegur oleh instruktur yang mengajar.
Akhirnya Less pun selesai. Hendri pun mengendarai motor nya tanpa di duga, Hendri merasakan pusing di kepalanya. Ia mempercepat laju kendaraan nya hingga pada suatu keadaan ia hendak menyalip angkot namun tiba tiba
CITTTT CITTTT (bunyi rem)
BRAKKK BRAKKKKK (Bunyi tabrakan)
.
.
.\=\=Bersambung\=\=
.
.
.
Hello BESTIE
Sepert biasa Mohon Bantuan ya untuk Like, Vote serta komentar membangun untuk karya saya ini. dukungan Bestie sangat berharga sekali 🤗🤗
__ADS_1