Sang Putri Raja

Sang Putri Raja
Dia Pangeran Charya


__ADS_3

" Apakah ini cara tidak membahayakannya Paman...!?" ucap Raja Charya.


" Asal kau jangan menyakiti bagian yg menjadi kelemahannya... dia pasti seperti Anda yang Mulia...!?".


" Kau sebenarnya hebat kak... namun kau tak mengeksposnya...!? ". Ujar Arya.


" Diamlah..!? ".


" Dari awal kau tak Percaya padaku..kak...!? Aku ini Paman yg baik... bisa menebak mana Keponakan mana Orang lain...!?".


" Arya... kau diamlah..!? Apa kau bisa membedakan Cinta Putri Geni dan Putri Berlian ..!?". Raja membuat pangeran Arya mati kutu.


Sang Jendral sudah sampai di Kerajaan bersama Putri Helgra.


Tiba-tiba Suara Genderang berbunyi sangat keras .


" Gawat ... Ini tanda sangat bahaya..!? mereka sudah ada di Gerbang Kota ..!?". Ucap Xian.


" Helgra.. Segeralah pergi menemui Raja..!? jangan pergi kemana-mana..!? jangan pernah menampakkan diri didepan musuh..??".


" Mengapa hari ini kau banyak bicara... ya sudahlah Suamiku... aku menurut padamu..!? ".


Putri Helgra pergi menemui Raja akan tetapi di Pertengahan jalan sepertinya melihat sosok yg tidak begitu asing.


" Astaga ... dia ...!? Bukankah itu Pangeran Badui ..!? kenapa di ikat dan dikurung ..!? begitu menyedihkan...!?".


Sang Putri berjalan melewatinya namun terhentikan oleh Panggilan .


" Putri Helgra...!? Putri Helgra...!?". Panggil Pangeran Badui itu.


" Kau memanggilku..!?".


" Aku tak menyesal berada disini..!? asal aku bisa melihat dirimu .. aku bisa mengendalikan diri...!?".


" Kau ini gila ya...!? maksutmu apa ..!? ".


" Ku pastikan segera memilikimu...!?".


Sang Putri meninggalkannya karena tak ada gunanya bicara dengan Tawanan.


Ketika akan pergi ke Kamar Sang Raja tiba-tiba dikagetkan dengan Sang Raja yg memakai Pakaian Perang .


" Aa..Ayah...!? Kau ...!?".


" Keadaan Sudah genting...Helgra...!? Ayah harus berjuang untukmu , untuk Anggra ..!?".


" Untukku...!? Mengapa ayah...!?".


" Sepertinya ada seseorang yg berani membuat Kerajaan badui bisa memasuki Kota ..!? Kau tau , apa yg mereka inginkan...??".


" Pasti semua ini karena Pangeran Gila itu ayah...!? mengapa dia ditawan..!? dan siapa yg telah berani memberi jalan...!?".


" Karena dia ingin membawamu pergi ...dia kenak jebakan...!?".


" Ohh.. Dia mau membawaku...!? Berani sekali dia itu..!? tidak tau apa jika Akupun bisa membunuhnya dengan tangan ini...!?". Helgra sudah mulai marah.


" Ayah akan pergi ke Gerbang Kota..!? kau waspadalah..??".


" Baik Ayah...!?".


" Jadi ini semua terjadi karena...!? apa mungkin Lin Fang sengaja menjauhkanku selama ini...!? kali ini aku tidak bisa diam lagi..!? Kerajaan Badui lama-lama melunjak...!?".


Putri Helgra sudah mulai Emosi dan segera mencari Pangeran ke-2 Badui itu.


Namun sepertinya kurungan itu terbuka hingga Tawanan bebas.


Prajurit yg menjaga tewas karena kemungkinan terjadi penyerangan.


" Tidak ada ampun untuk kalian semua .!? Aku pasti menemukanmu...!?". Emosi Sang Putri sudah berapi-api.


Pandangan Sang Putri dipenuhi dengan Api yg membara.


Di Gerbang Kota Pasukan Badui memaksa masuk namun Sebelun mereka masuk Pangeran Vigra turun tangan langsung untuk memporak porandakan pasukan Badui yg telah melanggar Aturan.

__ADS_1


Ditambah Sang Jendral yg Perkasa berada di tempat yg sama Seperti Pangeran Vigra .


semua berperang dibawah Gerbang , sedangkan Raja melihat Raja Badui diKejauhan.


Dharmaga mendengar Jika Anggra diserang hingga Gerbang Kota membuat Raja Bryan murka karena tidak sesuai dengan Aturan yg ada .


Anggra sebelumnya dinyatakan menang dalam Berperang.


Pangeran Geo kala itu tidak ada di Kerajaan melainkan di Perbatasan namun masih ada Pangeran Bian yg akan memimpin Pasukan Dharmaga guna untuk melindungi Anggra dari Ketidak adilan.


Raja Charya juga mendengar Kabar itu , dan tak terima karena Badui sudah melanggar aturan apalagi Raja Charya sangat Berharap Jika Putranya akan baik-baik saja.


Pasukan Anggra mulai berkurang karena Badui curang menyemprotkan Cairan yg membuat Mata Prajurit Anggra tidak bisa fokus menyerang.


" Sungguh Licik...!?". Gumam Raja Anggra .


Tiba-tiba sungguh tidak menyangka Sebuah Keajaiban datang dengan tepat waktu.


Pasukan Dharmaga datang untuk membela Keadilan begitupun dengan Charya yg menyusul .


Raja Anggra begitu terharu karena Raja Bryan masih menganggapnya Adik Ipar .


Dan Charya yg dipimpin langsung oleh Raja Charya membuat Raja Anggra kagum karena kegigihannya.


" Jika Aku turun maka Gerbang ini akan dijebol mereka...!?".


Dari belakang Tiba-tiba Pangeran Ke-2 Badui mengalungkan Pedang ke Leher Sang Raja.


" Jika Kalian.. tidak memberikan Sang Putri kepadaku...!? maka kalian semua tidak akan mempunyai Raja ...!?".


" Dasar Pecundang ..!?".


Putri Helgra hanya menertawakan Pangeran Badui karena terlalu kekanak-kanakan.


dari 200meter Sang Putri diam-diam memanah tangan Pangeran Badui sehingga pedang ditangannya terjatuh.


Raja Badui mulai dibuat takut karena yg menyerang Pangeran ke-2 begitu hebat namun tidak menampakkan dirinya.


Raja Badui menemui Raja Anggra untuk memohon melepaskan Pangeran ke -2 dan berjanji tidak akan mengganggu Anggra.


" Aku akan melepaskannya jika nyawanya sudah tidak bersama dengan raganya...!?".


Pangeran Ke-2 adalah Pangeran Mahkota karena terlahir dari Sang Ratu hanya saja dia tidak menginginkan tahta.


Sesungguhnya Pangeran ke -2 sangat baik, tidak tergiur dengan Tahta namun Cinta sudah membuatnya Gila.


Raja Charya dan Pangeran Bian secara langsung menghampiri keduanya.


" Badui sudah melanggar batasannya...!? mengapa senekat itu...!?". Ujar Raja Charya.


" Dharmaga tidak segan untuk mendisiplinkan Badui...!? sebenarnya tujuan kalian apa..!!".


" Pangeran Kami telah dibutakan oleh Paras Sang Putri Anggra ..!? " Jawab Jendral badui.


" Sang Putri telah memiliki Suami... tidak pantas Pangeran Badui memaksa...!?". Sambung Pangeran Bian.


" Siapapun yg berani mengambil bahkan menyentuhnya... maka dia harus menukarkan nyawanya ..!?". Ketus Lin Fang.


Raja Charya begitu bergetar ketika mendengar Lin Fang Berbicara lantang.


" Kami akan kembali jika Raja Anggra memberikan Pangeran kami ,. jika Pangeran kami berinisiatif untuk mengganggu dan mengusik Sang Putri maka saya Raja Badui yg akan mengambil nyawanya...??".


" Mohon Raja Anggra berbelas ...!?". Sahut Jendral Badui.


Semua menyaksikan Ucapan Raja Badui namun Raja Anggra tidak bisa membebaskan Pangeran badui karena bisa merusak Citra Sang Putri Helgra.


Pangeran Vigra pun tidak mudah percaya namun Pangeran Bian berusaha untuk meyakinkan mereka semua.


Mengingat Pangeran Bian adalah Kakak mendiang Ratu Anggra maka Raja Anggra menghargainya.


Raja Anggra melepas Tawanan dan memberi peringatan namun Pangeran Badui itu tidak takut.


Pasukan Badui kembali dan tidak ada lagi kerusuhan di Gerbang Ibukota Anggra .

__ADS_1


Raja Charya mengeluarkan Panah Leluhur Charya dan membidikannya ke arah Jendral Muda Lin , betapa terkejutnya Raja Anggra ketika melihat Tubuh Jendral Lin mengeluarkan Sebuah Perisai di tubuhnya .


" Tanda Keturunan Kerajaan ..!? Apakah Raja Charya bermaksud ...!?". Batin Raja Anggra.


Semua orang yg melihat ketakutan karena Raja Charya telah menyerang Jendral Muda Lin.


Namun Raja Anggra mengatakan jika Panah yg diarahkan terhadap Jendral bukan panah biasa dan tidak akan melukainya.


Pangeran Bian , Vigra pasti tau tentang hal ini


Raja Charya begitu bahagia karena telah mengetahui kebenaran Putranya.


Jendral Muda Lin tidak mengerti maksut Raja Charya yg tiba-tiba membidik karena Merasa tidak ada masalah diantara keduanya Jendral Lin meminta Penjelasan.


Raja Anggra , Pangeran Bian dan Vigra serta Jendral Hu berkumpul untuk menjelaskan kejadian yg membuat terkejut.


Raja Charya datang untuk menemui mereka di Aula Kerajaan Anggra .


" Mohon Raja Charya menjelaskan arti dari semua ini agar tidak ada Kesalahpahaman antar Kerajaan lagi...!?" . ujar Sang Raja .


" Kita tunggu Jendral Muda Lin kemari ..!?". Jawab Raja Charya.


Sang Putri masih khawatir terhadap Kejadian yg menimpa Jendral maka dari itu dia meminta untuk ikut ke Aula mendengar pejelasan Raja Charya.


Mereka memasuki Aula sambil berpegangan Tangan membuat Raja Anggra menahan tawa karena tingkah sang Putri.


" Baiklah... Sekarang Semua berkumpul...!? Raja Charya dipersilahkan...!?". Ucap Pangeran Bian.


" Sembari menunggu Menteri Lin datang untuk mengatakan kebenarannya ,.. saya tak bermaksut untuk membunuhnya... namun ada hal lain...!?". jawab Raja Charya.


" Hal lain...!?? Apa yg anda Pikirkan Yang Mulia Raja Charya hingga melakukan hal yg tak terduga... bukankah itu termasuk kejahatan...!?". Sambung Sang Putri.


" Putri,.. bersabarlah...!? biarkan Yang Mulia Raja Charya menjelaskan...!?". Timpal sang Jendral.


Raja Charya masih ingin menjelaskan jika Menteri Lin datang untuk mengatakan kebenaran.


" Mungkin Yang Mulia menunggu Menteri Lin untuk datang...!?". Ucap Jendral Hu.


Menteri Lin sudah menuju Aula Kerajaan untuk memenuhi Panggilan Sang Raja.


" Hormat saya untuk Yang Mulia Raja...!? ada apakah gerangan hingga Raja ingin bertemu..!?".


" Hanya ingin kau berkata dengan Jujur tidak menyimpan Rahasia tentang Jendral Muda Lin yg selaku Anak anda...!? " . Jendral Hu menambahkan kalimat yg membuat Menteri Lin terkejut.


" Baiklah...!? Menteri Lin....!? Apakah benar Jendral Muda Lin adalah Putra Kandungmu atau hanya Anak Angkat ..!?". Raja Charya langsung ke intinya.


Menteri Lin masih terdiam entah apakah yang telah terjadi mengapa membahas Putranya.


" Mengapa Ayah diam..!? ayah katakanlah jika Fang adalah Putra Ayah...!?". Jendral memberi semangat untuk Menteri Lin.


" Jika Menteri terdiam seperti ini ... sudah sangat jelas jika Jendral Muda Lin adalah Putra ....!?". Jendral hu memancing Menteri Lin.


" Lin Fang adalah Putraku... Apa yg membuat semua meragukan hubungan Kami...!?". Jawab Menteri Lin.


" Menteri Lin.... Saya Sebagai Raja Anggra bertanya langsung... Apakah Jendral Muda Lin Putra Anda... jika benar Putra Anda mengapa terdapat Tanda yg menunjukkan jika dirinya keturunan Kerajaan ..!? Bukankah dia hanya anak Menteri biasa..!? tidak memiliki Darah Kerajaan...!? Bisa dijelaskan...!?". Raja Anggra mulai sedikit marah.


" Mohon Ampun Yang Mulia... Lin Fang adalah Putraku ...!?". Menteri Lin menangis berlutut.


Hal ini membuat Jendral Lin Fang marah karena membuat Ayahnya terdesak.


" Yang Mulia mohon Ampun..bukankah ini terlalu mendesak Ayah saya...!? ayah sudah berkata jujur ..!? mengapa masih tidak dibebaskan...!?".


" Jendral Muda Lin Fang...!? Saya sengaja membidikan Panah Leluhur Charya kepadamu karena Panah ini tidak akan melukai Keturunan Asli Kerajaan Charya... perlu kau ketahui Tanda yg kau miliki di dada itu adalah Perisai Emas Charya ..!? ".


Semua orang sangat terkejut mendengar Penjelasan Langsung Raja Charya.


" Dan Satu lagi ... Yg memiliki Tanda itu hanya Seorang Penerus Tahta .. kau tau itu Artinya apa...!? Kau adalah Pangeran Mahkota Charya..!?". Raja Charya melantangkan suaranya dengan sangat jelas.


" Dia Pangeran Mahkota Charya...!? baa...bagaimana mungkin....??". Sang Putri Syok mendengarnya .


Menteri Lin bersujud meminta Ampun kepada Raja Anggra dan Raja Charya karena tidak berkata jujur hingga membuat Jendral Muda Lin semakin gelisah.


" Ayah....Apakah benar semua yg dikatakan Raja Charya..!? Fang bukan....???". Jendral pun syok dan menangis hingga berlutut.

__ADS_1


" Lin Fang... !?". Putri berusaha menguatkan Jendral Lin.


__ADS_2