
Ai dan ryan sedang diperjalanan menuju kampus ai. Ya seperti katanya tadi, sepanjang jalan hanya glendotan manja di bahu ryan. Sampai2 ryan gak konsentrasi untuk membawa mobil. Berkali-kali ryan mengecup dahi pacarnya itu.
Tak berapa lama hp ryan berbunyi..
" halo ryan, ini mama nak.."
setelah sekitar 2 menit ryan mengangkat telfon akhirnya ryan menyudahinya. Wajah ryan tampak sangat bahagia hingga dia tersenyum2 sendiri. Ai memperhatikan wajah ryan dengan heran..
" kenapa mas?telfon dari siapa?"
" nanti kuceritakan, sekarang kamu harus kuliah kan. Nanti sore aku jemput ya cantik.. mmuachh"
"ya udah kalau gitu". ujar ai sedikit kecewa.
Sampailah mereka didepan gerbang kampus,Ai pun turun.
" ingat, ntar sore mas jemput ya sayang"
" iya, i love u mas"
" love u too honey"..
__ADS_1
Ryan kemudian membelokkan mobilnya berlawanan dg arah kantor. Dia menuju kerumah orang tuanya. Setelah sampai ryan langsung tak sabar ingin menyampaikan kabar bahagia itu kepada ibunya.
" bu, orang tua ai setuju bu. minggu besok kita melamar ai kerumah orang tuanya"
" selamat ya sayang, semoga dilancarkan sampai hari H" ucap ibu ryan bahagia. Akhirnya anakknya akan menikah dan segera memberikan dia cucu. hehehe...
flashback
" hallo nak ryan, ini mama. mama sudah sampaikan pada papa, papa setuju ryan. minggu besok kamu bisa datang kerumah membawa orang tuamu? " ujar calon mertua nya itu
" bisa ma, baiklah ma terima kasih ya ma, minggu depan ryan akan datang kerumah bersama ibu."
Di kampus, ai masih penasaran apa yang akan disampaikan ryan kepadanya nanti. Hingga tak terasa hari sudah sore. Ryan pun telah menunggu kekasihnya itu didepan kampus.
didalam mobil ai masih cerewet dengan pertanyaan yg mengisi otaknya itu. ryan pun menanggapinya dg santai sehingga membuat ai kesal.
" ada apa sih mas, aku penasaran ni.."
" ishh gak sabaran banget sih syangnya mas ni.."
" ya habisnya mas main rahasia2 an terus. kan aku kesel jadinya"
__ADS_1
" iya2, mas tau kok.. kita makan dulu ya sayang, nanti disana mas ceritakan"
Mobil pun melaju kearah cafe favorite mereka. Setelah makanan datang, akhirnya ryan membuka suara.
" sayang, kemarin aku seharian gak ada kabar karena aku pergi kerumah orang tua mu. Aku memintamu kepada orang tuamu agar kau menjadi istriku secepatnya. Aku sudah tidak tahan sayang, aku tak bisa berlama2 lagi menunggu. Usiaku sudah 30th, aku ingin punya anak. Aku takut didahului orang. jadi, kamu mau kan menikah dengan ku syang? " ujar ryan serius.
Ai terkejut mendengar ucapan ryan. ternyata ryan serius akan bertanggung jawab kepadanya. tak terasa airmata bahagia ai pun keluar dari pelupuk matanya.
" iya aku mau mas" ujar ai terbata-bata
" terima kasih sayang" ujar ryan sambil mengecup tangan ai.
" minggu ini aku akan datang bersama orang tuaku. tunggulah aku dirumah ya sayang"
" baiklah mas"
Ryan bahagia, akhirnya dirinya dan ai akan menikah sebentar lagi. Dan ai akan menjadi milik ryan seutuhnya.
Hari telah menunjukkan pukul 18.30, ai dan ryan pun bergegas pulang. Diperjalanan tak henti- hentinya ryan mencium kening ai, dan ai membalasnya dg sneyuman manisnya. Hingga tak terasa mereka telah sampai didepan kontrakan ai. Ai pun segera berpamitan dg calon imamnya itu.
" mas, aku turun ya."
__ADS_1
" tunggu sayang" ryan bergegas mencium bibir ai yg sudah menjadi candu buatnya. Sudah seharian dia tidak mendapatkan itu.
Ai pun membalas ciuman itu dg penuh cinta.