
Sore ini, ryan telah sampai dirumahnya. Dia mempunyai sebuah rencana, dan dia akan melakukan rencana itu saat ini juga. yah, dia ingin memiliki ai seutuhnya, dan dia berencana ingin meminta ai kepada mama ai.
Setelah ryan selesai mandi, dia bersiap pergi.
" hmm sepertinya aku tidak usah menghubungi ai, aku ingin memberikan surprice padanya" ujar ryan.
Tak lama mobil ryan pun segera meluncur menuju keluar kota, menuju kediaman orang tua ai. Orang tua ai tinggal disebuah daerah, sekitar 2 jam dari kota P.
Lalu sampailah ryan didepan rumah ai, rumah nya begitu asri, hijau dan nyaman.
tok
tok
tok
" assalamualaikum ma"
tak lama terdengar suara sahutan dari dalam rumah.
" waalaikumsallam..sebentaarrr.."
Ketika mama ai membukakan pintu, dia kaget melihat siapa yg datang.
" ryan?, ehh ayo masuk nak.. " ujar mama ai dengan ramah. Ryan sudah sering kerumah ai, baik berdua dengan ai maupun sendiri. Ryan pun sangat dekat dg mama ai, sudah seperti mama kandungnya sendiri. Mama ai pun begitu menyayanginya.
" apa kabar, mama sehat?"
__ADS_1
" mama sehat nak, kamu gimana? Ai mana kok gak ikut? "
" syukurlah kalau mama sehat, jangan terlampau capek y ma, jaga kesehatan. oiya ai ga bisa ikut ryan pulang, dia sibuk ngurus skripsinya ma" ujar ryan.
" ya udah gak apa2 nak,"
" papa mana ma? ujar ryan karena tidak melihat sosok papa ai dari tadi.
"papa lagi keluar kota nak, ngurus perusahaannya yg di sana. jadi mama udah 1 minggu ini sendiri dirumah."
" ryan udah makan? mama udah masak tadi"..
" nanti lah ma, nanti ryan pandai mencari nasi kedapur, ryan ada yg mau ryan sampaikan ke mama."
" ada apa nak? kayaknya serius banget?"
" ma, mama kan tahu ma ryan dg ai udah 6 th pacaran. Ryan udah sayang banget ma dg ai, ryan ga bisa lama2 jauh dari ai ma. Ryan bermaksud untuk meminta ai menjadi istri ryan kepada mama. Ryan takut nanti ryan didului orang ma,masalah kuliah ai, ai akan tetap menamatkannya tahun ini, ryan gak akan melarang apapun kegiatan dan cita- cita ai ma." ujar ryan memohon kepada mama ai ..
" insyaallah ma" ujar ryan
" gini nak, mama akan coba tanyakan papa dulu. kalau mama ga ada masalah, mama pun udah cocok rasanya dg ryan. nanti mama kabari ya nak.. "
" baiklah ma, ibu ryan pun sudah tau ma, beliau menyerahkan semuanya kepada ryan,"
" baiklah, oiya mari kita makan nak. mama juga belum makan"
" mari ma, ryan juga udah lapar, ohya siap makan ryan langsung pamit ya ma, ryan ada urusan malam ini ma"
__ADS_1
Setelah siap makan, ryan pun berpamitan dengan calon mama mertuanya itu.
2 jam setelah itu ryan telah sampai di rumahnya. Yah, ryan tinggal sendiri dirumahnya. Rumah yg dibeli dari hasil keringatnya sendiri.
AIRA
Ai sudah sampai dikontrakannya. Dilihatnya jam didinding sudah pukul 09.00 malam, dia ingat kalau seharian ini dia belum menghubungi ryan.
Tapi baru saja Ai memikirkan ryan, ryan sudah lebih dulu menelfonnya.
drttt
drttt
" halo sayang, udah pulang?
" hai mas, iya nih baru sampe rumah, mas maaf ya aku belum mengabari mas seharian ini. mas lagi apa? mas, aku rindu.. " ucap ai dari seberang sana.
" jangan rindu sayang, rindu itu berat, biar aku saja, kamu takkan kuat" ryan sok puitis seperti dylan..
" ishhh mas ni, aku serius. aku pengn ketemu mas,"
" iya iya cintaku, sayangku, aku tau kalau kamu rindu. ya udah kalau gitu kamu kerumahku gimana? aku baru pulang, gak kuar nyetir"
" oke mas, selesai mandi aku kesana ya mas"
" hati-hati cantik, aku tunggu."
__ADS_1
Ai tersenyum, iya begitu tidak sabar ingin memeluk ryan, mencium aroma tubuh ryan yg telah menjadi candu baginya.
# pantengin terus ya.. ceritanya makin seru nih ntar..