
Selasa 6 October...
Rafael membawa arsen dan barang² nya ke rumah, Sesampainya di rumah Arsen bersiap² untuk sekolah, ia mengganti dengan seragam sekolah nya dan mengambil tas dan Jaket nya
"Sen Lo ga salah langsung mau sekolah?,klo Lo knp² nanti gue juga yg repot njir" Ucap Rafael
"Hmm"
Arsen meninggalkan Rafael begitu saja dan pergi menggunakan motor kesayangan nya
"Si arsen batu bat gila, nanti klo Tante Kiara tau pasti gue yg kena omel" Rafael menggeleng geleng kepala
Arsen mengendarakan motor nya dengan sangat cepat, walaupun dirinya abis kecelakaan but ia tidak takut akan hal itu.
Arsen sudah sampai di sekolah nya memarkirkan motor nya dan menuju ke kelas.
"Ehhhh itu kan arsen , dia udh sekolah lagi dong"Teriak salah satu murid menunjuk arsen
Ucapan itu membuat semua murid di sekolah itu menghampiri arsen.
Vira yang sedang duduk menikmati pemandangan pagi melihat seseorang di keroyok oleh banyak murid perempuan.
Vira yang penasaran, menghampiri kumpulan dan menerobos murid-murid tersebut dan Kini Vira sudah berada di depan arsen
Vira menatap mata arsen dan sebaliknya kumpulan perempuan itu hanya berdiam memperhatikan mereka berdua
"Wajah mungil, mata bersinar, pendek kecil, kenapa bisa Vira imut Gini" Pikir Arsen
"Emm"
"np?Lo kgn ma gue smpe nerobos gtu?" Tanya arsen Kegeeran
"Ga sih, gue cmn penasaran aja, skrg dh ga penasaran,lnjutin aja gue mau ke kls" Ucap Vira membalikkan badannya
"Gue mau ngmng SM Lo" ucap arse sambil menarik Vira.
"Lo mau ngapain sih sen?"
"mau ngmng"
"Yaudah Jan kek gini, kita diliatin sama semua orang ntar di kira nya ada apa²" ucap Vira mencoba melepaskan genggaman Arsen
Arsen tidak mendengarkan ucapan Vira dan tidak peduli jika semua orang melihat ke arah nya.
Arsen membawa Vira ke ruang perpustakaan.
"Ni buku Lo, dah gue baca?" arsen memberikan buku catatan Vira
"Hah anjir cmn ngasih ini doang sampe narik gue ke perpus?" Vira heran
"Ya gue ga sk rame² kek tadi"
Dengan wajah jutek dan kesal nya Vira mengambil buku nya dan langsung pergi menuju kelas.
"Nyebelin banget si arsen cmn ngasih buku aja sampe narik gue ke perpus emng ga bisa kasih nya di kelas" Oceh vira
Vira memasuki kelas, ia menaruh tas nya dan duduk, tidak lama geng Dita dan Tika menghampiri Vira
"EH BABU-!!" Bentak Dita sambil menggebrak meja
Vira hanya bisa menunduk, ia tidak ingin bertengkar dengan dita
__ADS_1
"LO GATAU DIRI BANGET YA, LO ITU MISKIN JELEK NGAPAIN SIH CAFER KE ARSEN"
"LO TUH GA PANTES DEKET2 DIA-!!!"
"DASAR CEWEK CAFER, KLO GUE LIAT LO MASIH DEKET SAMA ARSEN GUE GA BAKAL SEGAN2 NGELAKUIN HAL APAPUN" Ancem Dita
kemudian Dita serta geng nya meninggalkan meja Vira.
Tidak lama arsen duduk di bangku samping Vira seperti biasa, Vira hanya menunduk dan memasang wajah cemberut, Arsen memperhatikan Vira yang sama sekali tidak ceria seperti biasa
"Lo knp?" Tanyak arsen
Vira hanya menggeleng geleng kan kepala
Arsen merasa aneh dengan sikap Vira yang tiba-tiba jadi pendiam.
Skipp
Kringg...kringg...kringg
Bell berbunyi..
Sekarang jam pelajaran olahraga, semua murid berganti pakaian biasanya murid laki-laki di kamar mandi sedangkan perempuan di dalam kelas.
Ntah kenapa Vira merasa tubuh nya tidak enak, dan ngerasa lelah, bahkan untuk berganti pakaian saja ia lemas.
"Kok tiba-tiba kepala gue pusing bgt ya, Badan gue juga lemes" Ucap Vira memegangi kepalanya
Karna waktu untuk berganti pakaian tidak lama dan sebentar lagi jam pelajaran olahraga, Vira Segera mengganti pakaian nya , ia memilih untuk memaksakan dirinya ikut olahraga dibanding tidak mendapatkan nilai (izin 0)
Vira menuruni tangga, badan nya lemas,Kepala nya Pusing serta bibir yang pucat.
"Selamat pagi anak2 hari ini kita awali dengan berlari 10 putaran dulu ya di mulai dari baris 1"
Vira berada di barisan pertama, sedangkan arsen di barisan ke dua.
Vira berlari pelan karna memang badan nya sangat lemas, ia juga punya penyakit lambung.
Di putaran ke 5 Vira sudah tahan kepalanya sangat pusing, dan lemas penyakit lambung nya juga kambuh dan Vira pun ambruk.
Brukkkk...
Vira menjatuhkan dirinya, (pingsan)
Arsen yang melihat Vira pingsan langsung Berlari ke arah Vira dan menggendong nya, entah kenapa ia sangat khawatir
Arsen membawa Vira ke UKS dan lngsung di tangani oleh dokter UKS tersebut.
"Gimana dok keadaan Vira?" Tanya arsen khawatir
"Tenang ya dek, Vira cmn kecapean aja dan penyakit lambung nya kambuh, ini dokter udh siapin obat nya nanti klo Vira udh bangun suruh minum ya obat nya" Perintah dokter tersebut
Arsen hanya mengganguk yang berarti (mengiyakan).
"Yaudah dokter tinggal dulu ya, jangan lupa ucapan dokter tadi"
dokter itu keluar meninggalkan Arsen dan vira
Arsen duduk di samping ranjang Vira, menunggunya bangun.
"Vira cantik yah walaupun lagi cantik gini" ujar arsen dalam hati
__ADS_1
Vira menggerakkan jari nya dan perlahan membuka mata, ia melihat di samping ranjang nya ada arsen yang sedang menunggu.
"Eh sen"
"Lo kalo sakit ga usah maksain ikut olahraga, kenapa ga ijin aja kan bisa klo semisal nya Lo knp² lebih parah dri pingsan siapa yg repot?" ucapan arsen yg membuat Vira tersentuh
Vira tersenyum, Baru kali ini mendapat perhatian bahkan di khawatir in seseorang.
"Gpp sih klo gue ga ikut pelajaran olahraga nanti nilai gue 0" Ucap Vira masih dengan senyuman nya
Vira tidak bisa menyembunyikan rasa Senangnya itu.
"Lo lg sakit mlh senyum" ucap arsen ketus
"Ya gpp si,Biar gue tambah cantik aja"
"Hmm, dah ni Lo disuruh minum sama dokter" Arsen memberikan obat yang tadi dibilang dokter
"thanks btw, ambil minum tu" Vira melirik gelas yang berada di dekat arsen
Arsen menekuk mukanya, dan mengambilkan Vira minum
"Hehehe thanks dah ngerepotin" Tawa kecil vira
"Dah gue mau ke kelas" Ucap arsen
"Ehhh sen, Lo tega banget apa ninggalin cewek sendirian kek gini, kita kan satu kelas satu meja lagi, bantuin kek" Minta Vira
"Lo di kasih ati malah minta jantung" Ucap arsen kesal
"Kan Lo udh gue bantuin kmrn tu" Vira mengingatkan tentang jasa nya mencatat untuk Arsen
"Kan udh gue bayar njir"
"Jadi Lo gamau bantuin gue? em oky gih sana" Vira mengusir arsen
Arsen meninggalkan Vira sendiri..
"Aduhhhh aduhhhhhh" Teriak Vira menghentikan langkah arsen
"Np sih Lo njir" Teriak arsen
"Gpp lah cmn sakit perut"
Arsen masuk kembali ke ruang UKS tersebut ia menatap Vira dan menggendong nya, Vira memegang pundak arsen dan senyum.
"Padahl gue ga minta gendong tapi di gendong Mayan lah njir hehehe, kek nya gue udh jatuh cinta bgt sama arsen" Ujar Vira dalam hati, menggigit bibir nya, Perasaan nya kini benar2 bahagia
Semua siswa siswi di sekolah tersebut melihat Hal romantis itu, Ada beberapa yang iri dan kesal (kebanyakan cewek), dan ada beberapa siswa yang senang.
Murid di sekolah itu, penasaran apa hubungan Arsen dan Vira apakah mereka pacaran atau sebatas teman?, mereka mengabadikan momen romantis tersebut dan menyebar luaskan, hal itu membuat kegaduhan.
[Bersambung!]....
Jangan lupa follow,like, coment and vote ya..
maaf klo banyak kalimat yg salah atau banyak typo
author up cerita sehari 1 eps ya
thank you 💗
__ADS_1