SAVIRA

SAVIRA
29.Khawatir


__ADS_3

2 jam berlalu...


kini dokter yang menangani vira sudah keluar, Arsen yang sedari tadi Sudah menunggu langsung menghampiri dokter dan menanyakan keadaan vira.


"Gimana dok keadaan Vira?"


"Vira baik-baik saja sudah saya tangani, cuman tadi ada beberapa luka yg perlu di jahit, tapi untung nya luka nya tidak terlalu lebar, jadi ga perlu di jait banyak"


"Oh gtu, trus Vira sudah BLH di jenguk blm dok?"


"BLH saja, hanya Vira masih tertidur karna obat bius yang tadi di berikan.. kamu tunggu saja sebentar lagi juga dia bakal bangun" ucap dokter sambil melihat waktu


"ouh oky"


"Yaudah saya permisi dulu yah"


dokter tersebut meninggalkan arsen, menuju ruangan lain.


Arsen masuk ke dalam ruangan Vira, terlihat Vira yang tidak berdaya berbaring di ranjang dengan kepala di perban, hati arsen Ter iris melihat keadaan vira... ia sangat menyesal tidak bisa melindungi Vira.


arsen mendekat ke ranjang Vira mengelus kepala Vira dengan lembut, dan mengecup kening Vira, arsen duduk di samping ranjang Vira dan menunggu nya sampai Vira tersadar.


Tidak lama, jari-jari Vira mulai menunjukkan gerakan, arsen yang merasakan gerakan tersebut melihat ke arah Vira menunggu Vira membuka matanya.


dikit demi sedikit Vira sudah mulai membuka matanya, ia melihat sekeliling dan melihat Arsen yang sudah ada di depan nya.


"Sen Lo ga kenapa-kenapa kan?" Tanya Vira yang masih saja mengkhawatirkan orang lain bukan mengkhawatirkan dirinya sendiri


"Gue gpp, Lo tuh yang ga baik-baik aja, liat kepala Lo tu sampe di perban bhkan di jait"


"Diii-iii jait? serius?" Tanya Vira kaget


"Serius, di jait cmn katanya ga dijait banyak cmn bbrp jaitan doang"


"Oh gtu, pantes sakit kepala gue, btw Dita gmn?"


"Dh gue laporin ke polisi maybe dah di penjara dia"


"Penjara? kenapa Lo masukin penjara dia kan masih sklh, kasian lah ortu nya kasian masa depan nya"


"Lo knp sih masih mikirin kehidupan Dita, dia udh nyelakain Lo vir..." Ucap arsen dengan nada kesal


"Ya tapi kan , dia gtu ke gue juga karna kesel karna gue ma Lo pacaran"


"Dah lupain, Lo mau mkn ga?gue cariin mknan"


"Eumm gue laper" Ucap Vira sambil memegang perut nya


"Eh ya btw sen, handphone gue mana?"


"di laci samping ranjang Lo, masa barang sebesar itu ga liat" Arsen menunjuk letak handphone tersebut


"Gue beliin Lo mkn dulu, ntr baru ceritain gue awal kejadian nya, inget Jan kmn-mn tanpa gue" Arsen mengingatkan Vira dan pergi keluar meninggalkan vira sendiri.


"Cih Iyah-iyah bawel"


Vira bangun dari ranjang nya dan mengambil handphone di laci tersebut, kemudian ia duduk di ranjang dan menghubungi guru serta kedua sahabatnya.

__ADS_1


"Gue tlpn pak Gilang dulu kali ya, klo misal nya gue ga bilangin ntar gue di anggep bolos lagi trus ga dpt nilai di pelajaran dia" pikir Vira


(Vira menghubungi nomor pak Gilang)


KRINGGG... KRINGGG


Bunyi handphone berdering.


"Halo, Vira?" Ucap pak Gilang dari tlpn tersebut


"Iyah pak, Vira ijin hari ini ga sekolah dulu soalnya lagi ada masalah, skrg Vira lagi di rawat di rumah sakit"


"Ouh gtu yaudah klo emng kayak gtu gpp, btw kamu tau ga arsen kmn? soalnya tadi pas lagi pelajaran dia kek kesel trus gebrak meja abis itu keluar tanpa ijin ke bapak"


"Oh gtu ya pak, nanti coba saya hubungi dulu, besok klo Vira udh masuk bakal Vira jelasin masalah hari ini"


"Yaudah, cepet sembuh ya vir, besok bapak tunggu di sekolh, bapak matiin dulu yaa"


"Iyah pak terima kasih"


Tuutttt....tuuuttt...tuuutttt


(Bunyi telpon terputus..)


"Sekarang gue hubungin Dinda sama Ratna kali yaa, tapi karna sekarang jam pelajaran klo gue tlpn pasti ke ganggu mending chat grup aja deh"


...chat...


Vira : Ratna, dindaa gue di rumah sakit, tadi Dita ngelakuin sesuatu ke gue.


Vira : Klo kalian mau jenguk gue bilang ya jangan lupa bawa makanan yg banyak


"Udah 5 menit gue nunggu, mereka blm bales juga...mungkin mereka masih belajar kali yaa yaudalah biarin aja" Pikir Vira


ia menaruh handphone nya di laci meja dan merebahkan dirinya di ranjang.


tidak lama kemudian arsen masuk ke dalam ruangan Vira tanpa mengetuk pintu


"Vir Lo tidur?" tanya arsen pelan


Vira membuka mata dan menatap arsen serta makanan yg ia bawa.


"Ga kok gue ga tidur cmn capek jadi meremim mata gtu"


"Emm itu makanan buat gue kan?"


"Iyah kok, nih Lo makan" Arsen menyodorkan makanan ke Vira


"Emmmm asikkkk, pas bgt gue drtd nunggu Lo udh kelaperan nih, btw minuman es nya mana?"


"Air putih"


"Cih, ga enak air putih tapi yasudahlah yg penting ga makan makanan rumah sakit yg ga enak"


Vira membuka bungkusan makanan tersebut.


"Hahhhh kok Lo beliin gue bubur polos sih?, ga ada yg lain apa ga mood makan gue" gerutu Vira dan menekuk wajahnya

__ADS_1


"Kn Lo lagi sakit, yg pntg makan drpd ga mkn ntr Lo mati"


"Ya tapi kan ini bubur polos ga ada ayam nya kacang nya, kecap nya, kuah kuning nya, bawang goreng nya, mana enakkkk udh minum nya air putih"


"Makan!"


"Arsennn tapi kan masa gini doang ya ga enak lah, beliin yg lain gtu yaaa plisss kata sayang ma gue suka gtu ma gue" Vira mencoba membujuk arsen dengan wajah imut nya


"Gue syg ma Lo mknya biar Lo ga sakit gue beliin Lo bubur, lagian orang sakit mknya gtu gaush pecicilan"


"untung aja Lo pcr gue, klo ga udh gue lempar Lo ke sungai amazon" ucap Vira dalam hati


"Napa Lo natap gue gtu? mau gue tatap balik?"


"Ngga, siapa juga yang mau natap Lo, gue aja mau makan"


"Btw tadi pak Gilang nanyain Lo, mending Lo balik ke sekolah sekarang"


"Trus yg jagain Lo sp?" arsen menatap wajah Vira


"Yaa elah Sans gue bisa sendiri, lagian disini kan banyak orang ada dokter, suster, dll"


"Oh i know"


arsen mengeluarkan handphone nya dan menelpon seseorang


"Suruh bbrp bodyguard ke rumah sakit ntar gue kirim alamat rumah sakit nya beserta ruang nya" Ucap arsen


"Siapp 10 orang bodyguard udh gue suruh ke rumah sakit"


"Good"


Arsen mematikan handphone nya dan menaruh nya di saku kemudia melihat Vira yg mulutnya menganga lebar dan sama sekali tidak berkedip


Vira yang mendengar percakapan mereka tercengang, bisa-bisa nya arsen ngirim bodyguard ke rumah sakit cuman untuk jagain Vira.


"Sen Lo ga salah? gue ga butuh gtu gtuan"


"Lo butuh, ntar klo knp² gmn, ga ada penolakan pokoknya" Ucap arsen tegas


"Huh Iyah-iyah"


"Yaudh gue ke sklh, ntr paling bntr lagi mrk sampe, klo Lo butuh apa² bilang aja sama mereka"


Byeeee dulu


arsen keluar dari ruangan vira


"Huaaaaaa kenapa harus gini sih berasa jadi ratu di kerajaan pake bodyguard segala" Vira mengacak-acak rambut nya


[Bersambung!]....


Jangan lupa follow,like, coment and vote ya..


maaf klo banyak kalimat yg salah atau banyak typo


author up cerita sehari 1 eps ya

__ADS_1


And sorry baru up skrg karna tadi pagi author banyak tugas


thank you💗


__ADS_2