SAVIRA

SAVIRA
28.Penculikan


__ADS_3

Keesokan harinya...


Vira terbangun dari tidurnya, ia menyadari bahwa kini ia sedang berada di rumah arsen.


"Ohhh ya gue kan di rumah arsen semalem, tapi sumpah sih kamar nya nyaman bgt"


"Ya tapi ga enak juga kan klo gue disini lama-lama mending gue pergi dari rumah ini diem-diem deh"


Vira segera cepat-cepat bergegas untuk keluar dari rumah tersebut,


namun saat Vira ingin keluar seseorang yang tak lain itu adalah arsen yang segera menarik tangan Vira sehingga tubuh Vira jatuh di dada bidang arsen


"Brukkkkk..."


Vira menatap arsen, ia begitu terpesona dengan ketampanan nya, di dalam pikiran nya vira memikirkan banyak hal aneh-aneh namun ia segera menyadarkan dirinya.


"Astaga Vira Lo Mikir apaan sih, aneh-aneh aja emm tapi dada nya arsen bidang dan kekar bgt ya pasti ada roti sobek di perut nya" Ucap Vira dalam hatinya


Vira Melepaskan genggaman tangan arsen dan menjauh dari dada bidang milik arsen tersebut.


"Ehhh sen kok Lo bisa ada disini bukan nya biasanya Lo masih tidur?"


"Sotoy, gue dah bangun dari tadi, trus gue ngeliat Lo ngendap-ngendap pengen keluar, yaudh gue tarik"


"Lagian knp Lo mau keluar tanpa sepengetahuan gue?" Tanya arsen dengan menaikan salah satu alis nya


"Emm ya gpp sih, pengen aja gtu hahaha" Vira tertawa sambil menggaruk-garuk kepalanya


"padahal gue masih malu soal kemarin banting pintu kamar Lo padahal ga ada hak" Ucap Vira dlm hati


"Oh"


"Lo ganti seragam sekolah, kita berangkat bareng"


"Eh-ehhhhhh"


"GA ADA PENOLAKAN!" Ucap arsen dengan tatapan tajam


Vira terpaksa menuruti perkataan arsen karna kalau tidak bisa-bisa arsen bakal mengamuk.


Bahkan Vira membayangkan bagaimana seramnya saat arsen mengamuk nanti , mungkin saja tubuh Vira bakal tidak berbentuk lagi.


Vira segera pergi ke kamar nya lagi dan mengganti pakaian tidur nya dengan seragam sekolah nya


Setelah selesai Vira keluar dengan wajah polos nya...


arsen mendekat ke arah Vira dan mencium kening nya.


saat itu perasaan Vira tidak karuan wajah nya memerah seperti habis di sengat lebah.


"Demi apa arsen nyium gue, aaaa pliss ini nyata Kan ga mimpi kan" ucap Vira dlm hati


"Manis juga" pikir arsen


kemudian arsen meraih tangan Vira dan menggandeng Vira keluar dari rumah, untuk berangkat ke sekolah dengan menggunakan mobil mewah nya


Vira dengan Perasaan malu nya masih terdiam mengingat momen arsen mencium kening nya


suasana di mobil itu menjadi canggung sedangkan arsen terus menggenggam tangan vira


di dalam pikiran Vira banyak pertanyaan mengenai sikap arsen yang tiba-tiba menjadi lembut dan manja seperti ini.


"Nih Batu kenapa tiba-tiba jadi manja gini, udh mana di cium tadi sekarang di pegang-pegang" Pikir Vira yang masih dengan wajah malu nya


Sesampainya di sekolah mereka bersikap seolah-olah tidak ada apa-apa, arsen melepaskankan genggaman tangan Vira dan berjalan ke kelas duluan.


"Cih giran di sekolah sikap nya kek ga kenal mana gue di tinggal sendirian, ya tapi emng sih kan ini kemauan gue biar hubungan nya di Rahasia in"


"Ah sudahlah mending gue ngobrol sama Ratna Dinda daripada mikirin arsen Mulu"


Vira menghampiri kedua sahabatnya untuk bergosip.


"Hai Ratnaa, dindaaa" Ucap Vira dengan suasana hati yang senang


"Tumben dateng-dateng udah ceria gini"


"Ya, Itu tadi pagi arsen nyium kening gue" Ucap Vira dengan wajah memerah dan malu


"Cih pamer kemesraan lagi" Ucap Dita melirik kesal


"Dih bilang aja iriiiiii!"


Di pembicaraan mereka bertiga ternyata ada seseorang yang menguping dan mengetahui tentang hubungan Vira dan arsen, orang yang menguping pembicaraan mereka adalah Dita.


Dita Yang baru tahu ternyata Vira berpacaran dengan Arsen, Langsung dipenuhi dengan api amarah, ia kemudian merencanakan hal jahat untuk menyelakai Vira.


Dita menyuruh orang lain untuk mengajak Vira ke suatu tempat.


...Pembicaraan mereka berdua...

__ADS_1


"Lo gue perintahin buat ajak perempuan yang bernama Vira itu ke belakang sekolah"


"Emm gue ga bisa, gue ga mau ngelakuin kejahatan"


"Tenang aja Lo nanti gue kasih 10 juta" Dita menawarkan bayaran yang cukup fantastis


"10 juta? klo itu sih gue bisa aja, tapi nanti gue bilang nya disuruh sama siapa?"


"Lo pikir aja sendiri, intinya bawa Vira ke belakang sekolah sisanya gue yg urus and Lo juga ntar bakal gue kasih 10 juta cash"


"Oke siap laksanakan"


disaat Vira dan kedua sahabatnya sedang asik mengobrol tiba2 seseorang menyuruh Vira ke belakang sekolah


"Lo disuruh ke belakang sekolah sama kepala sekolah"


"Hah kepala sekolah nyruh gue ke belakang sekolah? ngapain?" Vira terlihat kebingungan


"Maybe ada sesuatu hal yang mau di bicarain sama Lo cmn gamau ada yang ganggu" Ujar Ratna


"Bisa jadi sih"


"Heeem yaudah gue ke belakang sekolah dulu ya, byeee"


Suruhan Dita dan vira pun menuju ke belakang sekolah.


sesampainya di belakang sekolah, Vira dan murid laki-laki itu hanya berdua saja


"Lo yakin kepala sekolah nyuru gue kesini?" Vira yang merasa mulai aneh


"Hmm"


Namun tiba-tiba dari belakang Vira seseorang membungkam mulut Vira dengan kain yang sudah ada obat bius sehingga vira lemah dan pingsan.


Vira di bawa ke gudang kecil yang ntah ada dimana, tubuh nya sudah di ikat dengan lilitan tali yang erat


Vira mulai membuka sedikit matanya, rasanya


kepalanya sakit dan pusing, ia melihat di situ sudah ada Dita serta teman-teman lain nya dan murid laki-laki tadi mereka tertawa melihat Vira yang sudah lemah, Dita mendekati Vira dan menarik kerah baju Vira.


"DITA?JADI LO JEBAK GUE?"


"YA EMNG KENAPA?"


"LO KOK BISA SEJAHAT INI SAMA GUE? EMNG GUE NGELAKUIN APA SAMA LO?"


"BARU NYULIK GINI DOANG LO BILANG JAHAT? GUE BISA LEBIH JAHAT DARI INI HAHAHHAHA" Dita tertawa


"PUAS LO PUAS TAMPAR GUE LAGI SINI!" Teriak Vira.


"YA LIAT AJA NANTI, MUNGKIN GUE GA CUMAN NAMPAR LO BISA AJA NYAWA LO GUE AMBIL"


"BTW, MENGENAI ARSEN... GUE UDH TAU KLO MISAL LO BERDUA PACARAN AND GUE MINTA LO BUAT PUTUSIN ARSEN AND JAUHIN KARNA LO TUH GA PANTES BUAT DIA"


"GA GUE GA BAKAL PUTUSIN ARSEN!! WALAUPUN MENURUT LO AND YANG LAIN GUE GA PANTES BUAT DIA TAPI ARSEN NGERASA GUE PANTES BUAT DIRINYA MAKANYA DIA MILIH GUE BUAT JADI PACAR NYA!!"


Dita yang mendengar ucapan Vira Geram dan emosi, ia mengambil tongkat baseball dan memukul Vira menggunakan barang tersebut


"KALO GUE GA BISA DAPETIN ARSEN MAKA LO HARUS MATI!"


"Buggghhhh...."


"Bugghhhhh...."


"Bughhhhhh....."


Vira yang menerima pukulan tersebut mengeluarkan darah dari mulut nya,


"KIRA-KIRA KLO GUE KASIH TAU ARSEN KLO PACAR NYA GUE PUKULIN GIMANA REAKSINYA YAH?"


Dita langsung mengambil handphone dan memotret Vira untuk mengirimkan kepada arsen.


Arsen yang sedang berada di kelas dan mendengarkan pelajaran


tiba-tiba menerima pesan


KRINGGG.... KRINGGG


Arsen diam-diam membuka Ponsel nya dan melihat pesan dari orang yang tak di kenal


08*****: Kalo Lo mau pacar Lo selamat datang ke alamat yang udh gue kirim!


08*****: 📰[share lock], Oh ya Lo juga ga boleh bawa siapa-siapa kesini, and jangan biarin siapapun tau!! klo Lo bawa seseorang kesini , gue bakal bunuh pacar lo


08*****: Lo liat pacar kesayangan Lo udh berlumuran darah, menjijikkan HAHAHAHHA



"SIALLL" Arsen menggertak mejanya membuat seluruh murid serta guru yang ada di kelas tertuju ke arah arsen

__ADS_1


"BAJINGAN, SIAPA YANG BERANI-BERANINYA NYELAKAIN ITU KE VIRA"


Arsen pun segera keluar kelas tanpa menjelaskan atau ijin ke guru yang sedang mengantar.


Sesampainya arsen di gudang tersebut, suruhan Dita sudah memegangi tangan arsen


"OH JADI LO DIT YANG NYELAKAIN VIRA? PERMAINAN LO KOTOR!!" Ucap arsen sambil mencoba melepaskan diri.


"HAHAHAHA, PAHLAWAN NYA VIRA UDH DATENG, LO TENANG AJA GUE GA BAKAL NYELAKAIN LO ASAL LO SETUJU DENGAN KEMAUAN GUE"


"APA YANG LO MAU?"


"GUE MAU LO PUTUS SAMA VIRA!"


"WANITA GILA, LO PIKIR GUE MAU NURUTIN PERKATAAN LO? Cih najis"


Vira yang sudah di penuhi amarah langsung menyuruh bawahan nya memukuli arsen


Arsen yang blm siap langsung terkena beberapa pukulan.


Bugghhhhh....


Bugghhhhh....


Bugghhhhh....


Bugghhhhh..


"Udahhhh stopppp jangan pukul arsen lagiii, stopp plisss hikss... Hikss"


"Arsennnn"


Vira yang melihat Arsen di pukuli hanya bisa teriak dan menangis


Arsen yang sudah terbaring karna menerima beberapa pukulan, ia melihat Vira ketakutan dan menangis.


"Lo tenang aja vir gue ga bakal lemah disini gue bakal nyelamatin Lo"


Arsen tidak pantang menyerah ia berdiri kembali. dan menghajar mereka semua.


satu persatu dari mereka tumbang dan tidak berdaya ,saat arsen meng hajar yang lain nya Dita segera bertindak mengambil kayu besar


"LO MAU APAA DIT?" Vira yang mulai panik dan ketakutan


"APA LAGI? YA BUNUH LO LAH, HAHHAHAHA"


"BUGGHHHHH...."


"VIRAAAAAAAAAA...." Teriak arsen


dengan kencang Dita memukul Vira dengan kayu tersebut, tubuh Vira langsung tumbang, tubuh nya berlumuran darah akibat pukulan tersebut.


arsen yang melihat wanita gila itu memukul pacar nya sampai terluka langsung menyeret Dita dan menamparnya.


Plakkkkkk...


satu tamparan melayang ke pipi Dita


"Berani-beraninya Lo mukul Vira!" ucap arsen yang emosi nya sudah tidak tertahan


"Ya jelas lah berani, siapa suruh dia ngerebut Lo dari gue hahaha"


"WANITA GILA! GUE GA BAKAL LEPASIN LO!"


Arsen mengikat Dita di bangku dengan sangat erat, kemudian menelepon polisi.


"Eh Lo jangan coba-coba buat laporin gue ke polisi!"


"Kenapa jangan? perbuatan Lo itu keterlaluan! Lo jadi cewek bego banget ya!"


arsen membuka tali ikatan Vira dan menggendong tubuh Vira yang sudah berlumuran darah


"Sorry vir gue ga bisa ngelindungin Lo, sampe Lo terluka parah kayak gini" Ucap arsen menyesal


arsen membawa Vira pergi keluar dari gudang tersebut meninggalkan Dita sendiri.


Arsen sudah menelpon polisi jadi tinggal menunggu saja mereka datang dan pelaku-pelaku tersebut bakal di tangkap


ia segera membawa Vira ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan, arsen sangat khawatir terhadap Vira


jadi ia menunggu kabar dari dokter yang menangani vira


[Bersambung!]....


Jangan lupa follow,like, coment and vote ya..


maaf klo banyak kalimat yg salah atau banyak typo


author up cerita sehari 1 eps ya

__ADS_1


And sorry baru up skrg karna tadi pagi author banyak tugas


thank you💗


__ADS_2