SAVIRA

SAVIRA
36. Jalan-jalan (#2)


__ADS_3

Vira dan arsen duduk di bangku dekat permainan tersebut, mereka terlihat kelelahan setelah bersenang-senang.


"Sekarang mau kemana lagi?" Tanya arsen


"Main ice skating yok, gue pen nyoba ma Lo" Ajak Vira semangat


"Boleh aja sih, Tapi emng Lo bisa main ice skating?"


"Ga samsek, ya tapi kan ada Lo klo semisal gue jatoh ntar di tolongin ma Lo, di ajarin kan gtu"


"Iyahh bawel, arsen bakal slalu ada kok buat Vira" arsen mengacak-acak rambut Vira kemudia mengecup kening nya


Cuppp...


deg..deg..deg..deg


(jantung Vira berdegup cepat, walaupun ini bukan yg pertama kali nya.. tapi tetap saja Vira merasa aneh dan gugup saat dikecup arsen)


"Lo ye main kecup sembarangan, eh atau jangan-jangan Lo sering kecup cewek ye? ngaku ga, jujur !!!"


"Apa ceh viraa, gue ga pernah kecup cewek selain Lo kok ada sih, tapi masih kecil" Arsen menunjukkan seberapa kecilnya menggunakan jari


"Kirain, yaudah ayok jadi ga.. tadi kata mau main ituuu" Vira sudah tidak sabaran


"Ngerengek nya kayak anak kecil deh" Ucap arsen dengan senyuman kecil nya


"Udh ah lama Lo" Vira menarik arsen menuju ice skating tersebut


Selama perjalanan arsen hanya tersenyum sedangkan Vira terus menggandeng tangan arsen


Sesampainya di tempat ice skating, arsen membayar tiket masuk dll.


Mereka pun bermain, arsen terlihat sangat lihai, dan bersenang-senang sedangkan Vira hanya berdiri di pinggiran karna takut.


"Jangan diem disitu doang, tadi seneng pengen kesini, kenapa sekarang manyun?"


"Takutttt" Ucap Vira


Arsen pun mendekatkan Vira dengan jarak 2 meter.


"Ayok Lo jalan pelan-pelan ke arah gue nanti gue tangkap" Perintah arsen


"Tapi gue ga bakal jatuh kan?"


"Nggak dong kan ada gue, ntar gue bakal tangkep Lo kok"


Vira mengangguk, ia sedikit demi sedikit menggerakkan sepatunya, Vira kehilangan kendali kini ia meluncur dengan lumayan cepat ke arah arsen, Namun dengan sigap arsen menangkap Vira dan memeluk nya dengan erat.


Depp..


"Nah kan gue bisa nangkep Lo" Ucap arsen


"Tapi Vira takut banget sen tadi tuh kenceng klo misal nya kebablasan trus nabrak tembok trus berdarah, and meninggoy gimana?" Ucap Vira melenceng kemana-mana


"Cih mikir nya aneh-aneh lagian mana ada gtu paling benjol, encok doang"


"Ya Sama aja kan sakit, gue gamau tuh"


"Udah bawel Lo" Arsen menggandeng tangan Vira, untuk meluncur bersama.


Arsen memegang kedua tangan Vira agar Vira dapat menyeimbangkan tubuhnya.


"Sen" panggil Vira di tengah-tengah.


"Apa?"


"Itu ada mainan yg duduk terus sama Lo di dorong, gue mau biar ga capek-capek belajar gtu"

__ADS_1


"Nggak mau" Arsen menolak mentah-mentah


"Arsennnn ayoklah masa Lo jahat banget sih sama gue tega banget ayok pokok nyaaa, ga boleh nolak klo nolak gue pergi dari sini" rengek Vira


"Hadehh terpaksa" arsen pun mengambil mainan tersebut.


Setelah di ambil, Vira duduk di atas mainan itu kemudian di dorong oleh arsen, Vira mengangkat kedua tangan nyaa sambil tertawa riang


"Aaaaaaaaaa enak banget dorong yg kenceng sen lagiii teruss" teriak viraa bersemangat


arsen yang tadinya menolak kini ikut senang karna bisa melihat Vira tertawa lepas seperti ini


"Lagi nih yang kenceng? jangan nyesel tapi ya"


"Heem, yg kenceng pokok nya"


Arsen pun mendorong Vira dengan cepat dan kencang apalgi arsen lihai dalam bermain ice skating.


Mereka berputar-putar mengitari tempat ice skating yg sangat luass.


Vira terlihat masih bersemangat dan ingin berputar-putar lagi, namun arsen yang dari tadi mendorong Vira sudah mulai kecapean, tapi ia tidak mau membuat pacar nya itu sedih, jadi arsen meneruskan nya sampai Vira bosen..


ya walaupun mustahil klo Vira bakal bosen..


"Enak banget tau senn di dorong gini Hahaha" Ucap Vira dengan tertawa


"iyeh Lo enak tinggal duduk trus di dorong lah gue dari tadi ngedorong capek" keluh arsen


"Eh yaudah gue juga udh puas main disini, kita makan yok laper"


"Emm boleh"


Kemudian arsen membangunkan Vira, dan menggandeng nya agar tidak jatuh, mereka mengganti sepatu nya dan berjalan keluar mancari restoran enak.


Namun di tengah perjalanan mereka, Vira melihat tempat foto box, ia ingin sekali berfoto berdua dengan Arsen.


"Mau ngapain, foto? kan pake hp bisa"


"Ihh ga mau itu udh biasa, ayoklah sen sekaliiii aja eh nggak 3 kaliii ajaaa" Bujuk Vira sambil menunjukkan wajah belas kasihan.


"Hadehh Iyah dah, tapi senyum dulu biar keliatan manis"


Mereka berdua pun masuk ke dalam foto box dan berfoto


"Ayokk sen senyumm" Paksa Vira.


arsen pun tersenyum terpaksa.


"Nah sekarang gaya nya bentuk love ntar Lo ikutin gue yaaa"


1...2...3..cekrekk.


"Lagi-lagi" ucap Vira yang bner-bner bersemangat


"Tapi tunjukin gaya imut Yee" lanjut Vira


Vira pun mencubit kedua pipi arsen dengan gemas


1...2..3..Cekrekk


Setelah selesai Vira mencetak foto mereka dan memberi arsen beberapa foto untuk di simpan.


"Simpen baik-baik yaaa jangan sampai hilang"


"Iyah kok gue simpen, yaudh gue laper Jan liat-liat yg lain loh"


"Emm iyahh deh iyahhh"

__ADS_1


"Lo kan gtu klo liat apa aja mau, ntar ada makanan enak mau, es cream mau, kue, mau" ucap arsen dengan wajah datar


"Serem banget wajah arsen, Perasaan tadi senyum terus" was-was Vira dalam hati


Arsen pun berjalan sambil menggandeng Vira, namun karna perintah arsen tadi, Vira menutup matanya menggunakan tangan kiri, arsen yang melihat kelakuan Vira tertawa kecil dalam hati.


ia pun membiarkan Vira seperti itu agar tidak bisa melihat cowok-cowok cakep lain.


Sesampainya di restoran arsen menuntun Vira sampai ke tempat duduk nya.


"Udah sampe?" Tanya Vira masih memejamkan mata nya


"Udh kok, Buka aja mata Lo, lagian gue ga minta Lo buat gtu"


"Nggak deh gue liat wajah Lo serem, berarti Lo lagi serius mknya gue gtu"


"Yaudah Lo pesen gih mau makan apa" arsen memberi buku makanan restoran tersebut.


"mau kue red Velvet , sama jus strawberry sama kentang nya satu" Bisik Vira


"Udh itu aja? kata laper gamau makan nasi aap?" tanya arsen tidak yakin, karna memang menu di restoran tersebut mahal.


"Iyah itu kan udh ada kentang ma kue, udh itu ajaa, trus klo Lo apa? Tanya Vira penasaran


"Steak"


"Wihh steak, kan mahal bet ga enak gue klo minta steak juga" Pikir Vira dalam hati


"Ouh yaudah pesen ajaa, gue cukup kue aja kok"


Arsen pun memanggil pelayan restoran tersebut dan membuat pesanan.


Mereka menunggu pesanan, yang tadi di pesan, mereka berdua sama sekali tidak berbincang membuat suasana menjadi canggung, Vira yang sudah kehabisan topik memutuskan untuk bermain handphone begitupun dengan Arsen.


Setelah beberapa menit menunggu, pelayan restoran tersebut datang membawa makanan dan menata rapih di meja.


Arsen memberi steak pesanan nya ke Vira.


"Ha kenapa sen... bukan nya itu pesanan Lo?" tanya vira bingung


"Makan berdua" Ucap arsen


Vira pun kaget mendengar ucapan arsen jadi ia makan satu piring berdua.


"Ouh yaudah gpp"


"Sendok nya cuman satu jadi Lo suapin gue" ucap arsen dengan manjaa


"Hah suapin ga salah Lo?" Tanya Vira masih tidak percaya..


"Hmm Aaaaa" Arsen membuka mulut nya dan menyuruh Vira untuk menyuapi nya.


Vira pun menyuapi arsen dengan senang hati, begitupun dengan Vira yang juga makan steak dengan alat makan yg sama


Mereka berdua menghabiskan makanan bersama.


[Bersambung!]....


Jangan lupa follow,like, coment and vote ya..


maaf klo banyak kalimat yg salah atau banyak typo


author up cerita sehari 1 eps ya


And sorry baru up skrg karna tadi Malam author banyak tugas


thanks you, see you next episode 💗

__ADS_1


__ADS_2