
Arsen, Arsen , Arsen
Riuh para penonton menyambut idola mereka saat melihat idola mereka naik panggung untuk menyanyikan lagu barunya. Semua penonton tampak antusias saat sang idola mulai bernyanyi dengan suara merdu nya
"Ya allah ganteng banget"
"Dia suami kedua ku"
"Jodohku"
"Pengen meluk iiiiih"
Itulah suara sebagian para wanita dari mulai gadis bahkan yang sudah bersuami , bahkan banyak kaum laki laki juga yang menidolakan seorang Mayendra Arsenio Fauzi.
Bukan hanya terkenal. Tampang nya yang tampan berbadan tinggi jago nyanyi ,nge dance dan banyak lagi kelebihan nya.
"Apa kabar semua."Dengan suara ngos ngosan setelah lagu pertama selesai ia nyanyikan Arsen menyapa para penggemar nya.
"Semoga kalian terhibur"
kembali teriak para penonton terdengar sambil mengangkat kamera ponsel mereka untuk mengabadikan sang idola.
Tak jauh berbeda dengan situasi di dekat panggung, tepat nya jauh di tempat panggung itu berada seorang wanita dan satu teman nya sedang asyik menyaksikan acara tv yang sedang disiarkan langsung oleh salah satu stasiun tv ternama berlogo ikan terbang
"Lebay" seru seseorang dengan gaya gemulai nya
"Ye,,nama nya juga ngefans. Tuh liat tuh iiih ganteng banget ya allah".
"Inget punya suami, Mau di kemanain tuh laki lu?" serunya mencibir
"Ish , udah ah diem lagi serius ni , noh kan iklan . ngomong mulu sih" sahut nya sambil bangun dari duduk nya berlalu ke arah belakang
"Lah gua di salahin, la emang nya udah waktunya iklan juga , dasar dodol" gerutu nya
"Sekalian dong mau juga gua ambilin minum, tapi yang manis dingin ya"teriak nya yang melihat sahabat nya membuka lemari pendingin
"Ambil aja diri belaga kaya tamu terhormat aja, minta di ambilin."
"Gini gini emang gua tamu dodol." sahut nya lagi , namun senyum nya langsung mengembang melihat sahabat nya membawa nampan minuman dan camilan
Mereka adalah 2 sahabat yang tak terpisahkan bernama Arisha Putri dan Mala, Mala sebenarnya seorang laki laki yang berkepribadian perempuan. Sedangkan Arisha sendiri adalah seorang wanita bersuami
__ADS_1
Arisha yang akrab di sapa Risha adalah putri dari keluarga sederhana yang bernama Pak Darma dan Bu Ani , ayah nya sudah tiada 12 tahun yang lalu saat usia nya 10 tahun , sedangkan ibunya sudah menikah lagi dia juga mempunyai adik satu ibu beda ayah itulah semenjak ibunya menikah lagi dan mempunyai seorang putra dari suami barunya, Risha jadi tersisih kan.
Disaat usianya 19 tahun ia bertemu dengan seorang pria bernama Ferdi yang bekerja di sebuah pt besar sebagai karyawan tetap, Kemudian mereka menjalin kasih sampai 1 tahun kemudian, mereka memutuskan untuk menikah. Namun ternyata menikah tak seindah hayalan nya, suami nya yang kerap ringan tangan dan seorang pemabuk juga penjudi baru Risha ketahui setelah menikah padahal mereka kenal cukup lama saat pacaran. Mereka di karuniai seorang putra yang saat ini baru berusia 1 tahun, namun kehadiran seorang putra tak merubah tabiat suami nya.
Itulah mengapa saat ini dia sangat mengidolakan penyanyi yang terkenal dengan segala kelebihan nya itu, Arisha selalu menghanyalakan mempunyai seorang suami yang sempurna di matanya dia mencintai sang idola nya itu secara jauh. Namun dia juga sadar kalau dia seorang wanita bersuami , lagipula mungkin hanya mimpi bisa bersanding dengan sosok idola nya itu .
"Kenapa lu cengar cengir udah ke ODGJ aja"
PLETAK
"Sialan"
Risha memukul lengan sahabat nya
"Ya ampun tega banget lu ama sahabat sendiri main pukul aja" gerutunya sambil mengusap lengan nya yang kena pukulan itu
"Abis nya lu samain gue ama ODGJ , lagi an nih ya gue gini gini juga sahabat elu yang ada di saat susah dan senang" Risha menepuk dada nya bangga
"Heleh ... Kemaren aja gue di omelin nyokap gue lu malah kabur kagak nolongin gue , sahabat macam apa begitu"
"Hehe.... Tukan laen lagi cerita nya nya Mala" jawab Risha seraya menampil kanderetan giginya
"Kecilin kepa sih tar anak lo bangun" Mala mengingat kan
"iya iya" ucap risha sembari meraih remot
...****************...
3 lagu sudah ia nyanyikan karna di selingi dengan penyanyi lain yang ikut memeriahkan acara malam ini kini jam menunjukan pukul 09:45 dan sebentar lagi acara berakhir, setelah hampir 2 jam acara itu berlangsung
Karna ia menjadi bintang utama di acara ini jadi lagu terakhir juga ia yang akan tampil .
kembali riuh penonton terdengar antusias bahkan histeris saking tersihirnya dengan penampilan idoal mereka.
lagu pun berakhir dan berakhir pula acara tersebut .
....
Arsen kembali kebelakang panggung setelah berbincang dengan para artis lain ia kembali ke ruang ganti dimana sang manager menunggu
"gimana hari ini" tanya sang manager bernama Lita
__ADS_1
Arsen tak menyahut ia terlihat sibuk dengan aksesorisnya yang ingin ia lepaskan dan berlalu ke kamar mandi
sang manager terlihat menghela nafas , sudah biasa bagi nya tak mendapat respon dari Arsen sahabat sekaligus saudara nya itu.
Ya mereka adalah saudara, Nenek nya Arsen dan Nenek ny Lita adalah kaka beradik.
Lita mengerti keadaan Arsen yang tak sebaik orang tau. Namun Arsen tetap propesional di hadapan penggemarnya.
"Kita kembali hari ini aku lelah" ucap Arsen saat keluar dari bilik kamar mandi
"Tapi kita masih harus bertemu dengan pihak agensi untuk menandatangi kontrak iklan yang kemarin aku omongin"seru Lita
"Tapi aku lelah Lita , aku juga butuh istirahat" terlihat raut lelah di wajah nya
"Tapi Arsen aku sudah berjanji bahwa kamu akan datang setelah acara ini selesai dan mereka sudah menghubungi ku sejak acara itu usai"
"Lita , kau selalu mengambil keputusan tanpa persetujuan dariku Lita, apakah aku bisa atau tidak" protes Arsen
"Tap...." belum selesai Lita bersuara ponsel nya yang berada di meja berdering terlihat pemilik agensi kembali menghubungi nya
Lita terlihat bimbang di satu sisi ia sudah berjanji akan membawa Arsen untuk menjadi bintang iklah produk mereka,namun melihat wajah Arsen yang marah ia juga merasa bingung
"bagaimana pun caranya Arsen harus datang aku harus bisa membujuknya ."Gumamnya
sampai ponsel itu terlihat berhenti berdering
"Ini yang terakhir Lita, lain kali aku tidak ingin kau selalu membuat keputusan sendiri tanpa bertanya padaku". Dengan hati dongkol Arsen menyetujui itu. Bagai manapun Arsen tau kalau sampai ia tidak memenuhi panggilan itu pasti Lita akan terkena masalah dan ia masih punya hati untuk tidak membuat masalah
mendengar itu Lita tersenyum
"Terimakasih , aku janji lain kali aku akan bicara dulu padamu "ucap Lita sambil membereskan perlengkapan mereka
Utung di ruangan itu hanya ada meraka berdua, jadi tidak ada orang lain yang mencuri dengar perdebatan mereka karna menjadi seorang yang terkenal , sidikit masalah akan jadi masalah besar .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Perkenalkan ini ini karya pertama ku semoga kalian bisa menikmati alurnya.
Cerita ini hanya kehaluan author saja ya mohon maaf kalo masih banya typo.
salam sayang buat para readers tercintah
__ADS_1