Sebuah Usaha Melupakan

Sebuah Usaha Melupakan
lanjut


__ADS_3

 


Allah swt-atas hidup ini. Pahit, manis. Luka, bahagia. Segalanya.


Kepada ayah saya -Mahyunil. Mama Ema. Adik saya, Harina Putri Kesuma. Keluarga yang selalu menjadi rumah saya pulang. Tempat mengadu saat tak ada lagi orang yang bisa saya andalkan. Untuk Katrina Vabiola, jadilah bagian penting atas perjalanan panjang ini. Mari saling berbaik diri.


Editor buku ini, Kak Dian Nitami. Tak terasa banyak hal yang sudah tercapai atas kerjasama yang menyenangkan ini. Terima kasih, kak. Semoga kita terus bisa tumbuh bersama. Mas Agus dan semua teman-teman di penerbit Mediakita yang sudah bekerjasama. Terima kasih.


Keluarga besar Unit kegiatan Komunikasi dan Penyiaran Kampus Universitas Negeri Padang UKKPK UNP. Terima kasih sudah berbagi banyak hal dan menjadi keluarga yang menyenangkan. Juga sahabat saya Andi Has di Makassar. Anak ukkpk

__ADS_1



Aku Mungkin Tak bisa


Membawamu Kepada Hal-


hal yang pernah Kau purya


 

__ADS_1


barangkali tidak ada cinta yang benar-benar baru di dunia ini selain cinta pertama. Setiap orang punya kisah masa lalu. Semakin lama kamu pernah menjalani hubungan dengan orang lain, semakin banyak pula kisah yang akan tersimpan di ingatanmu. Aku memahami hal itu dengan utuh. Itulah mengapa aku tidak memaksamu melupakan masa lalumu. Aku tidak pernah menyalahkan bagaimana pun kisahmu dulu. Aku belajar menerima kamu sejak menjadi orang yang paling kucintai. Tak peduli sepahit dan sehitam apa pun kamu dengan hari lalumu. Bagiku, saat kamu bersedia memercayakan hatimu kepadaku, artinya


kamu bersedia menjadi orang baru untuk dirimu sendiri. Seseorang yang kumiliki sepenuh hatiku.


Pahamilah, kita tidak akan pernah bisa lepas dari sesuatu. Jikalau kita tak pernah benar-benar ingin melepaskan diri sepenuhnya. Aku hanya ingin kamu menjalani semua ini dengan hal baru. Biarlah semua yang telah lalu benar-benar tertinggal dan tanggal. Jangan bawa apa pun, karena aku juga melakukan hal yang sama. Aku mencintaimu dengan merelakan mati kisah di hari laluku. Aku telah meninggalkannya untuk menjadikan diriku seseorang yang baru untukmu. Meski tak pernah bisa menghabiskan kenangan pada semesta. Setidaknya, aku tidak menghadirkan hal-hal yang mungkin membangkitkan luka di antara kita.


Aku paham. Terkadang memang kita akan didatangi perasaan iba untuk benar-benar melepaskan. Lalu membiarkan hal-hal yang mungkin mengingatkan tetap berada di sekitar kita. Sesuatu yang bisa secara tiba-tiba tanpa sadar mendatangkan luka. Itulah mengapa aku ingin kau dan aku belajar melepaskan semuanya. Tanggalkan apa saja yang mungkin membawa kita pulang ke pada hari-hari lalu itu. Jadilah kisah yang benar-benar hanya ada antara kau dan aku.


Berat memang melalui semua hal baru dengan mengesampingkan masa lalu. Namun, jika kau benar percaya pada apa yang kau cintai hari ini, tak akan ada masalah dengan semua itu. Karena memang, terkadang hal-hal yang mungkin mendatangkan ingatan harus dibuang dan dihabiskan paksa. Untuk apa mempertahankan sesuatu yang bisa mendatangkan luka. Jika kamu benar yakin yang kamu punya hari ini adalah cinta sebenarnya. Satu hal yang harus kamu pahami; aku mungkin tak bisa membawamu kepada hal-hal yang pernah kau punya di masa lalu. Namun, aku pasti bisa membawakan kisah yang belum pernah kamu punya sebelumnya. Ikutlah denganku, hapuslah semua yang mendatangkan luka. Kita tempuh tualang panjang dengan cerita baru. Hanya ada kau dan aku

__ADS_1


.



__ADS_2