Senja Yang Terluka

Senja Yang Terluka
Pertunangan Senja&Bima


__ADS_3

Bima dan keluarga senja sudah sepakat untuk melaksanakan acara pertunangan terlebih dahulu dalam waktu dekat ini. acara dilaksanakan di hotel berbintang yang merupakan milik keluarga Bima.


Dekorasi yang sangat mewah sudah seperti acara resepsi, karena meskipun ini hanya pertunangan, Bima benar - benar mempersiapkan dengan sangat matang, lebih tepatnya Jimmu dan sita lah yang pontang panting menyiapkan acara tersebut yang melibatkan banyak undangan dari kedua belah pihal, wartawan dari acara televisi tertentu pun ikut hadir untuk mengabadikan momen pertunangan anak semata wayang Arga wijayatna dengan pewaris perusahaan Atprajaya yang terkenal hingga keluar negeri.


Kedua belah pihak keluarga sudah duduk di tempat yang sudah di sediakan, acara masih berlangsung sebagai oembukaan ada konser dari band ternama, hingga sampai lah mereka pada acara penyematan cincin.


pandangan Bima tak bisa berpaling dari senja yang terlihat sangat anggung dengan kebaya modern berwarna peach yang sangat senada dengan pakaian Bima.


Tibalah Mc meminta mereka berdua untuk naik ke atas podium di sertai dengan mami sinta dan maura yang membawa nampan berisi cincin pertunangan mereka.


"kau terlihat sangat cantik" puji Bima kepada senja


"hanya sekarang ? kenapa baru memujiku ?"


"tidak, kau memang selalu terlihat sangat cantik, hanya saja..."


"hanya saja apa ?"


"kamu lebih cantik saat berada dibawah kendaliku dengan wajah erotis mu" goda bima

__ADS_1


Reflek senja langsung memukul lengan Bima "hust jangan sembarangan bicara" ucap nya dengan sangat kesal


"aku hanya becanda, kau sangat cantik karena kini kamu bersanding dengan laki laki tampan sepertiku" jawab Bima dengan jumawa


"hallaaaah"


" hust, sudah dulu ngobrolnya, ayo pasang cincin dijari manis kalian masing - masing" kata mami sinta


Kedua nya spontan langsung tersenyum dan saling menyematkan cincin, Bima langsung mencium punggung tangan senja dengan sangat lama sehingga tepuk tangan riuh terdengar.


Mereka sangat bahagia dengan pertunangan mereka, berbeda dengan laki laki yang ada di barisan paling depan, karena ia merupakan tamu kehornatan bagi keluarga papi arga, dia menatao kedua sejoli dengan seribu kebencian dan kekecewaan yang tiada tara.


masih bertunangan kan, kita lihat saja, siapa yang nanti nya akan bersanding dengan senja ucapnya dalam hati dengan tetap optimis devan nekat untuk merebut senja dari bima.


hari berlalu, sudah 2 bulan mereka bertunangan, bima tidak lagi langsung menyosor senja, dia menahan diri hingga nanti mereka sah menjadi suami istri, 1 bulan lagi merek Akan memeutuskan menikah, mereka tidak disibukkan dalam persiapan pernikahan, mereka hanya perlu memilih perhiasan dan gaun pengantin saja.


Mami sinta memutuskan untuk memilih tempat desaigner ternama yang walaupun masih muda namun sangat mumpuni di dalam bidangnya.


Hari ini senja dan bima menyusul mami sinta ke butik untuk memilih gaun pengantin untuk senja, Bima tak sedikitpun melonggarkan genggaman tangan nya ,walaupun sudah berada di dalam butik, tangan bima masih setia menggenggam tangan senja dengan posesive hingga mami sinta geleng geleng kepala.

__ADS_1


Disaat mereka sedang bersantai menunggu desaigner muda tersebut, karena desaigner tersebut ingin turun tangan sendiri untuk melayani calon pengantin ini.


"maaf sudah membuat kalian menunggu" ucap citra sambil menyalami mami sinta dan senja namun Bima tidak menerimaa uluran tangannya dan melengos setelah menatap nya dengan sangat dingin


"sayaaang..." bujuk senja yang merasa tidak enak hati kepada citra


"hemm"jawab bima namun tangannya tetap menggenggap tangan senja dan tidak menerima uluran tangan senja


"no problem nona" ucap senja dengan gaya anggunnya


"apa tidak ada butik lain, yang lebih bagus dari sini mam" tanya bima kepada mami mertuanya


"sayaang, udah ah" putus senja, setelah lama mereka memilih desain yang cocok, mereka memilih beberapa yang sangat cantik di antara banyak nya gaun. hingga mereka memutuskan untuk pulang, mood Bima sudah buruk, namun senja enggan menanyakan karena ia yakin ada sesuatu antara bima dan citra, dia memilih diam terlebih dahulu karena waktunya sepertinya belum tepat.


.


**Siapa ya kira kira si citra.?


tinggalkan vote, like dan komen ya gengšŸ™ā¤

__ADS_1


Author sangat butuh dukungan dari kalianā¤


Apalah dayaku tanpa kalianā˜¹ļøā˜¹ļøā˜¹ļø**


__ADS_2