
Setibanya Kim Taehyung di apartemen miliknya, Yoora sudah menunggu nya di ruang televisi.
"Huft!" Kim Taehyung menghembuskan nafas kasarnya saat melewati Yoora di depan televisi.
"Maaf aku tidak memasak untuk malam ini" Ucap Yoora.
Taehyung yang mendengar Yoora berbicara langsung berbalik badan menatap Yoora.
"Tidak apa-apa. Aku bisa memesan makanan atau keluar membeli makanan" Ucap Taehyung santai.
"Aku akan membersihkan badanku dulu, setelah itu akan keluar membeli makanan" Lanjut Taehyung meninggalkan Yoora.
"Bolehkah aku ikut?" Tanya Yoora hati-hati.
"Tidak tidak! Kau tunggu saja di apartemen. Aku akan membelikan untuk mu nanti" Balas Tae.
"Hmm baiklah!" Ucap Yoora mengalah.
Taehyung berjalan menuju kamar miliknya, ya miliknya. Karena ia memutuskan untuk menyuruh Yoora tidur di kamar yang satunya, tidak sekamar berdua dengan dia.
Sesampainya di kamar Taehyung melepas semua baju yang menempel pada tubuhnya, lalu berjalan menuju bathtub untuk berendam.
"Aahh, segarnya. Rasanya tubuhku lelah semua hari ini" Ucap Taehyung sembari memejamkan matanya di atas bathtub.
20 menit kemudian setelah ia selesai berendam ia menuju ke ruangan wardrobe untuk memilih pakaian yang akan ia kenakan.
Yups, pilihannya malam ini ia memilih pakaian casual. Sweater hitam dan celana pendek prada. Dan malam ini Taehyung berencana untuk mengunjungi salah satu restoran terkenal di Seoul.
...****************...
Saat ini Ara sedang membolak balikkan dress yang ia pegang, ia bingung harus memilih yang mana. Karena menurutnya ini tidak sesuai dengan seleranya.
"Kenapa? Pilihlah yang kamu suka. Atau mau pindah ke toko lain?" Tanya Yoongi.
"Aku akan memilih beberapa baju di sini Oppa, lalu setelah itu kita pindah ke toko lain" Balas Ara.
Saat ini Ara membawa satu penuh keranjang belanjaannya, ia memilih dress dan beberapa potong pakaian.
"Oppa .." Panggil Ara sembari menghampiri Yoongi.
"Ya, kenapa? Apakah sudah memilih baju?" Tanya Yoong.
"Ayo pindah ke tempat lain. Sudah tidak ada yang di pilih di sini" Kata Ara.
"Tidak ada yang di pilih? Kau pikir semua ini tidak baju? "Ucap Yoongi terbahak.
"Ish, ayolah!" Ara berjalan menuju ke kasir.
Ara menyodorkan credit card yang dulu pernah di berikan Taehyung padanya. Namun sebelum kasir menerima kartu Ara, Yoongi menarik kembali kartu itu dan memberikan black card miliknya.
"Oppa aku akan membayarnya sendiri" Ucap Ara.
"Tidak tidak, aku yang mengajakmu kesini jadi aku yang akan membayar ini semua!"
Setelah selesai membayar Ara mengajak Yoongi memasuki beberapa toko branded.
__ADS_1
Toko pertama yang mereka masuki adalah Dior.
Tanpa melihat harga Ara mengambil beberapa baju, cardigan, celana, dress yang ia sukai.
Setelah itu mereka menuju ke Channel sama seperti umumnya Ara memilih baju.
Setelah selesai berbelanja mereka menuju ke parkiran mobil, Yoongi menaruh semua belanjaan Ara ke dalam bagasi mobil.
"Oppa?" Panggil Ara lembut.
"Ada apa?" Jawab Yoongi sembari melihat kedua mata Ara.
"Tidakkah Oppa lapar?" Tanya Ara sambil mengulum bibir.
"Tidak! Aku masih kenyang" Yoongi yang sangat paham maksud Ara hanya bisa menahan ketawa. Kapan lagi ia bisa mengerjai Ara.
"Kita akan segera pulang, aku capek sekali" Ucap Yoongi dengan menahan ketawa.
"Tapi Oppa .. " Sanggah Ara.
"Tapi apa? Kau sudah banyak menghabiskan uangku. Lebih baik pulang dan beristirahat, kasihan kandunganmu!" Ucap Yoongi.
"Kenapa Oppa mengungkit? Bukankah sudah ku katakan tadi aku akan membayarnya sendiri!" Ucap Ara sedih.
"Kamu pikir disini kamu hanya untuk berjalan-jalan?" Tanya Yoongi.
"Tidak Oppa, aku di sini untuk menjauh dari Kim Taehyung" Ucap Ara menunduk. Yoongi yang melihat Ara menunduk semakin tidak tega untuk mengerjainya.
"Makanya! Kenapa kau tadi ingin memakai credit card milik Taehyung? Apa kau ingin Taehyung mengetahui jejakmu dan ia akan menyusulnya kesini?"
"Ah tidak Oppa, maaf aku tidak berpikir sampai ke arah situ saat itu"
Sesampainya di sana Yoongi menyuruh Ara untuk turun.
"Turunlah!" Perintah Yoongi lembut.
"Aku menunggu di sini saja Oppa, sepertinya sangat ramai sekali apalagi kita belum reservasi tempat dulu.
"Sudahlah ayo masuk saja. Aku sudah memesan tempat dari tadi saat masih di Mall" Ucap Yoongi.
"Benarkah, Oppa benar-benar peduli denganku" Ucap Ara bersemangat, lalu tanpa sengaja ia memeluk Yoongi.
"Kata siapa aku peduli denganmu? Aku peduli pada diriku sendiri dan calon anakmu, aku sangat lapar kasihan calon anakmu kau ajak jalan-jalan sampai lupa waktu" Ucap Yoongi yang sedikit menjadi salah tingkah karena pelukan kecil dari Aera.
"Ish Oppa keterlaluan sekali" Ucap Ara dengan mata berkaca-kaca.
"Tidak-tidak aku hanya bercanda. Maaf aku membuatmu bersedih" Ucap Yoongi sambil mengelus kepala Ara.
"Haha, aku tau Oppa hanya ingin mengerjai ku" Ucap Ara terbahak.
Yoongi menggandeng Ara untuk memasuki restoran.
Yoongi sudah memesan tempat privat untuk ia dan Ara, agar mereka bisa menikmati makan nya kalo ini.
"Mau pesan apa?" Tanya Yoongi sambil menyodorkan sebuah menu pada Ara.
__ADS_1
"Steak sama samgyetang Oppa minumnya orange juice" Ucap Ara.
"Aku sama kan saja sama dia" Ucap Yoongi sambil menunjuk Ara.
Dua puluh menit kemudian makanan yang mereka pesan sudah sampai, Ara yang sudah sangat lapar langsung memakan makanan itu dengan lahap.
Yoongi yang melihat cara makan Ara tiba-tiba menjadi kenyang.
"Oppa tidak makan?" Tanya Ara.
"Melihat cara makan mu membuat ku kenyang" Jawab Yoongi ketawa.
"Makanlah, buka mulutmu!" Perintah Ara sambil menyodorkan sumpit berisi makanan ke mulut Yoongi.
"Hmm enak!" Seru Yoongi.
"Yoongi Oppa! Bolehkah aku bercerita?" Tanya Ara sambil meletakkan kembali alat makannya.
"Boleh, bukankah sudah ku katakan anggap kami semua itu sebagai Oppa mu!"
"Hmm, sebenarnya jika boleh jujur aku masih sangat kecewa dengan kalian semua! Menutupi ini semua dariku, jika sudah begini aku tidak berharap kepada siapapun lagi, aku sudah tidak bisa mempercayai semua orang lagi. Yang bisa ku percaya saat ini hanya diriku sendiri" Ucap Ara sambil menghembuskan nafas kasar.
"Aku bisa rela jika Kim Taehyung memilih perjodohan itu, tapi yang aku sesalkan hanya satu. Kenapa harus dengan Ahn Yoora dan di saat aku mengandung anaknya?" Lanjutnya.
"Padahal aku sudah menaruh harapan dan angan masa depanku padanya" Ucap Ara nanar.
"Apa kau mencintai Taehyung, Ra?" Tanya Yoongi.
"Aku tidak mungkin mengingkari janjiku sendiri, aku sudah mengatakan padanya akan kembali dengan perasaan yang sama, dan hingga detik ini aku masih teramat sangat mencintainya" Ucap Ara dengan air mata menetes.
"Lalu apa yang akan kamu lakukan selanjutnya?" Tanya Yoongi lagi.
"Setelah aku kembali ke Seoul nanti, aku akan segera meninggalkan Korea. Menetap di suatu negara yang benar-benar damai untukku dan anakku!' Jawab Ara dengan tatapan penuh Arti.
"Kenapa harus meninggalkan Korea? Kamu bisa di sini tinggal bersama ibuku. Sampai kamu melahirkan nanti!" Ucap Yoongi.
"Tidak Oppa, sudah terlalu sakit aku disini. Kehilangan semuanya" Ara terisak.
"Setelah nanti kau tiba di negara itu, jangan lupa kabari aku dan aku akan mengunjungimu saat aku tidak ada pekerjaan. Aku tidak akan memberitahukan hal ini kepada siapapun" Ucap Yoongi menenangkan Ara.
"Gunakan ini selama kamu di sana dan berikan padaku kartu kredit Taehyung" Ucap Yoongi sambil menyodorkan black card miliknya.
"Aku bisa memakai kartu ku sendiri Oppa" Tolak Ara halus.
"Aku memberikan ini untuk calon keponakanku" Ucap Yoongi.
Ara menerima kartu kredit milik Yoongi.
"Kapan kita ke Seoul Oppa?" Tanya Ara.
"Seminggu lagi!"
Saat mereka sedang asyik berbincang, telepon genggam milik Yoongi berbunyi. Ia melihat nama penelepon yang tertera di layar handphonenya.
Kim Taehyung.
__ADS_1
"Diam lah Taehyung meneleponku" Perintah Yoongi pada Ara
...----------------...