
Selepas Mandi mereka terlihat seperti malu - malu namun Sang Jendral tetap begitu tenang ketika melihat bentuk tubuh Putri yg sempurna.
" Walaupun kau seperti Pria... tapi ternyata tubuhmu begitu Indah...!?". Ucap Sang Jendral.
Sang Putri begitu malu ketika Jendral mengomentarinya.
" Aa... itu...!? Lin Fang ... Aku sudah berubah..!? apakah kau tidak melihatku...!?".
" Hanya 50% saja...!? "
" Kau ...!?".
" Sejujurnya Aku menyukaimu ketika... ketika pada saat kau menyerangku... apakah kau tidak tau apa yg terjadi padaku...!?".
" Kau Pria aneh...!? bukannya membenci malah menyukai... kalo begitu aku akan menyerangmu...!?".
" Tentu penyerangan ini berbeda dengan yg lalu... ( Jendral mendekati Putri).
" Tunggu... dulu...!?".
Sang Putri tidak mengerti maksut dari Sang Jendral.
" Kau begitu Polos...!? " . menyentil Dahi Putri.
" Aww... kau beraninya seperti itu...!? ".
Jendral langsung memeluk Sang Putri dengan penuh ketulusan.
Jantung Putri semakin berdetak dengan kencangnya hingga sang Jendral mendengarnya.
" Heii... Jantungmu ...!?".
" Kau mau mempermalukanku...??".
Mereka sedang makan menikmati malam berdua dan menikmati Sang Rembulan.
Jendral tak berhenti menatap wajah Sang Putri hingga tatapan itu menyadarkan Sang Putri.
" Ada apa...!? kau terus memandangku....!?".
" Kau aneh ..!?".
Ketika Jendral mengatakan jika Sang Putri aneh , dia langsung panik.
" Cuma bercanda... maksutku... kau aneh karena selalu imut ...!?".
" Membuatku sangat Panik setengah mati...!?".
Setelah makan malam barulah beristirahat untuk memanjakan tubuh.
" Jika kau seperti ini... rasanya lucu...!?".
" Apa yg lucu...!?".
" Kau terlihat begitu Bodoh.... tapi aku menyukai itu...!?".
" Tak berhetikah kau selalu dan selalu meledekku... "( Sang Putri mendekati Sang Jendral lalu menatap matanya dengan penuh amarah).
Sang Putri tiba-tiba menarik Tubuh Jendral dan Membuat terkejut karena Sang Putri mencium bibir Jendral.
lepas mencium Sang Putri langsung terdiam namun Sang Pangeran semakin meledeknya.
" Kau bukan orang bodoh...!? kau bersemangat sekali hari ini...!?".
" Kau mau aku melakukan yg lebih bodoh lagi kan...!? ".
Sang Putri membuka seluruh pakaian yg dia kenakan dan membuat Jendral melongo hingga tak berkedip.
" Kenapa kau diam saja... bukankah kau sudah mengincarnya... !?".
__ADS_1
" Kau sekarang sudah gila...!? sudahlah sekarang kau tidur...!?".
" Aku tidak akan tidur kalau kau belum menyentuhku....!?".
Membuat Sang Jendral merasa tegang akan perkataan Sang Putri.
" Hari ini ,.!?".
" Iyaa.. Aku menantangmu...!? sebagai Istri...!?".
" B..bbagaimana itu kau...!? tidak...tidak... ini membuatku merasa buka sifatmu...!?".
" Seluruh Raga ini adalah milikmu... bahkan kau berhak segalanya atas diriku...!?".
Kata-kata Sang Putri membuat Jendral tersadar dan kini jiwa Prianya mulai bangun seperti ingin menerkam lawannya.
Sang Putri begitu panik ketika Sang Jendral begitu buasnya melepas Seluruh pakaiannya dan melemparkan ke lantai.
Kini mendekat dan mendekat bahkan sudah begitu dekat.
Jendral mencium leher indah milik sang Putri
saat ini dia mulai tertantang .
" Karena kau menantang... maka akan ku selesaikan juga...!?".
Sang Putri begitu panik karena Sang Jendral seperti ingin menerkamnya.
Sang Putri sedikit tegang karena Seluruh tubuhnya merasakan getaran yg begitu aneh menurutnya.
Karena sudah Puas mencium seluruh tubuh sang Putri , kini Sang Jendral siap menerkam Putri.
Putri memejamkan matanya seakan akan ini pengalaman yg sangat menakutkan.
Sang Jendral memperlakukan dengan lembut hingga sang Putri tidak merasakan kesakitan lagi .
Keringat Jendral bercucuran menandakan penuh semangat sedangkan Sang Putri menarik-narik Sprey kamar.
Jedral mencium Kening Sang Putri.
" Apakah yg ku lakukan itu termasuk Cinta ..!? " . Batin Sang Putri.
Keesokan harinya , Sang Jendral mendapat Kabar jika Pangeran ke-2 Badui tertipu oleh Ide yg diberikan Eryu.
Eryu merencanakan Sesuatu yg membuat Pangeran Badui itu terjebak dan akhirnya tak bisa keluar lagi.
Kemungkinan Perang Besar akan terjadi namun Jika Badui berbuat macam-macam maka akan terima kenyataan tentang Pangeran ke-2 .
Sang Jendral masih memikirkan agar Sang Putri tetap aman dari Kerajaan Badui itu.
Putri mencari keberadaan Jendral karena ada yg ingin dibicarakan.
" Lin Fang... Aku merindukan Ayah...!?". Kesedihan Sang Putri.
" Apakah kau disini sudah mulai bosan..!?"
" Bukan Itu...!? aku tidak sanggup jika jauh dari Ayah... sedari aku kecil selalu bersama Ayah...!?".
Jendral masih memikirkan Permintaan Sang Putri namun harus mengirim kabar kepada Sang Raja.
Begitu Sang Raja mendapat kabar jika Putrinya begitu merindukannya maka air mata tak bisa dibendung lagi.
Sang Raja memberi Ijin agar Sang Putri kembali ke Kerajaan.
Di Kerajaan Charya.
Jendral Hu datang untuk melaporkan hasil pencariannya dan dia yakin jika Ken Zhu lah yg mereka cari.
" Apakah kau yakin Jendral Hu...!?". Ujar Pangeran Arya.
__ADS_1
" Benar Pangeran .. Ken Zhu begitu Bijaksana seperti Sang Raja ..!? Ada Aura yg berbeda ..!?".
" Baiklah... jika dia sudah datang kemari panggil Penasehat Kerajaan...!?". Sambung Sang Raja Charya.
Keluarga Ken masih berada didalam Perjalanan atas Undangan Sang Raja Charya.
ketika diperjalanan mereka bertemu dengan Jendral Lin beserta Putri Helgra.
Namun Xian meneruskan Perjalanan karena mereka harus segera sampai di Kerajaan.
Raja Charya menyambut Keluarga Ken dengan hangat.
Bahkan Keluarga Ken terlihat begitu senang karena Sang Raja sangat menghormati.
Ken Sin melihat Raja Charya seperti melihat Bayangan Jendral Lin idaman hatinya.
" Mengapa aku begitu Familiar dengan Wajahnya.. namun ini adalah Kali pertama aku kemari..!?" Batin Ken Sin.
Ken Zhu memberi Hormat kepada Semua orang yg berada di Istana itu membuat Sang Raja Charya bangga .
Pangeran Arya masih tidak yakin jika Ken Zhu adalah Keponakannya.
Perjamuan yang hangat begitu membuat Keluarga Ken bahagia dan senang bahkan Puas karena Raja Charya memberi Pelayanan terbaik.
" Dia memang terlihat Bijaksana...Tampan..!? namun hati ini tidak yakin kak...!? Dia malah mirip dengan Ayahnya Ken Bai ..!? masih mau berharap...!?". Bisik Pangeran Arya.
" Diamlah..!?". Balas Raja Charya.
Penasehat Kerajaan belum datang karena masih dalam Perjalanan .
Raja ingin berbicara dengan Ken Zhu untuk menanyakan Kabarnya .
Keduanya begitu terlihat bahagia namun kenyataannya mereka bukan anak dan Bapak .
Sang Penasehat datang barulah membaca mantra untuk membuka Tanda khusus calon Pewaris.
Berulang kali membaca namun sepertinya Penasehat Curiga .
Keluarga Ken bersiap untuk segera Beristirahat.
Raja Charya menyuruh Penasehat datang ke Kamarnya.
" Bagaimana... paman...!? benarkah dia...!? dia Anakku...!?". Raja antusias dan sudah tidak sabar.
Penasehat Tua Kerajaan ingin mengatakan sesungguhnya namun masih terlihat bingung.
Pangeran Arya menyusul Mereka untuk mengetahui Kebenarannya.
" Ehmm... Paman ..!? Aku tau Kau akan mengatakan apa kepada kakak...!?".
" Arya..!? kubilang kau jangan ikut campur..!?".
" Kak... mengapa kau ini sangat keras Kepala... Dia bukan Anak kakak... Paman katakanlah yg sebenarnya...!?".
" Wahai Yang Mulia...!?? sedari tadi sudah kucoba untuk membaca mantra pembuka tanda Khusus Pewaris namun tidak ada Kemunculan...!?".
" Apa yg kau katakan... dia jelas Anakku...!? Kau pasti berbohong.... atau Arya yg menyuruhmu...!?". menunjuk Arya
" Bukan Yang Mulia..!? Apa yg Pangeran Arya katakan semua benar...!? dia bukanlah Pangeran Mahkota...!?".
" Kau... kau ... bohong....!?". Raja marah.
" Pangeran Arya... coba kau serang Raja dengan kekuatanmu... maka Tanda itu pasti keluar ..!? dia akan keluar jika Pemiliknya tidak melawan dan tenang...!?".
untuk membuktikan semua kebenaran , Pangeran Arya menyerang Raja .
Tubuh Raja Charya mengeluarkan Cahaya unik lalu tiba-tiba meredup dan Pedang yg ditancap Pangeran Arya ke Raja Charya tidak mampu menyakitinya.
" Leluhur Charya sangat berbudi luhur sehingga Pewaris Kerajaan tidak akan pernah terluka dibagian dada karena terlindungi ...nah Yang Mulia... jika kau ingin bertemu Putramu... maka kau lakukan ini dengan tanganmu sendiri...!?".
__ADS_1
" Berarti Kakak harus bertarung dengan Lin Fang...??".