Sang Putri Raja

Sang Putri Raja
Tak bisa Pergi


__ADS_3

" Menteri Lin.. Kau telah membohongi Raja bahkan kau Lancang ...!? tahukah jika perbuatan itu bisa menyeretmu untuk hukuman mati...!?". Ujar Pangeran Vigra.


" Hamba Siap dihukum karena memang bersalah...!? hamba berjanji sebelumnya kepada Ibu Kandung Fang karena dahulu sudah menderita ..!?".


" Maksut ayah ...!? Ibukku menderita ..!? apa yg telah terjadi...!? katakanlah Ayah...!?". Jendral semakin histeris.


" Selir Kemala adalah Ibu Kandungmu... Dan Raja Charya Ayah Kandungmu....!? meski kau bukan Anak Permaisuri namun Kau adalah anak Pertama Raja Charya...!?". Jendral Hu menjelaskan.


" Lalu penderitaan apa yg telah Ibukku lalui ...mengapa diaa sebagai Suaminya tidak tau semua Penderitaan Ibukku...hahhh..kemana saja dia... ohh aku lupa.. jika Istrinya pasti banyak hingga membuat Ibukku Menderita dan akhirnya meninggal secara tragis...!? Dan dia barulah mencariku setelah aku dibesarkan dengan Kasih sayang tak terhingga ... !?". Jendral emosi.


" Lin Fang tenanglah...!? ". Sang Putri memeluk Jendral Lin yg sudah tidak bisa mengendalikan emosi.


Jendral Lin menatap Sang Putri kemudian dia Pergi meninggalkan Aula Kerajaan.


" Lin Fang..!? ... ayah... Aku akan pergi menenangkannya...!?".


" Pergilah Putriku...!?".


Suasana Aula Kerajaan menjadi Hening karena hal yg harusnya tidak terjadi malah membuat semua kebingungan.


" Raja Charya... Menteri Lin..!? Kalian dalang dari semuanya... tolong segera selesaikan masalah ini...!? Jendral adalah Menantu Kerajaan pasti ini membuat Kekhawatiran pada Putriku...!?".


" Izinkanlah hamba untuk bertemu Fang yang mulia...!?". Pinta Menteri Lin.


Sang Putri telah mencari keberadaan Jendral Lin namun tidak menemukan .


Menteri Lin pun juga mencari Sang Jendral dan bertemu dengan Sang Putri.


" Putri ..!?".

__ADS_1


" Ayah Mertua... maafkan aku...tidak bisa menemukannya...!?".


" Saya berterima kasih kepada Putri karena telah perhatian terhadap Fang'er ..!?".


" Ayah... Dia suamiku...!? Aku mencintainya mana mungkin membiarkannya sedih berlarut-larut ..!? ".


Kemungkinan Menteri Lin tahu keberadaan Jendral .


Sang Jendral pergi menemui Ibunya dan menangis tersedu-sedu.


Tidak tau apa yg sedang terjadi mengapa Putranya pulang dengan kesedihan hingga menangis dipangkuannya.


" Putraku..Fang'er ada apa nak..!? Apakah terjadi masalah...!?".


" Ibu... Apakah kau akan selau menyayangiku dan tak akan pernah berubah...!?".


" Cinta Ibu tak akan pernah sirnah untukmu..!?".


Sang Ibu terkejut , dadanya begitu sesak ketika mendengar Putranya berkata demikian.


" Kau tetaplah Anakku... tidak ada yg berhak atas dirimu...!? Siapapun itu...!? Fang'er adalah Anak Ibu...!?". Sang Ibu Pun menangis .


Keduanya menangis tersendu-sendu karena mengetahui kebenaran.


" Fang'er ... Meski aku tak melahirkanmu ...namun kasih sayang ini tak perlu kau ragukan nak...!? Ibu membesarkanmu... Ayah dan Ibu berjanji akan menjadikanmu anak kandung kami...!?".


" Ibu...!? Apakah Ibukku ...!?". Jendral tak sanggup meneruskan Kata-katanya.


" Ibumu yg telah melahirkanmu.... dia seorang Selir yg malang ... begitu banyak yg ingin membunuhnya... lalu pergi dengan damai setelah menitipkanmu pada kami...!? mungkin kau adalah anak bangsawan Charya...!?".

__ADS_1


" Aku tak Peduli lagi Ibu... yang aku tau selama ini ...kalianlah orang Tuaku...!?".


Menteri Lin datang dan melihat adegan Anak dan Ibu yg sedang menunjukkan kasih sayang tak terhingga.


" Suamiku...!?".


" Ayah,.. Apakah kau tidak apa-apa...!? maafkan Fang yg telah menyulitkan ayah...!?".


" Tidak anakku... sama sekali bukan salahmu... .!? ".


" Fang'er sudah tau jati dirinya ..!? selanjutnya terserah keputusanmu nak...!?".


" Keputusanku tidak ingin pergi dari kedua Orang Tuaku yg selama ini merawatku ...!?".


" Putraku...!? Kau telah melupakan sang Putri yg sedari tadi mencari keberadaanmu...!? pulanglah temui dia..!?".


" Iya ayah..!?".


Sang Putri masih belum menemukan Jendral namun tidak putus asa tetap mencarinya.


" Kau.. mencari siapa..!? begitu sibuknya... apakah Orang yg kau cari begitu penting untukmu...!?". Canda Jendral Lin.


" Kau...!? Aku lelah mencarimu ...!? masih bisa bercanda rupanya..!? ". memeluk Jendral.


" Benarkah...!? ".


" Mengapa suasana Hatimu berubah begitu cepat..!? apakah kau waras...!?".


" Putri Pikir , . Aku tidak waras...!? ( menyentil kening Putri) Kita Pulang...!?".

__ADS_1


" Baiklah..!?".


__ADS_2