
Uhuk..uhuk..
Uhukk...Uhukkk
(Vira yang sedari tadi batuk-batuk dan menggigil kedinginan)
Arsen Mengendarakan mobil nya dengan laju yang tinggi supaya lebih cepat sampai, sesekali ia mengecek suhu tubuh Vira yg makin lama makin panas.
Bibir Vira pun yang tadi nya merah,kini sudah mulai memudar dan menjadi pucat
"Senn" Vira memanggil arsen dengan suara yg lesu
"Iyah apaa Vira, Lo tahan sedikit yah bntr lagi kita sampe"
"Mau minum..."
"Hmmm...."
Ucapan Vira membuat arsen terdiam dan bergegas mencari supermarket terdekat.
"Trus mau apalagi?" Arsen bertanya dengan lembut kepada Vira
"Mau Chiki pedes nya 5 apa aja bebas, sama es krim"
Bisa-bisa nya Disaat tubuh nya sedang sakit Vira Malah meminta makanan yg tidak jelas.
"Viraa, Lo kan lagi sakit kenapa makan nya kek gtuan sih" ucap arsen dengan sedikit bentakan
"Ya tapi Vira mau itu, Vira janji deh klo makan itunya pas udh sembuh"
"Ga ada, di rumah gue banyak ga ush aneh² deh"
"Lo mah pelit bgt males gue"
Vira membalikkan badannya mengarah jendela.
Arsen mengebutkan laju mobil nya, Sesekali ia mencoba berbicara kepada Vira yang sedang uring-uringan itu.
Sesampainya di rumah arsen
pekerja yang bertugas menjaga rumah arsen membuka gerbang nya agar mobil yg arsen kendarakan bisa masuk.
Tugas mereka biasanya hanya membuka gerbang dan menjaga rumah arsen, jadi saat keluarga arsen ingin masuk ke rumah tidak perlu lagi turun untuk membuka atau menutup gerbang tersebut.
Arsen memarkirkan mobil nya di garasi dekat taman, kemudian ia membuka pintu mobil tersebut dan menggendong Vira masuk ke dalam rumah nya.
Asisten dan pelayan arsen menyambut arsen dan menanyakan apa yg arsen perlukan.
Arsen menyuruh beberapa pelayan nya untuk menyiapkan baju serta Air hangat untuk mandi, pelayan yg lain ditugaskan untuk memasak makanan.
Arsen merebahkan Vira di kamar nya yg luas, Ia menyuruh beberapa pelayan nya untuk masuk dan menggantikan Vira baju.
Setelah selesai, arsen masuk ke dalam dan memeriksa suhu Vira yg sudah agak reda.
"Sen-Sen..Hauss" bisik Vira
Arsen mengambilkan air putih ke Savira.
"Makasih, btw gue di rumah Lo ya?"
"Hmm"
"Kenapa Lo ga bawa gue ke kost aja gue gamau ngerepotin Lo" Ucap Vira dengan nada pelan
__ADS_1
Arsen mendekat kan wajah nya ke Vira dan menatap nya.
"Lo pacar gue, jadi klo Lo sakit gue harus urus Lo"
"Ahh Iya" Vira menyingkirkan wajah arsen, karna jantung nya terus berdebar kencang.
"Laperrr"
"Tunggu aja tdi pelayan gue dh gw suruh"
"Hmmm Oky"
"Lo mau mkn disini atau di meja mkn bwh?"
"Meja mkn bawah aja lagian ga sopan klo makan di kasur, Oh ya Tas gue dmn?"
"Tas?Idk maybe di mobil.. emng knp?"
"Hahh gue gabut mau main hp"
"Oh yaudh Lo main hp gue aja" Arsen mengeluarkan handphone nya dan memberikan nya kepada Vira
"Lo serius?"
"Serius, Main aja"
Vira mengambil handphone arsen dan menyalakan Handphone namun tidak juga menyala
"Kok mati sih?"
"Oh iyh batre nya abis" Ucap arsen tanpa merasa bersalah
"Ishhh Lo ye klo batre abis kenapa di kasih ke gue sih jadi badmood kan" Gerutu Vira
"Yaudah Iyah"
Vira turun dari ranjang milik arsen dan turun, di dalam hati nya Vira terus saja mengoceh dan bergerutu karna arsen hanya mengikuti nya dari belakang tanpa menggandeng/menuntun Vira.
"Ga peka bgt sih jadi cwok, gue lagi sakit bukan nya di tuntun atau di pegangin malah diem aja" gerutu Vira
Vira menuruni tangga sendiri dan langsung duduk di meja makan panjang yg sudah di sediakan banyak makanan.
Arsen yg baru sampai juga ikut duduk di depan Vira.
Vira Memakan-makanan tersebut dengan ekspresi mayun.
"Lo knp?" Tanya arsen yang masih saja tidak paham
Vira yang kini tambah kesal hanya diam dan mengaduk-aduk makanan dan sesekali mengetuk-ngetuk piring.
arsen terlihat kebingungan dengan sikap Vira sedangkan pelayan dan asisten arsen yang mengintip tertawa melihat mereka berdua.
"Knp si kata laper kok cmn di aduk-aduk?"
"Hm"
Vira bangun dari bangku nya dan meninggalkan meja makan tersebut karna kesal, Arsen yg masih saja tidak paham hanya mengikuti Vira dari belakang.
Vira masuk ke dalam kamar arsen dan mengunci pintu kamar tersebut.
"Gue mau tidur ga ush ganggu!!" ucap Vira dengan nada tinggi
"Tapi ini kamar gue, kamar Lo di sebelah" Jwb arsen di depan pintu kamar tersebut
__ADS_1
Vira Segera membuka pintu nya, dan menatap tajam arsen dan langsung menuju ke kamar sebelah.
Gubrakkkk...
Vira membanting pintu kamar tersebut, ia duduk di dekat jendela dan melihat pemandangan di malam hari.
"Duhhh Vira Lo knp banting pintu kamar rumah orang sih klo rusak emng Lo mampu bayar nya?" ucap Vira baru tersadar.
kemudian ia membuka pintu kamar tersebut dan berjalan ke kamar arsen
Tokkk...tokk..tokkk
Vira mengetuk pintu kamar arsen.
Arsen pun membukakan pintu kamar nya.
"Maaf tadi gue udh lancang Banting pintu kamar sebelah" ucap Vira menyesal
"Gpp, gue tau Lo lagi kesel"
"Btw, nih Chiki yg Lo minta" Arsen memberikan kantong berisi Chiki pedas dan minuman yg ia minta
"knp Lo ngasih gue ini?"
"Gue pikir Lo uring-uringan trs kesel karna gue ga beliin Chiki pedes"
"Ihhhh ga arsen gue bukan kesel karna itu tapi Lo tu Lo...arghhh gtw dah mikir sendiri, Thanks Chiki nya ntar gue makan" Vira meninggalkan arsen dan masuk lagi ke dalam kamar nya.
Vira duduk dan membuka chiki-chiki tersebut
"Ihh masij aja ga peka, Mana ni kamar luas bgt kan gue jadi takut tidur sendiri" gerutu Vira.
"Tapi lumayan sih dapet Chiki sama minuman, ya berarti dia nepatin janji dong bilng klo gue udh sembuh gue bkl di kasih Chiki, ya tapi kan ttp aja dia ga peka masa biarin gue tidur sendirian sih klo tiba-tiba ada setan' gmn"
Tidak lama seseorang mengetuk kamar Vira..
Tokkk....tokkk...tokkk
Vira medekat ke arah pintu dan membuka nya, kini di hadapan Vira sudah ada arsen.
"Mau apa Lo" ucap Vira jutek
"Ngasih tas Lo SM handphone Lo"
"Oh makasih" Vira langsung mengambil tas dan handphone nya dari tangan arsen
saat Vira ingin menutup pintu kamar nya, arsen memanggil Vira
"Vir..."
"Night, love u.. klo Lo takut tidur sendiri Lo ke kamar gue aja" arsen langsung meninggalkan Vira di kamar tersebut.
Vira yang mendengar ucapan arsen seketika hatinya langsung hidup kembali rasanya ia ingin teriak sekencang-kencang nya, saking senang nya ia Meloncat-loncat di atas Ranjang yg empuk itu
[Bersambung!]....
Jangan lupa follow,like, coment and vote ya..
maaf klo banyak kalimat yg salah atau banyak typo
author up cerita sehari 1 eps ya
And sorry baru up skrg karna tadi pagi author banyak tugas
__ADS_1
thank you💗