Sang Putri Raja

Sang Putri Raja
Salah Paham


__ADS_3

Sang Jendral duduk dengan ketenangannya .


lagi-lagi Sang Putri sudah tidak tahan lagi untuk mengatakan hal yg kurang pantas di ucapkan.


Sang Jendral berusaha tidak ingin berdebat dengan Sang Putri dan ketika dia akan pergi ternyata pintu terkunci dari Depan.


" Pasti ini Perbuatan Ibu..!?" Batin Sang Jendral.


Jendral kembali duduk menahan rasa malunya terhadap Sang Putri.


" Kenapa kembali..!? oh iya ..emm.. Aku ingin mengatakan jika seharusnya yg menikah denganku itu Ken Zhu karena pasti dia lebih mengerti Aku daripada kau ..!?" . Sang Putri masih belum paham tentang Pernikahan yg sakral.


" Teruskan...!? " jawab Sang Jendral.


" Ken Zhu punya Kepribadian yg lebih hangat,ceria bahkan ....!?" . Putri belum selesai berbicara namun Sang Jendral segera menghentikan .


" Dengar ..? Aku menikah denganmu karena Sang Raja Percaya padaku ... Aku akan menerimamu sepenuh hati jika kau ubah Sikapmu itu..!?" .


" Sikap apa ..!? apa yg salah dariku... !?" . Sang Putri masih penasaran.


" Kau merasa tidak ada kesalahan ..!? itulah yg membuatmu tidak mengerti kesalahan sendiri malah menyalahkan orang lain...!?" . Sang Jendral mencoba membuat Putri sadar.


Sang Putri masih tidak mengerti dengan apa yg dikatakan sang Jendral.


Kali ini mereka tidur dalam 1 ruangan namun Sang Putri tidak ingin seranjang dengan Jendral.


Merasa suasana hatinya sedang buruk karena Sang jendral menyalahkan Putri terus menerus.


Pagi telah tiba saatnya mereka akan kembali ke Kediaman .


Sang Putri masih marah terhadap Sang Putri.


Ibu Lin Fang mengetahui hal ini segera memanggil Putranya.


Dia mengingatkan untuk tidak menyakiti hati sang Putri .


'' Ibu , dengarkanlah..!? Lin Fang tidak akan membuat ibu kecewa ..!? Lin Fang akan kembali.. jaga kesehatan Ibu dan Ayah serta Keluarga lainnya..!?" . Sang Jendral segera pamit.


Sesampainya di Kediaman sang Putri langsung pergi ke Kamarnya.


Merry menanyakan apa yg telah terjadi dengannya.


" Bi, Si kaku itu menyalahkan aku terus menerus.. dia itu.... si bodoh.. tidak bisa memahami perasaanku bi...!?" . Putri menjelaskan Sambil menangis .

__ADS_1


" Lalu mengapa Putri menangis..!? apakah Jendral telah menyinggungmu berlebihan...!?"


" Dia selalu menyinggungku...!? aku tidak ingin melihatnya lagi ...!? lebih baik Ken Zhu yg bersamaku daripada dia ..si kaku bodoh...??" . Kekesalannya sudah membuatnya lupa diri.


" Apakah Putri juga berkata demikian terhadap sang Jendral...!? " . Merry membuat Sang Putri berpikir.


" Lalu ..mengapa Bibi Merry...!? apakah salah..!?" .


Merry sudah tidak bisa berpikir lagi karena memang Sang Putrilah yg bersalah.


sejak saat itu Sang Putri tidak pernah keluar dari kamarnya karena tidak ingin bertemu dengan Sang Jendral.


Beberapa hari ini Sang Jendral mendapatkan Tugas begitu banyak .


Bahkan diperkirakan dia akan pergi Berperang karena terjadi Kesalahan yg membuat Anggra tidak bisa mentoleransi Kerajaan Badui .


Sang Putri sama sekali tidak mengerti jika akan terjadi peperangan , dia hanya mengurung dirinya di dalam kamar.


" Mana Peduli dia padaku ..!? lagi pula buat apa aku mengharapkannya ..?? Masa iya aku telah jatuh cinta padanya ..!? tidak mungkin..!?".


Merry datang mengatakan jika Sang Jendral akan pergi berperang besok .


Merry sengaja menakuti sang Putri jika dalam Peperangan besok sang Jendral gugur apakah sudah bersiap kehilangan.


Sudah bertanya kepada Para Pelayan namun tidak ada yg tahu Sang Jendral berada dimana , beruntung sang Putri bertemu dengan Pengawal depan dan ternyata Sang Jendral bertemu Sang Raja.


Sang Putri pergi ke Kediaman Pangeran Vigra dan disana pastinya juga ada si Ken Zhu .


" Sang Putri ..!?" . Sapa Ken Zhu


" Mengapa kau berkeliaran kemari.. apakah Jendral Lin tau...!?" . Pangeran Marah.


" Kakak..!? mengapa kau seperti ini ..!? dulu kau tak seperti ini ...!? banyak sekali perubahannya...!?".


" Helgra ..!? Sekarang kau adalah Seorang Istri.. jangan membuat Suamimu khawatir jadilah Istri yg baik..!? Apalagi dengan suasana genting seperti ini kau malah se enaknya berkeliaran...!?". Lagi-lagi Pangeran marah.


" Pangeran sudahlah... mungkin sang Putri merindukanmu...!?" . Ken Zhu menengahi keduanya agar tak berseteru.


" Kembalilah... Besok Jendral Lin akan berperang di perbatasan...!?".


" Apa...!!!! berperang ...!?" . Putri sangat terkejut mendengarnya.


" Kenapa Aku tidak tau tentang ini ..??".

__ADS_1


" Karena kau selama ini tidak menjadi istri yg baik terhadapnya.. kau merasa hebat ..!? tidak perlu dlindungi...!? Helgra pulanglah dan segera dukung suamimu agar membawa kemenangan...!?" .


Diperjalanan pulang Sang Putri masih terpikirkan perkataan Pangeran Vigra .


" Apakah selama ini Aku tidak menjadi Istri yh baik untuknya..!? jika begitu bagaimana cara menjadi istri yg baik...!?" . Batin Sang Putri


Sang Putri segera menghampiri Merry untuk menanyakan Bagaimana cara menjadi Istri yg baik .


Tentu saja Merry tersenyum.


" Bibi , Aku serius ..!? "


" Istri yg baik itu harus bersikap sepenuh hati terdahap Suami..!? harus mengerti kebutuhan Suami ..!? mungkin sang Putri harus segera bertindak ..!? jika tidak.... maka ....dia tidak akan kembali dengan ....!?". Merry membuat Sang Putri ketakutan.


Sang Putri mulai khawatir bahkan dia segera menemui Sang Jendral.


" Apakah dia ada didalam..!?" .


" Benar Putri namun Sang Jendral tidak ingin diganggu saat ini ...!?" jawab Xian


" Minggirlah...!? aku harus bertemu dengannya karena ini penting...??".


" Tapi Putri...??". Xian mulai ketar - ketir .


Sang Putri memaksa untuk masuk ke dalam kamar Sang Jendral.


Pada saat itu Sang Jedral sedang berkonsentrasi dalam berkultivasi.


Tidak ada angin tidak ada Hujan Sang Putri datang langsung memeluk sang Jendral dengan eratnya.


membuat Sang Jendral terkejut.


" Putri...!? apa yg kau lakukan...!? Tidak lihatkah aku sedang berkonsentrasi..!?".


" Aku tidak peduli lagi...??" . Sang Putri tetap memeluk Jendral.


" Ada apa denganmu...?"


" Aku telah salah paham padamu ..!? maafkanlah aku ...!?" . Sang Putri menyadari kesalahannya.


" Baiklah... lalu mengapa kau kemari...!?".


" Aku ingin bersama denganmu...?? menjadi Istri yg baik... Menyerahkan Sepenuhnya kepadamu...??".

__ADS_1


__ADS_2