
Dikamar Ai terus terusan merasa detak jantungnya tak beraturan. Dia merasa khawatir, apa yg akan terjadi padanya malam ini. Apa mas ryan serius dg perkataannya tadi.
kemudian ryan keluar dari kamar mandi. dengan hanya memakai handuk dan menampakkan dada bidang nya, perut sixpack nya. Oh my god, jantung Ai makin berdebar debar. Ryan tersenyum melihat Ai. Dia lalu mendekati Ai dengan pelahan. Ryan mencium lembut kening Ai,
" sayangnya mas bauk nih, mandi sana gih, biar wangi"
aku langsung buru buru kekamar mandi, sebenarnya karena ingin menghindari mas ryan yg merapatkan duduknya kepadaku.
didalam kamar mandi aku masih merasakan hal tadi, jantungku masih berdebar-debar. tetapi dalam lubuk hatiku yg paling dalam, jujur timbul nafsu ku, apalagi tadi melihat mas ryan bertelanjang dada, sungguh pemandangan yg indah.
setelah setengah jam dikamar mandi, Ai baru siap mandi. dan
" oh, aku lupa membawa handuk dan bajuku, aduh bagaimana ini."
__ADS_1
" mas, tolong ambilkan handuk mas." pintaku manja tetapi sedikit khawatir.
" mas!! " aku mengulangi panggilanku. ternyata gak ada jawaban. Aku memberanikan diri untuk melihat keluar. Dan aku melihat mas ryan tengah tertidur.
" hmm mungkin dia capek. aku langsung keluar aja deh. Dia kan tidur, pasti gak akan lihat aku telanjang". gumamku lirih.
Ai mengendap ngendap keluar dari kamar mandi untuk menjangkau handuknya. Ketika handuk Ai sudah dililitkan ketubuhnya, Ai dikejutkan dg sebuah tangan yg melingkar di perutnya.
" iya sayang, mas ketiduran, tapi mas kebangun gara2 kamu bukak lemari, yaa reflek aja mas meluk kamu. bolehkan sayangg??? "
" apanya yg boleh?" ai membalikkan tubuhnya dan memandang wajah ryan.
tanpa disetujui Ai ryan sudah duluan melumat bibir merah Ai. Ai kaget, tapi dia menikmati ciuman itu. lama sekali mereka berdua saling melumat, begitu nikmat. Tanpa sadar handuk Ai sudah jatuh kelantai begitu saja. Dan ryan pun menghentikan ciuman panasnya. Dia memandangi tubuh ai dari atas hingga bawah.
__ADS_1
" sempurna" ryan tak sadar mengeluarkan kekagumannya terhadap makhluk ciptaan tuhan yg kini sedang didepannya.
" aaaaa apaan sih mas ryan, aku kan malu mas.!!! " Ai langsung menutupi badannya dg handuk tadi.
Ai langsung berlari ke arah lemari mengambil pakaiannya dan langsung masuk kamar mandi.Jantungnya tak beraturan. Ai membayangkan apa yg terjadi barusan. yah meskipun mereka telah berpacaran lama tapi kejadian tadi pertama kali bagi Ai.
" aduh mau aku tarok mana muka ku ini nanti kalau berhadapan dg mas ryan, ya tuhan !!!"
"Ryan yg dari tadi masih berdiri disitu tak henti- hentinya membayangkan apa yg baru saja dilihatnya. Ryan telah melihat semuanya, semua milik Ai. mulai dari payudara Ai yg ranum dan besar, hingga mahkota Ai yg sangat berharga itu. tanpa terasa Ryan menelan air ludahnya sendiri.
Hari sudah berangsur malam, jam menunjukkan pukul 20.00. Ryan berencana mengajak Ai makan malam romantis. Dia telah mmpersiapkan semuanya. Ryan duluan menunggu dimeja yg telah ia siapkan untuk Ai. Tak berapa lama Ai datang, dengan dandanan yg sangat cantik. rambutnya panjang terurai, bibir sexy nya yg begitu menggoda ryan.
Lalu Ryan mempersilahkan Ai duduk, ditemani alunan musik romantis dan lilin dimeja. Sungguh, Ai terbuai akan itu semua. Dia lupa akan kejadian sore tadi dimana Ai begitu malu untuk menampakkan muka dihadapan Ryan. Namun kini dia begitu bahagia, karena Ryan benar- benar memperlakukan dirinya seperti ratu.Ratu dihati Ryan.
__ADS_1