
Pangeran Fangya sebisanya untuk memohon kepada Putri Helgra agar ikut bersamanya ke Charya namun tetap pada Pendiriannya .
Keduanya mulai terpisah namun didalam hatinya sama-sama tak ingin berpisah.
Putri Helgra berusaha menutupinya dengan tegar seperti tidak terjadi apa-apa dengannya.
Pangeran Fangya harus kembali ke Charya mengingat dirinya punya tanggung jawab sedangkan Putri Helgra tak mungkin mengingkari Janjinya untuk tetap hidup dan mati di Anggra.
Raja terjatuh sakit karena terlalu memikirkan masalah Kedua anaknya .
Raja merasa bersalah karena tidak bisa berbuat apa-apa .
masalah Dharmaga dan Anggra sudah mulai reda karena Pangeran Geo menengahi masalah yg disebabkan oleh Putri Berliga.
Pangeran Geo kecewa dengan sikap buruk Putri Berliga yang berkali-kali merusak harga dirinya bahkan merusak nama baik Dharmaga.
Pangeran Geo memperingatkan Raja Dharmaga agar tidak mengikuti Ambisi Permaisurinya yg membuat Sang Putri bertindak sesuka hati.
" Dharmaga sudah kehilangan nama baik.. ku peringatkan sekali lagi padamu... jangan bisanya mengambil keputusan sendiri dengan menyerang Anggra yang belum tentu bersalah...!?".
" Terima Kasih karena kau telah mendamaikan kedua kerajaan dan menyadarkanku...!? mungkin sudah membuat Berlian kecewa akan hal ini...!?".
" Dia sudah memberikan Zinggra untuk Dharmaga ... lalu mau merebut Vigra lagi dari Anggra ..!? bukankah tujuanmu adalah merusak Anggra karena kau dendam dengan Raja Anggra ..suami Berlian..!? ingatlah...Berlian mungkin sudah sangat terluka ..ketika hidup kakaknya tidak merestui..malah ketika sudah tenang kau mengusiknya... kakak macam apa kau ini...!?".
Pangeran Mahkota mendengar kata-kata yg di ucapkan oleh Pangeran Geo dan memahaminya.
" Dan Kau Pangeran Mahkota... Kelak Dharmaga akan dipimpin olehmu jangan pernah memiliki ambisi yg bisa merusak Nama baik Dharmaga...!? ku yakin padamu... Dharmaga pasti makmur tanpa dendam jika kau yg mimpin...!? Paman mu ini sudah Tua.. yg akan menggantikanku kelak... Pangeran Xingga ..!?". ( Anak Pertama Pangeran Bian).
Pangeran Geo belum mempunyai keturunan karena ketika Putri Belgra Hamil selalu keguguran .
Putri Helgra menghawatirkan keadaan Raja dan dia selalu berada disampingnya untuk menemani.
" Helgra..!? Kau begitu Pucat..!? istirahatlah nak...!?". pinta Raja.
" Tidak perlu ayah..!?".
Putri Helgra sudah tidak kuat lagi menopang Tubuhnya hingga ambruk disamping Raja.
" Putriku..!? cepat bangunlah..ada apa denganmu nak...!? Cepat panggil Tabib Istana..!?".
Merry terlihat begitu sedih melihat Putri Helgra yg nasibnya tak seindah yg dipikirkannya.
__ADS_1
Dia harus terpisah dengan Pangeran Fangya karena keegoisan keduanya dan sekarang malah terjatuh sakit.
Sudah Sebulan Mereka saling berpisah dan tidak bertemu lagi namun yang telah terjadi pada Sang Putri sangat mengejutkan.
" Tuan Putri sedang mengandung... !?". ucap tabib Istana.
" Mengandung...!? ". Raja dan Pangeran Vigra terkejut bukan main.
" Usia Kandungannya hampir 2 bulan ..!? dan janinnya sangat lemah tolong berikan Vitamin dan makanan yg terbaik untuknya..!?". Pinta tabib Istana.
Hal ini sungguh menyakitkan untuk Putri Helgra karena harus mengandung Anak dari Pangeran Fangya padahal dia sudah memilih untuk mengakhiri Hubungannya .
" Makanlah agar Janinmu sehat...!?". Ucap Pangeran Vigra.
" Kakak Tidak perlu repot-repot karena aku akan menghabiskan semua makanan..!? Bagaimanapun Anakku harus sehat tidak boleh lemah seperti Ibunya...!?".
" Kalian ini hanya mementingkan Ego ... tidak bisa mengertikan arti Cinta sesungguhnya.. dasar kalian berdua bodoh ... tidak ada yg mau mengalah..!? egois dua-duanya..!? terlebih lagi kau Adik... kau mendominasi sekali ..!? Janji Semasa Kecil kau bawa hingga menikah..!? tidak erotis ..!?".
" Lebih baik kau pergilah..!? tidak ingin mendengar kata-katamu ...!?".
Putri Helgra memandang Langit yg begitu cerah namun hatinya begitu mendung.
Sepasang Burung Seperti sedang mengolok-olok dirinya .
" Kau ini mengapa marah pada mereka..!? apa kesalahan mereka...!?". Raja tiba-tiba datang.
" Ayah..!?" .
" Putriku..!? Apakah kau tidak merindukan Suamimu...!?".
" Pertanyaan macam apa itu ayah...!? aku sudah melupakannya..!? ".
" Ucapanmu boleh menipu tapi tidak dengan Hatimu nak...!? lihatlah nanti jika kau sendiri ..bukankah kau menangisi semua yang telah terjadi...!?".
" Apa ayah selama ini mengutitku ..!?".
" Ayah Khawatir saja...!?".
" Ayah.. Aku tidak ingin Hal yang menimpaku terdengar olehnya ... Ayah carikan Aku Penggantinya saja...!?".
" Helgra...!? mengapa kau sembarangan ..!?".
__ADS_1
" Ini Sudah menjadi Keputusanku ayah...!?".
" Ingatlah... Anak yang kau kandung itu adalah Darah daging Pangeran Fangya..?? jangan main-main dengan Masalah ini...?".
" Maka dari itu Siapapun tidak boleh memberinya Informasi tentang kehamilan ini ..!? aku akan membunuhnya bagi siapa saja yang membocorkan ..!?".
" Kelak tanpa dibocorkan pasti akan tau..!? jika anakmu itu mirip dengannya apa yang akan kau pertanggung jawabkan.... Selama ini Pangeran Fangya sudah jauh dari Orang Tuanya malah akan membuat anaknya akan menerima Nasib yang sama...!?".
" Demi Anggra ayah...!?".
" Coba kau Pikirkan waktu itu ..!? Pangeran Fangya sangat terpukul begitu mengetahui jika dirinya adalah Anak Raja Charya...!? bahkan kau sangat Mengkhawatirkannya bukan main...!? jika Anakmu kelak mengetahui kebenarannya maka Kau terancam ..!?".
" Ayah menasehatiku apa menakutiku...!?".
" Dengarlah Ayah..!? Kelak ayah sudah tak bisa mendampingimu lagi... ayah sudah tua dan pasti akan mati...!? kelak jika kau mendapat masalah siapa yang akan merangkulmu nak...!? jangan gegabah dan pikirkan Hidupmu baik-baik...!?".
Putri Helgra merasa sedih atas Perkataan Raja yang akan pergi meninggalkannya selamanya .
Putri Helgra tidak bisa lagi memikirkan Hidupnya yang sudah hampir mmebuatnya gila.
Ketika dalam tidurnya Sang Ratu Datang menemui Putri Helgra .
" Anakku Helgra ... Ibumu datang untukmu..!? Anakku ,. ibu berpesan padamu jangan pernah mengikuti kata hati yang menyesatkan dirimu..!? Jangan pernah menyamakan hidupmu dengan Hidup ibumu ini nak...!? cukup Ibumu yang menderita karena Cinta..!? Jangan pernah kau ulangi lagi seperti Ibu dengan Pangeran Arya...!? Terimalah Takdir yang akan membawamu kedalam kebahagiaan... terimalah takdirmu yang akan mendampingi Suamimu selamanya..!?".
Sang Putri berteriak memanggil nama Sang Ratu.
" Ibu....!? Ibu....!??".
" Ada apa Putri...!? apakah Putri bermimpi buruk...!?." ucap Merry.
" Bibi ,. Aku bermimpi bertemu Ibu...!?".
" Sangat jarang kejadian seperti itu...!? seperti bukan mimpi Putri... itu nyata ..!? Ratu datang untukmu...!?".
" Apakah Ibu Kecewa dengan Semua yang telah kulakukan ini bi...!? cepat katakanlah bi..!? mengapa ibu mengatakan jika Dia adalah Takdirku...!?".
" Putri ,. tenanglah...!? ada kalanya Putri harus mendengar perkataan Sang Ratu...!?".
" Tidak bi ...!? aku sudah mengambil Keputusan untuk melupakannya...!? ".
" Bagaimana nasib Anak kalian nanti...!? Pikirlah lagi Putri karena ini tidak akan terlambat ..!?".
__ADS_1
" Bibi ... Apakah keputusanku ini tidak benar...!?".
" Kau sangat mencintainya Putri ... untuk itu Takdirmu akan tetap bersamanya..!? Jangan menghancurkan masa depan anak kalian karena ke egoisan...!?".