
Pagi yang cerah untuk jiwa yang tentram. Seperti lagu dari arie noah aja ya hehehe.
Pagi ini Zizi kembali dengan rutinitas pagi nya. Selesai sholat subuh, dia membersihkan kamarnya, setelah itu membaca sedikit buku pelajaran hari ini, dilanjutkan dengan ritual mandi nya. Setelah mandi, ya kalian tau sendiri lah ya. Zizi akan berhias dan ber make up ria di depan cermin.
'Sebenarnya aku cantik juga ya, lesung pipit tertancap sedikit kecil, mata yang tidak terlalu besar, hidung yang tidak terlalu mancung, bibir yang seksi, kulit yang glowing, halus, mulus'. Gumam zizi di depan cermin sambil membanggakan apa yg ada pada dirinya.
sejurus dia tersadar
'Ya Tuhan, apa yang sedang aku fikirkan, kenapa aku bisa berfikiran seperti ini. Aku laki laki, tulen laki laki, murni laki laki bukan perempuan. Aku tidak boleh melawan kodrat Tuhan'. Zizi kembali bergumam pada diri nya.
Diperhatikanya rambut yang begitu lurus pendek ala ala artis Korea Song Hye Kyo. Disisir nya rambut itu perlahan. sambil berbunga bunga ria.
Kemudian Zizi kembali menggunakan Make up tipis nya dengan sedikit lip gloss. Sebenarnya ingin sekali ber make up tebal, tapi ia juga takut akan kegarangan ayah nya jika melihat ia bersolek. Seperti pagi ini, ayahnya sengaja lambat ke kebun dan mereka sedang menyantap sarapan pagi nya.
"Amboi Aziz! Ayah udah berapa kali bilang ke kamu hemm, jangan berpenampilan seperti itu, pakai bedak, pakai lip stik (ayah gak tau lip gloss) udah kayak perempuan. Ayah cuma punya dua anak, 1 laki laki dan 1 perempuan. Bukan perempuan ke dua nya". Pesan ayah.
Zizi hanya diam sambil kembali menyantap sarapan nya.
"Itu rambut, kau potong nanti sepulang sekolah, risau ayah melihat penampilan mu, udah kayak Si Khalid anak mak Leha yang mau jadi perempuan padahal kodrat nya sebagai laki laki". Imbuh ayah lagi.
Zizi hanya mengangguk sambil kembali menyuap sarapannya.
"Ayah kenapa marah marah di meja makan? tak baik yah, kita harus menghormati rezeki yang kita dapatkan". sela ibu menenangkan suasana.
"Ya ya ya, bela terus anak mu ini, sampai sampai anak udah bergaya perempuan pun kamu bela". balas ayah.
"Udah ayah, jangan ribut ribut, masih pagi, menghalangi rezeki masuk yah". pinta ibu.
"Zii, cepat habiskan sarapan mu itu, dan langsung berangkat sekolah, udah jam 7, nanti kamu telat". sambung ibu
"Baik Bu". jawab zizi
Setelah mereka menyelesaikan sarapan akhirnya Zizi berangkat ke sekolah, namun sebelum berangkat, Ibu kembali memberikan payung pink kesukaan Zizi sambil memberikan bekal serta uang jajan di sekolah.
Sebenarnya Zizi bukanlah tipe yang suka jajan menghabiskan uang yang diberikan oleh bu imah, bahkan Zizi jarang sekali jajan di sekolah. Uang yang jajan tersebut selalu Zizi tabung dalam celengan yang ia beli, dan juga tabungan siswa kelas tentunya.
__ADS_1
"Jangan masukan ke dalam hati apa yang Ayah bilang ya nak, kamu fokus ke pelajaran sekolah, biar lulus dengan nilai bagus dan bisa sambung kuliah". Nasehat Ibu pada zizi
"Baik Bu". dengan wajah murung zizi pun berangkat ke sekolah.
"Zizi berangkat dulu Bu, Yah, Assalamualaikum".
"Waalaikum salam, Hati hati di jalan nak". jawab ibu.
Di jalan, zizi bertemu Yaya dan mereka pun berbarengan menuju sekolah. Akhirnya mereka pun sampai di sekolah. Seperti biasa, Zizi kembali menjadi pusat perhatian karena penampilan nya yang menor.
Singkat cerita Zizi dan Yaya sampai di dalam kelas.
"Zii, hari ini kabarnya ada anak baru pindahan dari sekolah lain lho di kelas kita". Yaya memulai pembicaraan.
"Masa? kok aku gak tau ya?" zizi menjawab.
"Itu karena antena lu terlalu pendek Zii". jawab yaya sambil bercanda.
"Bisa aja lu Ya". timpal zizi.
"owhh iya iya, bu susi udah mau pensiun ya". jawab zizi.
Pagi ini mereka belajar mata pelajaran Biologi, mata pelajaran yang cukup di gemari oleh siswa laki laki. Alasan utamanya adalah menyangkut kehidupan, apalagi saat membahas sistem reproduksi, semua siswa laki laki pasti akan khusuk mendengarkan dan mempelajari nya. hehehe
"Assalamualaikum semua nya, apa kabar kalian semua" Pak Indra menyapa siswa nya. Pak Indra adalah guru yang sangat asik, friendly namun tegas, humoris tapi ada tempat nya dan yang pasti hampir semua anak anak IPA sangat menyukai cara Pak Indra mengajar.
"Waalaikum salam Pak, Kabar Baik Pak". Jawab semua anak anak XII IPA 1.
"Oh ya, kali ini bapak ada kabar gembira buat kalian. hari ini kita kedatangan teman baru dari SMA xx". info dari pak Indra.
Sejurus, Zizi melihat perawakan dari teman kelas barunya tersebut.
'Oh My God, ganteng nya'. gumam Zizi
"Baiklah semua nya kita persilahkan kepada teman baru kita untuk memperkenalkan dirinya, Silahkan Nak" Titah Pak Indra.
__ADS_1
"Assalamualaikum semuanya, perkenalkan nama saya Sukma Wijaya, saya berasal dari SMA xx, saya pindah ke sini karena mengikuti kakak saya yang juga nanti akan mengajar di sini. Saya harap teman teman mau menerima saya dan kita bersahabat layaknya saudara, kalian boleh memanggil saya dengan panggilan Sukma". Sukma memperkenalkan diri.
'woww keren nya anak ini, udah ganteng, friendship, ramah' gumam zizi.
"Baiklah Sukma, silahkan duduk di bangku kosong yang ada di belakang". Pak Indra mempersilahkan Sukma duduk.
"Terima kasih Pak" balas Sukma.
Setelah perkenalan anak baru, pelajaran biologi pun dilanjutkan dengan khidmat, seperti biasa ada humor humor dan cara pembelajaran unik dari pak Indra yang membuat anak anak betah untuk berlama lama di kelas pak Indra.
Pak Indra pun menerangkan pelajaran tanpa banyak berbasa basi dan mukadimah yang tidak jelas, pak Indra selalu mengajar dengan sistematis dan sesuai dengan urutan serta keterkaitan materi antara satu dengan yang lain nya.
Saat ini Zizi terpaku dan senyum senyum sendiri ketika melihat Sukma. tak disadari nya ada sepasang mata yang sedang memperhatikan nya dari tadi.
"ehhh elu kenapa senyum senyum sendiri arhhh". tanya Yaya
"Ahh lu ini, bikin gue kaget aja Ya". jawab zizi dengan kaget nya
"Elu suka sama anak baru itu ya, jangan lu bilang kalau elu mengagumi nya??" Yaya bicara to the poin.
.
BERSAMBUNG!!!
.
.
.
.
.
Mohon Dukungan Readers yang Budiman untuk memberikan Vote, Like serta masukannya melalui kolom komentar. Masukan dari Readers semua sangat saya butuhkan demi keberhasilan novel-novel saya dimasa mendatang. Terima Kasih 🙏🙏🤗🤗🤗
__ADS_1