Sang Putri Raja

Sang Putri Raja
Salah Paham


__ADS_3

Pangeran Vigra tau siapa yang berada dibalik gaun pernikahan itu .


Ketika memasuki Istana tiba-tiba Putri Maya datang dan memohon keadilan kepada Raja.


" Yang Mulia Raja... Wanita itu telah menjebak ku... mohon beri Keadilan ...!?". Ujar Putri Maya.


" Keterlaluan ...siapa wanita ini ..!? ". Pangeran Vigra berpura-pura tidak tau.


Semua Para Menteri dan Jendral yg hadir penasaran dengan Wanita dibalik Gaun Pernikahan itu .


Pangeran Fangya menyuruh Putri Helgra untuk tidak ikut campur karena biarkan rencana Putri Berliga sendiri yg akan membawanya dalam Kehancuran.


Benar saja Rencana itu gagal dan mempermalukan dirinya sendiri.


Jendral Umum membuka Penutup Wajah Wanita disamping Pangeran Vigra dan ternyata itu adalah Putri Berliga.


" Hei... Bukankah itu Putri Berliga ..!?".


" Benar Dia adalah Putri Berliga...!? apa yg telah dilakukannya...!?".


semua orang mencemooh Putri Berliga karena telah berbuat kejahatan.


Namun hal ini tidak di kagetkan oleh Raja .


Putri Berliga marah sepertinya akan bertindak sesuatu terhadap Putri Maya.


Pangeran Fangya segera menyingkirkan Putri Maya dari Hadapan Putri Berliga yg nekat akan membunuhnya.


" Minggir kau Kakak Sepupu... jangan merusak rencanaku...!?". Kemarahan Putri Berliga.


" Hal gila ini sungguh merusak martabatmu adik... sungguh membuat Malu...!? Hentikanlah Perbuatanmu... Putri Maya adalah Adik Sepupumu...!?". ujar Pangeran Fangya.


" Tidak menyangka kakak akan berbuat seperti ini kepada Putri Maya... Mulai hari ini Aku tidak akan berteman dengan Penjahat sepertimu...!?". Ucap Putri Helgra.


" Ini semua ku lakukan karena Dia ...!? ( menunjuk Pangeran Vigra ) Dia tidak pernah melihat ketulusanku... dia egois...!? Cintaku begitu Tulus hingga Harga diri ini sudah aku korbankan...!? Kau benar Putri Helgra ..harusnya kau tak berteman denganku lagi...!? ".


" Xian ,. cepat bawa Putri Berliga dari sini ..!?". Pinta Pangeran Fangya.


Lepas Menyingkirkan Putri Berliga kini Pangeran Vigra dan Putri Maya segera melangsungkan Pernikahan yg hikmat.


Putri Berliga mencoba untuk menyakiti dirinya sendiri beruntung masih bisa dikendalikan oleh Pangeran Fangya.


" Adik,. Aku akan mengantarmu pulang ..!?".


" Sudah sampai disini... aku tidak akan pernah Pulang... lebih baik aku mati disini saja...!?".


" Jika kau mati disini... bukankah kau memprovokasi Kedua Kerajaan yg tentram menjadi bermusuhan..!?".


" Itu memang seharusnya... kau jangan ikut campur ..!? ".


" Apa maumu ..!?".


" Dia .. harus tanggung jawab atas Cintaku yg sudah membuatku gila ini...!? Ibu akan kemari aku tidak akan menyia-nyiakan momen penting ini...!?".


Putri Berliga memakan Racun begitu banyak hingga menyebabkan Tubuhnya ambruk dan mengeluarkan banyak Busa dimulutnya .


" Kau ini bodoh...!? bertindak semaumu...!?".


Pangeran Fangya meminumkan Ramuan penawar Racun .


Racun yg diminum terlalu banyak hingga Overdosis menyebabkan Putri Berliga tak sadarkan diri.


Putri Helgra datang untuk melihat Situasi.


" Apa yang terjadi dengannya...!?" . Putri Helgra terkejut.


" Dia hampir membunuh dirinya..!?". Jawab Pangeran Fangya.


" Jika dia seperti ini... dan terlihat tidak baik-baik saja.. mungkin...!?". Putri Helgra mengkhawatirkan Ayahnya.


" Tidak perlu ada yang kau takuti ..!? aku sudah menemukan Jalan Keluarnya..!?".


" Kau juga bertindak tidak memberi tahuku... lalu apa gunanya status diantara kita..!? dengar ya kau ini semakin berubah ..!?". Putri Helgra pergi dan kecewa.


Permaisuri akan datang langsung ke Anggra untuk Melancarkan Rencana yg telah dibuat Oleh Putri Berliga.


Hal ini membuat Pangeran Vigra ketakutan dan meminta Pendapat Sang Raja .


Tidak ada Jalan keluar lagi untuk masalah ini.


" Vigra... sudah ku katakan..!? Nikahi semuanya demi Kesejahteraan Antar Kerajaan..!? semua runyam.. ini akibatnya dari ke egoisanmu...!?".

__ADS_1


" Ayah... Aku benar-benar tak bisa menikahinya... jika aku menikahi keduanya bukankah itu tidak adil untuknya...!?".


" Vigra..!? Ayahmu sudah tua dan tak bisa bertindak lagi ..!? sudah cukup lelah... Pergilah untuk meminta Pendapat Pangeran Fangya..!?".


Pangeran Vigra ingin menemui Pangeran Fangya namun sepertinya telah terjadi kesalahpahaman Putri helgra kepada Pangeran Fangya.


" Mengapa kau ada disini...!? ".


" Bukan Urusanmu..!?".


" Hei... Helgra...!? apa yg telah terjadi...kau jangan seperti anak kecil dan jangan menambah beban pikiran untuknya...!?".


" Bukan Urusan Kakak...!? jika kau ingin menemuinya silahkan pergi...!?".


Pangeran Fangya mencari Putri Helgra dan bertemu Pangeran Vigra.


keduanya sedang membicarakan hal serius.


Pangeran Vigra mengetahui Kedatangan Permaisuri Dharmaga nanti akan menuai Kontroversi dan tidak bisa terhindar dari Perang.


" Semua Perbuatan akan mengacu pada dirinya ..!? Pangeran , Ikuti saja Permainanya karena memang mudah ditebak..!?". Ucap Pangeran Fangya.


" Lalu bagaimana jika Permaisuri menyakiti Maya .. dia sama sekali tidak tau apa-apa...!?".


" Kau benar...!? situasi ini seperti sudah direncanakan..!? Permaisuri pasti menyudutkan Putri Maya...!?". imbuh Pangeran Fangya.


" Baiklah.. ini masalahku...!? dan kau segera redamkan amarah Adikku ..!? ".


Pangeran Fangya mencari keberadaan Putri Helgra namun tak kunjung ketemu.


Putri Helgra pergi ke Pemakaman Keluarga .


Permaisuri Dharmaga datang menemui Raja Anggra untuk menyakan Kondisi Pernikahan Pangeran Vigra.


Namun Hal yang terdengar menyakitkan untuk Permaisuri membuatnya murka dan geram .


" Bisa-bisanya anda sebagai Raja tega memperlakukan Putriku seperti itu...!? sungguh keterlaluan... dimana Putriku...!?".


" Permaisuri tidak perlu Kaget dan Khawatir karena Adik sepupu sudah ku tangani...!?. Sambung Pangeran Fangya.


" Apa yang telah terjadi ..!?".


" Silahkan Pangeran Fangya..!?".


Diperjalanan menuju Kediaman Putri Helgra dan Pangeran Fangya tinggal , Permaisuri melihat kewibawaan dan santunnya Pangeran Fangya.


" Pasti kakak bangga padamu ..!?" . Ucap Permaisuri.


" Bibi , Semua Orang Tua akan bangga jika Anaknya mempunyai Sifat Sopan Santun didalam dirinya..!?".


" Meski kau tak dibesarkan di Charya.. beruntunglah ada Orang Tua asuh yg membuatmu sampai saat ini..?? ".


" Orang Tua asuhku tidak ada bedanya dengan Orang Tua Kandungku Bibi...!?".


" Jika Saja Permaisuri Charya tidak mandul dan bisa punya anak...!? pasti kau bukan apa-apa lagi..!?".


" Bibi jangan menyalahkan Takdir...!? semuanya telah diatur oleh yang Maha Kuasa..!? namun Peristiwa yang dialami Adik Sepupu itu bukan Takdir namun Suatu Rencana anda ...!?".


Hal ini membuat Permaisuri sangat marah karena Pangeran Fangya sudah lancang menuduhnya.


Permaisuri memperingatkan Pangeran Fangya agar jangan ikut campur .


Melihat keadaan Sang Putri , Permaisuri terkejut karena inj sama sekali tidak sesuai rencana .


" Apa yang sedang terjadi dengan Berliga..!? mengapa tidak sadarkan diri... apa yang telah kalian lakukan...!?".


" Dia sendiri yang akan mengakhiri hidupnya.. dia meneguk Racun yang dia bawa sendiri..!?".


Merasa malu dengan Perkataan Pangeran Fangya , Permaisuri berpura-pura menangis karena Keponakannya sama sekali tidak menghormatinya.


" Beginikah cara orang Tua asuhmu mengajarimu...!? hiks...hiks....!?". Ucap Permaisuri dengan air mata palsunya.


" Sayang sekali , aku hanya dibesarkan oleh keluarga biasa ..!? mereka tidak dipenuhi oleh Sandiwara...!?".


" Kau selalu menyudutkanku...!? kau begitu lancang...!?".


Untuk menghindari kemurkaan Sang Permaisuri , Pangeran Fangya meneruskan untuk mencari Putri Helgra.


Sepertinya Pangeran Fangya menemukan Informasi keberadaan Sang Putri.


Pangeran segera menemuinya di pemakaman Keluarga Kerajaan Anggra.

__ADS_1


" Putri...!? ".


" Untuk apa kau kemari..!? apa kau peduli padaku..!?".


" Tentu ..!?".


" Kau tak perlu jelaskan lagi,. aku tak ingin membahasnya lagi..!?".


" Apakah kau akan memaafkanku...!?".


" Sudahlah ... Bagaimana Kondisi Putri Berliga sekarang...!?".


" Permaisuri sudah datang dan akan membawanya pergi ..!?".


" Masalahnya pasti akan lebih runyam...tidak menyangka Putri Berliga begitu nekat..!? bahkan Nyawanya dipermainkan begitu saja olehnya..!?".


Pangeran Fangya masih tidak berani mengatakan jika dia ingin membawanya Pergi dari Anggra namun jika tak mengatakan maka tak bisa Tenang.


Pangeran Fangya mengajaknya untuk berkeliling mencairkan suasana.


Putri Helgra sepertinya sudah menebak pikiran Pangeran Fangya .


" Kau memikirkan Apa hingga mengganggu ketenanganmu sendiri.... kau sedikit gelisah...!?".


" Jika begitu kau memang paling mengertikanku...!?". Pangeran memuji Putri Helgra.


" Apa yang kau pikirkan ..!?".


" Tanggung jawabku sudah tak ringan lagi... aku sudah dinobatkan hingga seperti ini ..!? Nasib Rakyat Charya selanjutnya akan ada di tanganku...!?".


" Aku tau maksutmu ..!? hanya saja kau tak bisa membawaku bersamamu ..!?".


" Mengapa..!?".


" Hidup dan Matiku akan selamanya di Anggra ..!? Anggra adalah tempat ternyaman untukku..!? Jika kita tak sejalan lagi maka jangan memaksa ..!?".


" Sungguh tidak mengerti dengan Perkataanmu... jika demikian bukankah tidak adil untukku...!? Kau tau aku kembali ke Charya karena Apa..!?".


" Aku tau..!? dan aku jelas sangat tau Konsekuensinya...!? aku hanya memanfaatkanmu saja ..!"?.


" Apa kau tidak waras sekarang..!?".


Pangeran Fangya kecewa dengan Perkataan yang diucapkan oleh Putri Helgra.


Putri Helgra sengaja mengatakan seperti itu karena tidak ingin saling memberatkan karena pasti jalan yang akan ditempuh adalah Sebuah Perpisahan.


Pangeran Fangya mengontrol Emosinya dan berusaha kuat untuk menghadapi Putri Helgra.


Pangeran Memeluknya dan mengatakan jika tidak akan membiarkan Sang Putri jauh darinya , Sang Putri marah ketika Pangeran Fangya mengatakan jika Putri Helgra adalah Calon Ratu Charya.


" Aku tidak suka dengan Gelar itu...!?".


" Apa sebabnya..!?".


" Darah Anggra mengalir ditubuhku... aku tidak akan membiarkan darah keturunanku menjadi Charya ..!?".


" Helgra jagalah Ucapanmu...!? Aku adalah Pangeran Charya juga Suami sahmu...!?". Pangeran Fangya marah.


" Maka dari itulah .. akan ku katakan langsung padamu...!? Mungkin aku tidak bisa ikut bersamamu ...!?".


" Kau hanya sedang marah padaku... jawabanmu tidak masuk akal...!? ".


" Yang ku katakan ini benar adanya... Aku Putri Henggra telah bersumpah akan mengabdi pada Tanah Anggra ...hidup di anggra maka matipun di Anggra...!?".


Putri Helgra sudah sangat menyinggung Pangeran Fangya hingga menggores luka dihatinya.


" Yang Kau katakan ini sangat melukai hatiku..!? Kau terang-terangan mengatakan Perpisahan kepadaku... !?".


" Iya.. sebenarnya tidak ada Cinta di hatiku untukmu...!?". Mata Putri berkaca-kaca berusaha menahan air mata.


" Kau jangan Membohongi diri sendiri..!?"


" Apa kau mau Bukti Pangeran...!?". Putri Helgra menatap Pangeran Fangya penuh dengan amarah.


" Ini bukan dirimu...!? jelas yang kau katakan ini hanya Sekedar Ucapan saja..!?".


" Dalam hatiku ...hanya ada Anggra... kau tak bisa dibandingkan dengan Anggra ...kau Pangeran Charya tidak berhak atas diriku dan Cintaku...!?".


" Cukup...!? kini ku tau semua yang ada pada dirimu ...!?? ternyata kau ...!?". Menunjuk Putri Helgra dengan Kecewa dan emosi.


" Tidak ada Cinta dihatiku untukmu...!? jangan pernah berharap lagi padaku ..!? bisa saja persinggahan terakhir hatiku bukan padamu ..!? kelak akan menemukan yang lebih baik dan Pastinya dari Anggra ..!?".

__ADS_1


__ADS_2