
" Memang mengapa jika Istrimu..!?".
" Aku sedang mengkhawatirkanmu saat ini..bisakah kau serius..!?". Sang Jendral begitu Sangat serius menatap Sang Putri.
" Apa maumu... mengapa kau mengkhawatirkanku...!? apa kau mencintaiku...!?" . Sang Putri berkata asal membuat Sang Jendral tidak mengerti.
Sang Jendral ingin mengajaknya pergi berlibur untuk mencari Suasana baru dan itu hanya alasannya agar sang Putri bisa disembunyikan terlebih dahulu dari kelicikan Pangeran Badui.
Sang Raja menyetujui mereka dan ini juga demi keselamatan Sang Putri .
Jika Sang Putri mengetahui kebenarannya bahkan dia tak takut sekalipun untuk menghadapi Orang Badui namun sang Putri masih bisa diperdaya , karena Kerajaan Badui terkenal dengan segala tipuannya.
Mereka akan pergi menjauh dari Anggra agar Sang Raja tidak terlalu berlebihan mengkhawatirkan Putri.
" Kemana kita akan Pergi ...!?". Sang Putri mempertanyakan kepada Jendral.
Dengan Senyuman Yg menawan Sang Jendral mendekati Sang Putri.
" Kita akan memulai dari Awal... kita adalah Sepasang Suami Istri tidakkah kau berpikir untuk ....!?" . Sang Jendral tidak berani mengatakan.
" Untuk Apa...!? Apa kau meminta kita pergi berbulan madu... begitukah...!?" . Dengan bicaranya yg ceplas ceplos membuat Sang Jendral malu dan segera menutup mulutnya.
" Hushhhh... ( mengisyaratkan untuk jangan terlalu kencang membicarakan itu).. Malu pada Bibi Merry dan Xian...!? . Pangeran Berbisik kepada sang Putri.
Saat itu Sang Jendral menatap Kedua bola mata Indah Sang Putri , begitupun dengan Sang Putri yg mulai luluh dengan Tatapan yg tertuju padanya.
Sang Jendral memegang Pipi mulus Sang Putri lalu keduanya semakin dekat bahkan Nafas kedua Insan bisa dirasakan .
Sang Jendral ingin mencium Putri namun tiba-tiba digagalkan oleh Xian karena memberitahu jika mereka akan sampai ke tempat Tujuan.
Keduanya menahan malu bahkan Wajah mereka merah merona.
Sang Putri tersenyum malu namun Tidak dengan Sang Jendral yg begitu geram karena Ulah Xian.
" Wah... ini ..!? Sungguh Indah dan ini kali pertama aku melihatnya...!?". Sang Putri begitu Bahagia.
" Bibi Merry Silahkan ...!?" .
" Baik Jendral Lin...!?".
Tak Terasa hari sudah mulai malam kini mereka harus segera pergi untuk beristirahat.
" Bibi.. Kau temani aku disini...!?".
__ADS_1
" Putri... itu...!? Aku ... .!?".
Sang Jendral datang mengisyaratkan agar merry segera keluar.
Lalu Sang jendral membuka Hanfunya membuat Putri begitu terkejut hingga membelalakan mata.
" Kau ...!? Kau tidur disini...??" .
" Aku Suamimu... kau adalah Istriku...??"
" Lalu ... mengapa kau membuka.... itu...!?". Putri sangat ketakutan karena belum siap
" Menurutmu aku akan tidur memakai baju setebal ini ...!? kau saja mengganti bajumu...!?".
" Bukan itu... ?? Mengapa kau membukanya disini..bahkan di depanku...!?".
" Sudah ku bilang...??? Aku Suamimu..ada yg salah...!?".
Lalu Sang Jendral pergi tidur disamping Putri Helgra .
perasaan Putri saat ini dipenuhi dengan ketakutan sampai tak bisa tenang.
" Aku tidak akan menyentuhmu.. jika kau tak merelakannya untuk apa memaksa...!? ". Seakan akan Si Jendral tau Isi hati Putri.
" Tidurlah dengan tenang... tidak perlu setegang itu ..?? nanti darahmu tidak normal dan mengakibatkan Kram..!?".
Keduanya mulai memejamkan mata bahkan tidak disangka ternyata Mereka tidur dalam keadaan Berpelukan.
Pagi harinya Sang Jendral lebih awal bangun dari Sang Putri namun tidak akan membangunkannya.
" Kau... Kau sudah bangun tapi kenapa tidak membangunkanku...!?"
" Tidurmu begitu pulas dan nyaman hingga tak bisa melepaskan Tangan ..!?".
Sang Putri menyadari jika tangannya memeluk Tubuh Sang Jendral langsung menepisnya namun Sang Jendral menariknya kembali dan mencium keningnya.
" Jangan kaget.. ini adalah Perlakuan Suami kepada Istri...!? ".
Sang Putri masih terdiam bahkan saat ini tidak bisa berkata-kata lagi karena terlalu bahagia bercampur malu.
" mandilah... bersihkan dirimu..!?".
Ketika sang Putri membersihkan dirinya Rupanya Sang Jendral memperhatikannya dan membantu untuk membersihkan lalu memberikan Handuk untuknya.
__ADS_1
Sang Putri hanya diam membisu seakan mengikuti apa yg Jendral lakukan.
Sang Jendral kini melihat Tubuh Sang Putri yg Putih bersih serta bersinar seperti cahaya.
" Kau minggirlah... aku akan ...!?".
Sang Jendral menatapnya dengan penuh gairah dan menarik Pinggang ramping Sang Putri menuju dekapannya.
Sang Jendral mencium Sang Putri begitu mesra sehingga keduanya lupa diri dan tidak terduga Sang Jendral membawa Sang Putri tepat ke atas Ranjang.
Mereka berhenti berciuman karena Sang Jendral membuka Baju hingga bertelanjang dada.
Sang Putri terlihat shock melihat Sang Jendral bahkan sangat sulit menahan salivanya.
" Putri Helgra..
bolehkah Aku ....!?" . Perlahan-lahan tangan Nakal Jendral membuka Baju Mandi Sang Putri.
Sekali lagi Mereka berciuman dengan Panasnya hingga tak peduli dengan Suara Ketokan Pintu .
Nafas Sang Putri membuat Sang Jendral semakin ingin meminta yg lainnya.
" Lin Fang hentikan.. !? sepertinya bibi merry memanggil .!?" . Ucap Sang Putri.
Sang Jendral hanya memberikan Bahasa Isyarat bahkan wajahnya dipenuhi rasa Kekecewaan.
Memperketat Perbatasan serta wilayah Anggra membuat Charya tidak masuk tanpa Laporan terlebih dahulu kepada Sang Raja .
Jendral Hu harus membawa Orang yg diinginkan Sang Raja Charya untuk menghadapnya karena terdapat kebenaran tentang Putra Mahkota yg saat ini berada di Anggra.
Mereka harus menunggu beberapa saat untuk memasuki Wilayah Anggra.
Jendral Hu disetujui untuk memasuki Wilayah Anggra namun siapa sangka jika Pasukan yg mengikuti Jendral Hu dari Charya terdapat Prajurit Gadungan .
Flashback -- Sebelum Charya pergi ke Anggra
Beberapa orang Badui mencelakai Sebagian Prajurit Charya untuk itu mereka Lolos .
Pangeran Ke -2 Badui akan melakukan Apapun dengan segala cara untuk mendapatkan Sang Putri Anggra.
Dibenaknya masih terlihat sangat Jelas Bagaimana Putri Helgra pada saat itu .
__ADS_1
" Putri ... Tunggulah Aku...!? Kau harus menjadi milikku .. !? " . Ucap Pangeran Ke -2 Badui.