salahkah aku yg masih merindukanmu

salahkah aku yg masih merindukanmu
ngidam


__ADS_3

Ketika ryan tengah asyik bermimpi. Tiba2 ai merengek membangunkannya.


" mass... bangun masss.."


" kenapa sayang??? masih malam ne.. mas ngantuk"


" ai pengen makan burger mas"


" aduh sayang, masak ya malam2 mas harus cari burger"


" kan ada mas yg buka 24jam.. ini bukan ai yg pengen, tp anak kamu ne" ujarnya menunjuk perutnya.


" huftt,, kalau udah anak aku mah bisa apa" kata ryan bangkit dari tidurnya


" cepetan ya mas" ujar ai tersenyum


Satu jam kemudian ryan pun pulang sambil menenteng burger pesanan ai. Ai yg sudah tak sabar pun makan dg rakus.


" ati2 sayang makannya. ntar keselek.." ujar ryan sambil mengelus2 rambut ai.


Ai hanya tersenyum dengan mulut yg belepotan seperti anak kecil. Ryan pun dengan sigap mengambil tissu untuk menghapus burger yg belepotan dibibir ai .


" setelah makan susunya diminum ya cantik" ujar ryan sambil menyuguhkan susu yg baru saja ia buat.


" iya suami ku tersayang" ujar ai


Setelah ai menghabiskan susunya mereka pun kembali tertidur.


Pagi ini ryan telah bersiap2 untuk ngantor karena ia ada meeting pagi ini dengan Perusahaan Alianno group. Ia pun buru2 pergi tanpa membangunkan ai karena ai masih tertidur nyenyak.


Sampai dikantor, angga sudah menyambut ryan.

__ADS_1


" yan, CEO alianno group udah datang 5 menit yg lalu. lo sama gue langsung aja ke ruangan meeting ya.."


" selamat pagi, saya Ryan Hendra Wijaya direktur Utama Wijaya group." ujar ryan memperkenalkan diri dihadapan para tamunya.


" Oh, saya Han Alianno," ujar seseorang memperkenalkan dirinya


Setelah selesai persentasi, Alianno group sepertinya tertarik untuk bekerja sama dg Wijaya group. Mereka pun langsung menyetujui untuk menandatangani kontrak kerja mereka.


" terima kasih pak han, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik" ujar ryan menyalami hans


" sama2 pak ryan" ujar hans kepada ryan.


Setelah selesai meeting, ryan langsung menuju ruangannya dan menelfon istrinya.


" sayang.. kamu udah bangun??"


" udah nih sayang.. kok gak bangunin ai mas tadi pagi?"


" iya, makasih papa, mmuachh"


" ya udah aku kerja dulu ya sayang. i love u sayang"


" love u too"


Ai masih berada dibawah selimutnya. Rasanya hari ini dia enggan mau bangkit dari tempat tidur. Tak lama terdengar bel berbunyi..


Ting tong


ting tong


" papa? kok gak nelfon dulu mau kesini pa?" ujar ai kaget. ternyata itu adalah pak wijaya dan mama wijaya,orang tua angkat ryan.

__ADS_1


" iya nak, papa sengaja biar surprise... iya gak ma? " ujarnya kepada istrinya


" mari ma masuk kedalam, mama sama papa mau minum apa? biar ai bikinin"


" gak usah nak, kami cuma bentar"


" kamu sehat sayang?" lanjut mama mertuanya itu.


" Alhamdulillah ma, palingan cuma muntah2 sedikit dipagi hari aja"


" oia kami cuma mau mampir sebentar aja sayang, kami mau pamit. papa mau pergi berobat ke jepang, biasalah mau control bulanan."


" ooo, berapa lama mama sama papa disana? mas ryan udah tau ma?" tanya ai


" nanti setelah dari sini mama sama papa mau kekantor dulu ketemu ryan. siap itu kami langsung berangkat dan belum tau sampai kapan disana" ujar papa


" iya sayang, kamu harus jaga kesehatan dan jaga kandungan kamu ya" ujar mama


" iya ma, mama sama papa hati2 ya disana, maaf ai gak bisa antarin ke bandara"


" iya gak apa2 sayang, ya udah kami pamit ya nak"


Ai melepas kepergian mertuanya itu. Dalam hati ai bersyukur ryan mendapatkan orang tua sesempurna mereka.


**Masih Lanjut ya.. jangan lupa terus mengikuti cerita aira dan ryan.


Jangan lupa baca juga novel aku yg judulnya


MBA(married by accindent)


Semoga kalian selalu syuka😍😘**

__ADS_1


__ADS_2