
Sang Putri mulai bingung karena Sang Jendral akan datang maka dia harus berpenampilan Yg membuat Jendral Lin Fang itu senang.
Merry tidak bisa lagi memilihkan Baju karena tidak ada yg cocok dimata Sang Putri.
" Aku ingin Baju yg sekiranya dia melihatku seperti Seorang Bidadari yg turun dari Langit bi...!?".
" Putri...!? ini sudah 2 Lemari namun tidak ada yg kau sukai...!? lalu bagaimana ...!?". Merry mulai Pusing.
" Lebih baik Belikan yg baru untukku segera ... Suruh Pelayan untuk membelikan Gaun baru untukku...!?".
Merry menggeleng-gelengkan Kepalanya karena tidak menyangka Tuan Putrinya bisa seperti itu.
Semua orang telah bersiap menyambut kedatangan Para pejuang Perang termasuk Sang Raja.
Ken Sin yg tergila-gila dengan Sang Jendral juga turut serta dengan Penampilannya yg begitu cantik.
Sepertinya Sang Putri akan datang dengan terlambat karena masih sibuk menata dirinya .
" Akhirnya..!? Oh Putri sebenarnya dalam memakai apapun kau sudah begitu cantik...!? sekarang kita pasti terlambat...!?". Keluh Merry .
" Bibi tenang saja..!?".
Pasukan mulai nampak dan Suara teriak-teriak kemenangan dari Penjuru Anggra terdengar riuh .
Sang Jendral tidak mengekspos dirinya malah berada di tengah-tengah Pasukan .
" Selamat datang Pasukan Anggraku ..!? Kalian semua sudah berjuang.,!? sungguh hebat .. kali ini adalah peperangan yg begitu lama dan banyaknya pertumpahan darah ..!?" .Ucap Raja.
" Ayah... Kami semua sangat bangga karena bisa memperjuangankan bumi Anggra ini..!?".sambung Pangeran Vigra.
" Benar sekali ..!? Yang Mulia tidak perlu takut ..!?" . Ken Zhu mencari muka.
Sang Raja mencari keberadaan Sang Jendral namun tidak menemukannya dan ternyata dia berada di tengah - tengah Pasukan.
Raja juga mengadakan Perjamuan untuk Mereka yg sudah berjuang menyelamatkan Anggra.
Sang Jendral duduk menyendiri di pojok mengingat dirinya tidak suka ngekspos dirinya di Kerajaan padahal di Medan Perang yg terlihat Menonjol adalah Sang Jendral dan Pangeran Vigra.
" Jendral Lin...!?". Sapa Sang Raja.
" Yang Mulia ..!? ".
" Mengapa kau berada disini ...!? ayo segera bergabung di sana.!?" ajak Sang Raja.
Ketika akan melangkahkan kakinya di meja perjamuan , semua orang dibuat terkejut dengan kedatangan Sang Putri.
Setiap mata yg melihat terlihat keheran sekaligus Menakjubkan .
" itu Sang Putrikah...!?". Tebak salah satu Prajurit.
" Benar ..!? Dia semangat Sang Jendral di medan Perang...!?" . Prajurit lainnya mengungkap fakta.
Sang Putri menyapa semua orang dengan sangat manis san Begitu Sopan.
Sang Raja tidak menyangka akan mendapatkan Putrinya yg begitu berubah drastis .
Sang Jendral tidak berlebihan dalam memandang , dalam hatinya memang Merindukannya .
Kedua mata saling bertatap seoalah lama tidak bertemu dan memendam Kerinduan.
__ADS_1
Mata Sang Putri berbinar-binar melihat Sang Jendral kembali dengan selamat.
" Jendral Lin... syukurlah jika kau kembali...!?" . Sapa Sang Putri.
Sang Jendral hanya mengangguk dan tersenyum membuat Sang Putri semakin menyukainya.
Hari ini Sang Jendral tidak mengatakan jika Sang Putri begitu menawan dan Cantik hanya sekedar tersenyum .
Sang Putri sebenarnya kecewa dengannya mengapa tidak ada Inisiatif untuk menyapanya lebih dekat lagi.
Ketika Hendak Pergi ke Kamarnya tiba-tiba Seseorang menarik tangan Sang Putri .
" Eh.. Apa ini ..??" .
Begitu menoleh ke belakang ternyata yg menarik tangannya adalah Sang Jendral .
Kini Jantung Sang Putri berdetak tak karuan lagi.
Sang Putri sudah tak sanggup melihat ke arah Sang Jendral karena begitu gugupnya.
" Kau mengingkari Perkataanku...!?".
" Mengingkari...!? maksutmu... aku tidak mengerti..!?".
" Sebelum pergi , Aku berpesan kepadamu namun mengapa kau ingkari...!?". Sang Jendral berusaha menyadarkan Putri.
Sejenak Sang Putri berusaha mengingat dari pesan yg Sang Jendral Katakan sebelun perang.
" Aku....!? kala itu suasana lagi genting .!? aku terpaksa ..mmaafkan aku Jendral ...!?". Sang putri sudah mulai mengerti.
" Kau membuat Semua lebih Runyam... kau tau saat ini Pangeran ke-2 Badui sedang mengincarmu ...!?" . Sang Jendral sudah lelah serta mengalami kecemburuan yg mendalam.
" Cukup.. Aku tidak ingin berdebat lagi...!?" . Sang Jendral pergi meninggalkan Putri namun entah mengapa Kini Sang Putri lebih berani.
" Apa kau tidak merindukanku...!?". Mengucap sambil memeluk Jendral dari belakang.
Sang Jendral memejamkan matanya menikmati Pelukan kehangatan yg diberikan oleh Sang Putri.
" Aku tanya sekali lagi... apakah kau tak merindukanku...!? kau kemari hanya untuk memarahiku...!? aku memang bersalah... tapi setidaknya Aku... aku merindukanmu ..menantimu...??". Kejujuran Sang Putri.
Sang Putri membuat Jendral terdiam dan kaku tak bisa bergerak lagi karena pelukan itu sangat menenangkannya.
" Kau selalu begini padaku... tidak ada sedikit perhatian untukku... aku sudah berubah tapi mengapa kau mengabaikanku begitu saja...!?".
Sang Jendral berbalik ke arah Putri untuk menjelaskan atas Perkataan yg di ucapkannya.
" Putri Helgra...!? aku tidak pernah mengabaikanmu ..hanya saja kau tak menyadari...??".
" Apakah kau merindukanku... !?". Lagi-lagi Sang Putri berbicara seperti itu.
" Perasaan tidak bisa disembunyikan.... jangan tanya lagi apakah aku sedang merindukanmu... kau tau , . mungkin Rindu ini lebih besar karena telah menyiksaku...!".
Sang Putri tidak mengerti akan apa yg di ucapkan Jendral Lin ini.
" Kenapa kau selalu berbicara yg sulit untuk dimengerti...!?" .
" Putri , Aku sedang Lelah...!? mungkin sangat Lelah..!?".
Sang Putri semakin erat memeluk Sang Jendral hingga membuat keduanya saling melampiaskan kerinduannya saat ini.
__ADS_1
" Aku ingin hari ini kau menemaniku...!? ".
" Tidak Putri ..!?" . Jawab sang Jendral.
" Apa...!? kau ....!?". Dengan Perasaan Kecewa.
" Maksutku.. kau tidak boleh mengatakannya harusnya aku yg berkata demikian... Putri maukah kau menemaniku malam ini ..!?".
Sang Putri tidak bisa menyimpan wajah memerahnya seakan ingin sekali berlompat-lompat karena begitu bahagia.
" Aku... emm...aku pergi ganti baju dulu ..!?" .
" Baiklah Ku tunggu ..!?".
Perasaan Sang Putri begitu senang hingga dia Lupa harus memakai Pakaian apa karena selama ini yg telah menyiapkan segalanya adalah Merry.
" Benar-benar ya ... situasi seperti ini aku tidak tau mau pakai baju apa ..!? ". Sang Putri memilih milih Baju.
Sang Jendral menunggu Sang Putri bahkan terlihat sudah mengantuk dan tertidur di dalam ruangan kamar Sang Putri.
" Dia sudah tertidur..!?" .
Karena begitu lamanya Sang Putri berganti baju hingga membuat Sang Jendral ketiduran.
" Bodoh... kenapa aku membuatnya begitu lama menunggu...!? sepertinya dia sudah begitu lelah..!? tidurnya disini... bagaimana cara untuk memindahkannya ke atas Ranjang..!?" . Sang Putri mencari ide .
" Kalo dibangunkan... dia pasti menyalahkanku... jika tidak dibangunkan bahkan aku juga salah... huhhhh.... !?". Tanpa disadari Sang Putri telah menendang Pembatas kayu hingga mengeluarkan suara yg begitu keras.
Sang Putri Panik dan Segera meminta maaf kepada Sang Jendral.
Justru Sang Jendral sedang menahan tawa melihat Kelakuan Putri Helgra.
" Sudah ganti baju...!? mengapa kau memakai baju Seperti itu...!?" ( Putri memakai Baju seperti Pria).
" A.a...itu...!? Aku...?? aku masih belum berganti baju... aa bukan... aku....??" .
" Panggil Bibi Merry saja... aku mengerti jika selama ini segala pengaturanmu adalah Bibi Merry yg melakukannya...!?". Sang jendral menahan Tawa.
Sang Putri merasa sangat malu karena Sang Jendral seperti mengolok-olok dirinya.
Sang Putri saat ini sangat terobsesi akan Cinta Sang Jendral ( Bucin) padahal Sang Putri adalah sosok Pribadi yg tidak mungkin mudah jatuh Cinta.
" Aku harus bagaimana ...!? begitu memalukan...!? mengapa Cinta itu begitu sulit untuk melakukan sesuatu...?? ahh ..sekarang aku tau... Kakak pasti tau segalanya tentang Cinta...??" .
Ke esokan harinya Sang Putri pergi ke Kediaman Pangeran Vigra untuk menanyakan tentang Cinta kepadanya.
" Tuan Putri...!? Sepagi ini anda kemari ... begitu membuat terkejut...!?" . Jawab Pelayan Pribadi Pangeran Vigra.
" Joying ..!? dimana kakak...!? aku ingin bertemu dengannya ...??"
" Sekarang ..!?" . Joying selalu membuat Sang Putri Geram.
" Joying ...kau ini ..!? masih belum berubah...!? Aku kemari itu untuk bertemu Kakak... tentu ya sekarang ... cepat panggil kakak...!?".
" Pangeran Masih tidur ..!? Mana berani aku membangunkannya...!?"
" Ahh.. Awas....dasar tidak berguna...!?". Sang Putri pergi ke Kamar Pangeran Vigra .
Tampaknya Pangeran Vigra masih tertidur dengan Pulasnya.
__ADS_1