
Awalnya saya ingin menulis buku yang manis, tanpa rasa pahit seperti buku-buku saya sebelumnya. Beberapa tulisan pembuka sudah ditulis dengan baik. Hingga suatu peristiwa -yang tak bisa saya jelaskan- menimpa saya, proses menulis buku ini pun tak dapat saya jalankan sesuai rencana semula. Kesedihan memang bisa datang tak diduga-duga. Akhirnya saya memilih menulis apa saja yang terasa melegakan. Saya membiarkan diri saya menikmati proses pemulihan hati kembali. Saya bahkan tak memikirkan seperti apa jadinya buku yang sedang kamu baca ini pada waktu itu. Bagi saya, saat menulis buku ini adalah terapi menenangkan diri. Penenang untuk seseorang yang pernah sekuat hati memperjuangkan, tetapi dilepas paksa kemudian.
Kamutahurasanyadikhianati? Seseorang yangkamu cintai sepenuh hati hanya menjadikanmu 'pengaman' untuk membuatnya terbang lebih tinggi. Setelah ia tumbuh jauh, kamu pun dijatuhkan tanpa peduli. Kamu dibiarkan terbaring dalam penderitaanmu. Kamu merasa tiba-tiba hilang arah. Rencana-rencana yang
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
__ADS_1
kamu susun menjadi tak tertata lagi. Kamu benar- benar tak tahu harus berbuat apa waktu itu. Kamu ingin marah, benci, sedih, semua seolah tak terkendali -hingga akhirnya kamu menyadari; dia bukan yang terbaik untuk memiliki hatimu.
Pada suatu titik saya pernah berpikir untuk berhenti jatuh cinta. Apalah artinya segala yang saya perjuangkan sepenuh hati, hanya membalas separuh hati. Apalah gunanya harapan yang saya pertahankan, tetapi tak pernah dipertahankan. Namun, hidup selalu punya jalan tempuh sendiri. Semesta selalu paham siapa yang harus dicintai dengan semestinya. Hanya saja semua butuh waktu. Tidak semua orang yang datang ke hidup kita adalah dia yang benar-benar pandai mencinta. Beberapa hanya datang untuk mengajarkan luka. Beberapa lainnya hanya datang untuk meninggalkan seberkas cerita.
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
__ADS_1
kamu saat dipatahhatikan, kamu tetap harus kembali bangkit dan memperjuangkan harapan. Kamu tidak boleh menyerah hanya karena seseorang yang kamu percaya ternyata tak benar-benar indah. Sesakit apa pun perasaanmu saat dilukai; kamu tetap haruS menerima dirimu sendiri.
Pada catatan ini saya ingin menyampaikan; bacalah dengan hati. Maaf, jika beberapa bagian di buku ini saya tulis dengan luapan emosi. Saya hanya manusia, bisa terluka seperti kamu juga. Hidup adalah perjalanan panjang. Langkah-langkah yang kamu ayunkan, akan menuntunmu menemukan kembali jalan pulang; ditemukan kembali oleh seseorang.
3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 33 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3
__ADS_1