
5 bulan kemudian di suatu tempat, di pinggiran kota. Pagi ini begitu cerah. Secerah hati ai yang berusaha mencoba melupakan semua kenangan tentang dirinya dan ryan. Ai keluar dari rumah menuju taman, ia hanya ingin berjalan-jalan pagi dan menikmati pemandangan. Tak lama datang sebuah mobil CRV warna hitam didepan rumahnya. Turunlah sesosok laki-laki tampan, putih, tinggi.
" Hai ai, apa kabar hari ini?" ujarnya kepada ai
" hei mas, aku baik. Tumben kesini gak ngabarin dulu?"
" aku khawatir sama kamu ai, kandungan kamu kan udah 9 bulan, tinggal menunggu hari. Aku gak mau ntar kamu kenapa2."
" aku gak papa mas, aku bisa atasi sendiri" ujarnya tersenyum lembut. Yah, senyuman itulah yg selalu membuat han merindukan ai.
Flashback on
Sore itu, han baru pulang dari kantor. Ia benar2 letih, harus mengemudikan mobilnya sendiri. Karena sopir pribadinya sedang cuti.
Tiba-tiba han melihat seseorang dipinggir jalan sedang menangis, dan dia sepertinya kenal dengan orang itu. Han lalu turun dari mobil dan menghampiri nya.
" kamu aira kan? istrinya ryan?" ujar han
" mas han" ujar ai. Namun tiba-tiba aira pingsan. Han buru2 membawa ai pulang kerumahnya.
Tidak berapa lama ai pun siuman.
__ADS_1
" aku ada dimana? " ujarnya lirih
"Kamu dirumahku aira. Kamu sementara disini dulu ya, kata dokter kondisi kamu lemah, kasihan bayi kamu nanti. " ujar han
Tiba-tiba ai menangis. Han pun reflek membawa kepala ai kedalam dadanya untuk sekedar memberi kenyamanan kepada ai.
" kamu kenapa aira? kamu cerita sama aku. aku siap jadi pendengar setiamu aira" ujar han lembut
" mas ryan selingkuh mas, dia menghamili wanita lain." ujar nya
" terus kenapa kamu kabur dari rumah? kamu udah bicara sama ryan?"
" aku gak mau melihat mukanya mas. aku benci, aku jijik sama dia. "
" aku pengen pergi dari kota ini mas, aku pengen sendiri dulu. Kamu bisa bantu aku mas? ujar ai
" hmm baiklah, tapi aku gak akan membiarkan kamu sendirian. Izinkan aku menaruh orang kepercayaan aku untuk tinggal sama kamu. Dan aku akan sering mengunjungimu." ujar han
" terserah kamu aja mas" ujar ai
Keesokan harinya aira diantar oleh han kesebuah daerah pinggiran. Tempatnya sejuk, udaranya bersih, cocok untuk suasana ai sekarang yg sedang hamil. Han membawa aira menuju sebuah villa nya. Aira akan tinggal disana bersama dengan orang2 kepercayaan han.
__ADS_1
" mas, tempatnya bagus, aku suka" ujarnya tersenyum bahagia
" pokoknya kamu gak boleh banyak fikiran ya, kamu tenangin diri kamu disini. aku akan sering2 datang berkunjung." ujar han
" makasih ya mas, kamu memang baik. Aku gak tau harus balas kamu dengan apa mas" ujar aira
" iya sama-sama, kamu jangan fikirin itu. aku ikhlas bantu kamu aira"
Dalam hati, han berkata,
" aira, aku cinta sama kamu. Aku sedih lihat kamu seperti ini. Mungkin hanya ini yg bisa aku lakukan untuk kamu"
Flashback off
Tiba-tiba saja aira memegang perutnya sambil kesakitan.
" aduh mas, perutku sakit!!!" pekik nya
Han langsung panik dan membawa aira kedalam mobilnya. Sementara baju aira sudah basah oleh cairan ketubannya. Han tidak berhenti menggenggam tangan aira dan memegang kepala aira.
" sabar ai, tarik nafasmu ai" ujarnya sambil mengemudikan mobil
__ADS_1
Sesampainya dirumah sakit, ai langsung ditangani oleh dokter. Han menunggu aira diluar ruangan dengan cemas.
" ya tuhan, mudahkan lah aira melewati proses melahirkannya. aku gak mau dia kenapa-kenapa" ujar han didalam hati.