
Arsen membawa Vira berlari dari kantin menuju
Kelas, entah apa yang ada di pikiran arsen
Vira hanya mengikuti nya, ia sama sekali tidak memberontak dan berbicara sedikit pun.
Mereka sampai di kelas, langsung menerobos begitu saja tanpa mengetuk pintu, Semua murid dan guru di dalam kelas itu melihat ke arah arsen dan Vira.
"Vira dari mana aja kamu?" Tanya pak Gilang (Wali kelas Vira dan arsen)
"Maaf pak tapi saya mau ngomong juga" Arsen memotong pembicaraan pak Gilang
"Kalian liat kan Cewek yang di samping gue?"
"Iyah liat, Vira kan kenapa emng?" Tanya salah satu murid
"Dia cewek gue"
Jrenggggg....
ucapan arsen membuat tubuh Vira membeku seperti habis di sambar petir.
Semua murid serta guru yang mendengar ucapan arsen Sontak kaget, seorang arsen kini sudah mempunya cewek.
Kelas kini menjadi gaduh, semua membicarakan Vira termasuk Dita yang semakin di penuhi api amarah.
"klo kalian macem2 ke Vira gue jg ga bakal segan-segan buat ngelakuin hal jahat ke kalian termasuk (DITA)" Ucap arsen dengan lantang
Semua murid menoleh ke arah Dita duduk, begitupun dengan dita yang kini ketakutan, setelah mendengar ancaman arsen.
tapi dia tidak akan menyerah begitu saja untuk mendapatkan Arsen kembali dari vira.
"Maksud kamu apa sen?" Pak Budi yang masih tidak paham mksd dari Arsen
"oky, jadi Vira tadi ga masuk ke kelas dan melewatkan pelajaran bapak, karna Vira di kunci di gudang gelap"
"Dan yang ngunci itu Dita" Arsen menatap tajam ke arah Dita.
Arsen menggandeng tangan Vira dan membawa nya ke bangku yang biasa mereka duduki.
"Sen, gue ga phm mksd Lo yang kata gue cewek Lo?" Tanya Vira
"Menurut Lo?"
"Hmmm tmn ya, atau sahabat?"
"Bukan" jawab arsen singkat
Pak Gilang yang sudah mengerti maksud dari arsen, lngsung menghampiri Dita dan menghukum nya.
"Dita Kenapa kamu ngunciin teman kamu sendiri?" ucap pak Gilang dengan nada tinggi
"A-annu pak, maaf pak saya cuman bercanda"
Dita menunduk, karna malu dan takut
"Kamu bilang bercanda? lucu kamu ngunciin di tempat gelap kayak gtu, Bapak gamau tau pokoknya kamu bapak hukum bersihin toilet!!"
"Hah pak bersihin toilet?iuuuuuu jijik pak saya ga suka"
"Atau mau saya bilangin ke papi kamu?"
"Eh jangan pak, Iyah Iyah saya bersihin kamar mandi"
Dita dengan wajah jutek nya keluar meninggalkan kelas.
*****Skippp*****
Pelajaran di mulai, pak Gilang menjelaskan materi, semua murid duduk dan mendengarkan penjelasan dri pak gilang.
"Sen" bisik Vira
"Hm?"
__ADS_1
"Gpp deh, btw makasih tadi Lo udh nolongin gue"
"Lo bodoh bgt sih jadi cewek? Lo klo di gtuin lagi bukanya ngelawan" Arsen mendekat kan wajah nya dan menatap Vira
"E-hhh sen Lo mau ngapain, ini lagi di sekolah, jangan gila deh"
"Gue ga bisa ngelawan, gue takut sen Klo gue lawan bisa-bisa gue di keluarin dari sekolah"
"Ada gue" Ucap arsen dan memalingkan wajahnya ke papan tulis
"Hah apa, gue ga paham sen?"
Arsen kembali menatap Vira, kini tatapan arsen berbeda dengan sebelumnya.
"Nanti pulang sekolah Lo ada waktu ga?"
"kalo hari ini gue lagi ga bisa, gue ada janji sama tmn cwok"
"Tmn cwok, siapa?" tanya arsen dengan ketus
"Kepo Lo ya" Vira tersenyum kecil
Skip...
(di kamar mandi)
"Iuuuuuuu jijik bgt sih uekkkkk" Dita menutup hidung
"Aaaaaa jijik gue, masa harus berisihin kamar mandi, ga ada apa yg lain hukumannya iuuuuuu"
"Gue harus ngapain? masa gue harus nyikatin WC sih jijik bgt nanti tangan gue pada kena kuman"
"Gimana dong klo gue ga ngelakuin, nanti pak Gilang ngadu lagi ke papi ihhhhhhh nyebelin banget sih pada"
KRINGGGG.... KRINGGG
Sekarang menunjukkan pukul 14.56 Wib
Bel pulang sudah berdering, semua siswa bersiap-siap Merapikan buku dan alat tulis mereka.
"Klo kalian mau bercanda atau iseng, jangan terlalu berlebihan apalagi membahayakan tmn kalian, kejadian Vira tadi kalian jadiin pelajaran ya"
"Iyahhhh pak" ucap semua siswa di kelas Vira
"Oke sekian pelajaran bapak hari ini terima kasih" kemudian pak Gilang meninggalkan kelas
"Mau gue anterin ga?" Tanya arsen
"Hmm ga deh ga ush tadi kan gue udh bilang sorry ya, btw gue duluan ya buru-buru byee"
Vira langsung keluar meninggalkan kelas.
Ia berjalan sambil bermain handphone dan mengirim pesan ke jevan.
...Chat...
Vira : Lo udh dimana?
Jevan: gue udh di halte bus yang kmrn Lo turun, emng Lo dmn?
Vira: Arghhh Jevano gue masih di sekolah, tapi dalam perjalanan pulang sih, Lo tunggu aja disitu.
Jevan: Ok
Vira mematikan handphone nya dan segera berlari menuju halte bus ke arah kost nya.
Sesampainya di halte bus itu, ia menunggu bus itu datang,
setelah menunggu sekitar 5 menit bus itu sampai Vira pun langsung naik dan duduk, ga perlu waktu lama untuk sampai, kost Vira dengan sekolah tidak terlalu jauh
10 menit perjalanan Akhirnya Vira sudah sampai di halte itu.
di halte itu sudah ada jevan yang menunggu Vira, bus itu berhenti Vira pun turun dan menghampiri Jevano
__ADS_1
"duh jev sorry lama" nafas Vira terengah-engah karna tadi berlari
"Gapapa, gass kita jalan"
"Lah gue ga ganti baju dulu?"
"Ga ush ganti di sana aja ntar"
Vira mengganguk dan mengikuti Jevano jalan dari belakang.
"Jev Nanti ada sesi wawancara ga?" tanya Vira pelan
"Ada maybe, jangan gugup makan nya"
"Trus gaji nya emng berapa?"
"Klo gaji disitu 1.5 JT perbulan sih, lumayan kan, buat biaya sklh sama makan" Jevan terkekeh
"Emm Iyah siii, Emng ortu Lo kemana si, trus Kakak Lo yang lain?" tanya Vira penasaran
"2 Tahun lalu Pas gue mau pergi ke rumah nenek, mobil gue di tabrak dan kecelakaan Mami gue meninggal di tempat, papi serta KK perempuan ntah kemana, gue waktu itu di tolongin sama warga. sampai sekarang gue blm Nemu papi gue sama KK gue, gue gatau mereka sekarang ada dimana dan keadaan mereka gmn"
"Ohhh gtu yang sabar ya semoga aja Lo bisa ketemu sama papi and KK Lo, Semangat jevan!!!" Vira menyemangati jevan dengan senyuman manis nya
"Jangan Manis-manis senyum Lo" ujar jevan ikut tersenyum
"Btw ini masih Jauh jalan nya?"
"Nggak kok Lo liat kan pertigaan itu?, nah ntar kita belok kana lurus dikit udh sampe" jevan menunjuk jalan tersebut
"Itu mah masih jauh jevan kenapa ga naik taxi aja gtu kek"
"Naik taxi mahal saviraaaa" Ucap jevan sambil mencubit hidung Vira
"Dihhh Lo yaaa udh mulai berani nyubit gue, ntar Lo gue makan baru tau rasa ngaunggggg"
Selama perjalanan ke tempat kerja (cafe) mereka berbincang-bincang dan bercanda.
Mereka sudah sampai di depan cafe tersebut, jevan dan Vira membuka pintu cafe, dan masuk untuk menemui manager cafe itu.
"Misi, ini Vira yang mau ngelamar kerja disini" ucap Jevano
"Hmm boleh juga, btw kamu udh ada pengalaman kerja?" tanya manager cafe tersebut
"Udah Bu, saya sering kerja dimana-mana jdi penjual, trus jadi tukang cuci, pembantu, and pelayan restoran"
"Ouh yaudah, Kamu boleh mulai kerja sekarang untuk soal gaji 1,5 JT perbulan ya, nanti klo ada hal yang gatau kamu tanya jevan aja"
"Serius bu? Aaaa makasih bgt" Vira tersenyum sangat senang
jevan yang melihat Vira tersenyum, pun ikut bahagia dan senang.
"Baik Bu, saya tidak akan mengecewakan ibu, saya bakal kerja dengan giat dan tepat waktu"
"yaudh kamu ganti baju dulu ya, saya tinggal dulu"
Vira segera mengganti baju sekolah nya dengan seragam kerjanya.
"Jevannn gue cantik ga pake seragam ini?" tanya Vira senang
"Cantik kok, Lo pake apa aja juga cantik"
"Jevann makasi ya akhirnya gue bisa kerja, trus dapet gaji nya lumayan gedee"
"Iyah-iyah yaudah kita mulai aja kerjanya kebetulan ada pembeli" jevan tersenyum
[Bersambung!]....
Jangan lupa follow,like, coment and vote ya..
maaf klo banyak kalimat yg salah atau banyak typo
author up cerita sehari 1 eps ya
__ADS_1
thank you 💗