SAVIRA

SAVIRA
22.Taman bermain


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 19.00 Wib


Arsen membawa Vira menuju taman bermain, Vira melihat lihat lalu lalang motor, gedung-gedung yg tinggi langit yang penuh bintang, rasanya malam ini bukan seperti malam yang biasa.


Mereka sampai di taman bermain yang begitu ramai dengan orang, ada yang lagi bermain bersama keluarga, pacar bhkan anak².


Vira dan arsen memasuki taman bermain itu, tidak lupa mereka juga membeli tiket.


"Sen kita mau main apa?"


"Rumah hantu aja"


"anjrt kok rumah hantu si ga ada romantis2 nya, yang ada gue kejang-kejang liat setan nya" Oceh Vira dalem hati.


"ga ada yang lain apa sen?"


"Terserah si, tapi gue pen nyba rumah hantu"


"Yaudah deh klo Lo mau nyoba, gue ikut aja" Ucap Vira rada kecewa.


"Lo knp?"


"Gpp si, yaudah ayok kata mau cb"


"Emm"


Arsen menggandeng tangan Vira dan berjalan ke wahana rumah hantu.


Vira hanya menatap arsen yg sedang menggandeng tangan nya, seseorang yang ia sukai kini menjadi pacar pertama nya.


Mereka memasuki rumah hantu tersebut, Vira yang kini mulai ketakutan karna hantu² tersebut terus memeluk arsen sedangkan arsen hanya, berekspresi datar


"Lo knp si?"


"Gpp sih cmn disini gelap, serem banyak hantu nya"


Vira terus memegang tangan arsen bahkan skrg lebih erat


"Lebay Lo, mereka kan manusia nih ya KLO ada hantu Lo gebug aja pake tas" Usul arsen agak sesat.


"Em Bner si jadi nanti klo ada setan' gue gebug, tendang, tonjok ye"


Mereka terus berjalan sampai tiba-tiba ada setan' yg mengikuti arsen dan Vira dari belakang


Buggggg...Buggggg


Vira langsung menonjok dan menendang setan yg ga bersalah itu


"Beres sip tamat riwayat Lo setan" ucap Vira puas


"Anj nih cewek nurut aja apa kata gue"


"Dah Yo jalan lagi"


"Anjr nasib amat gue jadi setan, pensiun aja lah njir"


Mereka pun terus berjalan, setiap ada setan' yg nganggetin mereka atau pun mengikuti dari belakang,langsung di hajar oleh Vira.


Buggggg.....Buggggg


Buggggg.....Buggggg


Vira terus menghajar setan-setan tersebut sampai² mereka yg berpura-pura menjadi setan dan di pukuli oleh Vira langsung keluar dan meminta untuk resign.


"Hebat Lo" arsen memuji Vira takjub


"Jelas lah siapa suruh mereka nakutin gue, lagian ya gue wujud in tuh keinginan mereka jdi setan bnrn"

__ADS_1


"Hmm, trus skrg mau kmn?"


"Makan permen kapas aja"


"Permen kapan tu apa? kapas di makan gtu?"


"Anjrt pacar gue katro bat, masa permen kapas aja gtw sih"


"Ya gmn ya intinya dia rasanya manis enak deh"


"Gue ga sk manis, Lo aja yg mkn"


"Emmm udh coba aja duluuuuuu"


Vira menarik tangan arsen untuk membeli permen kapas.


"Nih coba lo makan dikit"


Vira mengambil sedikit permen kapas dan menyuapi arsen


Arsen membuka mulutnya, dan memakan permen kapas itu, ya memang manis tapi jauh lebih manis saat melihat senyum Vira.


"Ga manis"


"Hah kok ga manis barusan gue makan manis kok"


"Emng ga manis permen kapas nya, but karna liat senyum Lo jadi tambah manis"


"Plissss kok Arsen makin so sweet sih salting gue njir"


"Anjrt bisa aja Lo sen" ucap Vira dengan malu²


"Bisa lah kn Lo pacar gue"


Lagi-lagi arsen membuat Vira salting dan malu.


Vira menunjuk arah roller coaster yg sedang meluncur


"Dah mlm, ga blh bahaya"


"Arsennn plisss lahhhh, BLH in yaaa"


"Ga dh MLM yang lain aja, btw Lo ga laper apa?"


"Laper sih yaudah deh, gmn klo makan pecel lele aja"


"Hah pecel lele tuh apa?"


"Lah njir emng Lo blm pernah makan pecel lele atau pecel ayam tu?"


"Ga pernah, baru tau skrg"


Yaudah makanya anterin gue ke tempat pecel lele ntar Lo tau.


Mereka pergi meninggalkan taman bermain itu dan menuju tempat pecel lele


Hari semakin larut malam, sehingga Angin semakin Berhembus kencang dan dingin


"Hufftt dingin banget si" Vira menghangatkan badanya dengan tangan nya sendiri


"Lo kedinginan?"


"hemm Iyah si"


"Lagian Lo klo mau pergi pake yg tebel apalgi mlm² gini"


"Ya kan gue pikir Lo mau ngajak gue beli buku lagi mknya gue cmn pake kaos biasa"

__ADS_1


Arsen menepikan motor nya, kemudia ia turun dari motor dan melepaskan jaket yg ia pakai dan di berikan ke Vira supaya tidak merasa dingin.


"Pake aja biar Lo ga dingin"


"Hemm makasi"


Mereka pun melanjutkan perjalanan nya.


****Skippp****


Sesampainya di pecel lele


"Lo mau pecel lele atau ayam?, nasi nya nasi biasa atau nasi uduk?"


"Gue ga phm, gue sama aja kek Lo deh"


Vira memesan pecel ayam dan pecel lele tersebut, kemudia duduk lesehan bersama Arsen


"Vir kok duduk nya gini sih, emng ga kotor apa?"


"Ga lah, justru makan kek gini tuh lebih nikmat di banding di restoran tu"


10 menit kemudian...


pesanan mereka pun tiba, penjual tersebut menyajikan makanan di atas meja..


ada pecel lele, dan ayam bakar serta tempe dan tahu.


"Emmm wangii nya uenakkk bangettt" ucap Vira yg tidak sabar ingin menyantap nya.


Vira mencuci tangan nya di kobokan yang telah di sediakan, sedangkan arsen hanya diam melihat Vira makan.


"Knp Lo ga makan? enak loh cobain dulu, tapi ntar Lo cuci tangan dulu di situ"


"Ga salah cuci tangan nya di situ?"


"Ga lah, udh sini deh gue bantuin"


Vira menarik tangan arsen dan mencuci kan tangan nya.


"Udh Lo makan gih, enak loh"


"Ini ga ada sendok nya?"


"Astaga arsen Lo blm pernah makan kek gini ya" Vira tertawa kecil dan menggeleng geleng kan kepala


"Makan nya tuh pake tangan kek gini" Vira mencontohkan


"Klo Lo ga paham jg gue suapin deh" Vira menyuapi arsen makan.


"Enak di suapin Vira drpd makan di restoran sendiri" ucap arsen dalm hati


"Enak kan"


Arsen mengangguk dan meneruskan makan nya, walaupun arsen terlihat dingin atau cuek, tapi ternyata ia mempunyai sifat manja.


[Bersambung!]....


Jangan lupa follow,like, coment and vote ya..


maaf klo banyak kalimat yg salah atau banyak typo


author up cerita sehari 1 eps ya


And sorry baru up skrg karna tadi pagi author banyak tugas


thank you💗

__ADS_1


__ADS_2