
**Author
Maafkan diri ini yang tak sempurna ya guys.. author cuma pengen menulis sesuai dengan ide yg muncul, dan ingin cerita ini benar2 beda. Aira gak pernah selingkuh, dia tetap setia bahkan setelah jibril lahir. Namun, melihat ketulusan hati seorang han, siapa yg tidak luluh dibuatnya.. Sementara aira yg merasa telah dikhianati mencoba untuk membuka hatinya kembali. Secara agama, jika wanita tidak mendapatkan hak lahir dan bathin selama 3 bulan, dan wanita itu tidak ridho atasnya, maka telah jatuh talaknya dari seorang suami.. Sementara han memang mencintai aira, namun ia memang menunggu sampai aira benar2 mau menerima dirinya..
Jadi kalau ada yg mengatakan hal2 negatif tentang aira, author terima kok.. cuma disini author mau meluruskan saja bagaimana kondisi sebenarnya...
Happy reading ya guyss**...
Aira telah bersiap untuk keluar, dilihatnya jam dinding telah menunjukkan pukul 12 siang.
" astaga, aku belum memberikan ASI untuk biel" ujarnya sambil menuju kamar biel
( Biel adalah panggilan sayang ai dan han untuk jibril)
" mama.. mama... mimi.tutu..." ujar biel berjalan menuju ai sambil mengucek2 matanya.
Ai pun menggendong biel dan menidurkannya diranjang sambil memberikan ASInya..
Setengah jam kemudian Biel pun tertidur dengan nyenyak.
__ADS_1
" biel udah bobok sayang???" ujar han tiba-tiba masuk ke kamar biel dan duduk disamping ai.
" udah mas,ini baru tidur siap aku beri ASI"
" hmm aku mau netek juga donk.." ujar han manja
" jatah kamu nanti malam ya mas" ujar ai pergi meninggalkan han sambil mengedipkan sebelah matanya.
" awas kamu ya yank" ujar han dengan gemas melihat aira dari belakang. Melihat body aira, han membayangkan kejadian malam tadi antara dirinya dan aira sambil tersenyum2..
Didapur, aira sedang menyiapkan makan siang untuknya dan han. Sementara han telah berada dimeja makan. Setelah semua makanan dihidangkan, han pun menyampaikan sesuatu kepada aira.
" sayang, aku hari ini mau ngurus surat2 perpisahan kamu dg ryan. gak papa kan yank?" ujar han
" kamu dan biel berhak bahagia sayang.. Dan aku akan mewujudkan itu buat kalian" ujar han sambil mengusap kepala aira.
" makasih ya mas" ujar aira tersenyum
Tak lama setelah itu han pun pergi meninggalkan aira.
__ADS_1
Flash back on ( ryan )
Keesokan harinya kucoba untuk menghubunginya, namun hasilnya tetap nihil. Nomor ai tidak aktif. Ryan Andara dan Angga pun mencoba mendatangi rumah orang tua aira namun rumah itu kosong, karena mama dan papa ai memang sedang ada tugas diluar negeri selama 1th. Aira benar-benar menghilang bagai ditelan bumi. Ryan telah mencoba mengerahkan seluruh orang2 nya untuk membantunya mencari ai namun tetap nihil.
Ryan terduduk lemas serasa tak bernyawa. Mata nya telah menghitam, karena tidak pernah tidur. Rambutnya acak2 an, kumis panjang mengenaskan. hanya Andara dan angga sebagai sahabat yg tetap setia mendampingi ryan.
Tiba-tiba hp ryan berbunyi. Angga mengangkat telfonnya.
" hallo pak wijaya, ini saya angga"
" oh kamu ngga, ryan mana ngga?"
" ryan sedang istirahat pak."
" begini ngga, kamu bisa bawa ryan kerumah sekarang? ada hal penting yg harus diselesaikan hari ini" ujar pak wijaya
" baiklah pak, sebentar lagi kami akan kesana"
Ryan dan Angga pun menuju rumah pak wijaya. Sesampainya disana pekarangan rumah pak wijaya tersusun banyak mobil mewah.
__ADS_1
" ada acara apa ya ngga" ujar ryan
" entahlah bro, gue juga ga tau. pokoknya tadi pak wijaya bilang gue harus bawa lo kesini secepatnya"