Senja Yang Terluka

Senja Yang Terluka
Liburan Senja


__ADS_3

Sejak malam itu devan seperti mendapat angin segar, karena tidak sulit untuk mendekati senja dan merebut senja dari bima.


lihat saja senja, sebentar lagi kamu akan menjadi milikku Ucap devan dalam hati sambil memandangi foto senja di handphone nya.


.


Pagi mulai menyapa, senja sudah berlalu berganti matahari yang menyinari dunia dengan pesona nya sendiri, senja masih di dalam kamar nya serasa sangat malas untuk beranjak dari atas ranjangnya, sungguh tadi malam membuat mood nya sangat berantakan hingga pagi ini. Dering telvon membuat nya menyipitkan mata, dan sang kekasih sudah menelpon.


"pagi sayang, nanti aku jemput, kita berangkat bareng ke kantor" kata bima dari seberang sana


"emmm baiklaaah" jawab senja


"heiii kau belum bangun" tanya bima, dia langsung mematikan telvon dan mengubah nya menjadi panggilan video call yang membuat senja terperanjat kaget sampai berubah ke posisi duduk


"isssh kenapa harus video call sih" kata senja kepada bima dengan muka bantal yang terlihat sangat manis dimata bima


"uuuuh, sayaaaang, cantik banget sih" kata bima yang membuat senja malu - malu


"cepatlah mandi, sebentar lagi aku jemput, jangan lupa prepare karena kita akan ada peninjauan di luar negeri, kau wajib ikut karena kau bagian produksi yang bisa sama sama belajar dengan anak cabang perusahaan ku" ucap bima panjang lebar dan dengan enteng nya

__ADS_1


"hah, tapi, tapi, ah bagaimana bisa mendadak seperti ini" kata senja dengan sangat terkejut, bahkan matanya sudah membola sempurna


"bisa, kenapa tidak.? aku kan bos nya" kata bima, belum selesai rasa terkejut senja namun bima masih saja membuatnya terkejut karena waktu yang diberikan bima seperti bom baginya, bagaimana mungkin dia bersiap hanya dengan waktu 2 jam


"lekaslah, 2 jam lagi aku jemput" bima mematikan telvon nya, dia tertawa terbahak bahak membayangkan wajah kekasihnya yang sangat menggemaskan menurutnya


"aaaah dasar memang ya bos kupret" teriak senja,. dia segera turun untuk meminta izin kepada kedua orang tya nya sambil meminta tolong kepada bibi untuk menyiapkan perlengkapan nya untuk dibawa ke luar negeri


."kenapa mendadak sekali nak" kata papi arga


"tidak mendadak pi, senja lupa mengatakannya kepada papi dan mami" bohong senja karena tidak mau papi nya menilai bima buruk


"kalo memang sudah dari kemarin kemarib kenapa kamu tidak persiapan dari tadi malam nak" tanya mami sinta


"hmmm kebiasaan" kata mami sinta sambil geleng geleng kepala


"baiklah, tapi hati hati ya sayang" kata papi arga kepada anaknya


"iya pi," kata senja sambil tersenyum

__ADS_1


disela sela sarapan, senja mendapati pesan dari bima, tidak perlu membawa pakaian, aku sudah siapkan segalanya isi pesan tersebut sukses membuat senja komat komit sendiri, bagaimana bisa dia tidak akan membawa pakaian sedangkan perjalanannya pasti akan lebih dari 3 hari, dasar bos kupret, begitu pikirnya.


Bima menjemput senja kerumah nya untuk berpamitan kepada orang tua senja, ini adalah hal pertama yang pernah ia lakukan, padahal senja sudah melarangnya, namun bima bertekad karena ingin memberikan kesan baik untuk orang tua senja. senja sudah didepan rumah bersama kedua orang tuanya.


"pagi om tante, saya Bima, teman senja yang akan berangkat dengan senja untuk urusan kantor" kata bisa sambil menyium tangan kedua orang tua senja


"apakah hanya berdua.?" selidik papi arga


"oh tidak om, kami ber lima" jawab bima dengan segera karena takut kedua orang tua senja salah paham padanya


"baiklah, berhati hatilah, senja baik baik nak, papi percaya padamu, dan kamu bima, om titip putri om dan tante, karena ini pertama kalinya dia pergi keluar negeri tanpa kami" kata papi arga


"pasti om, bima janji akan menjaga senja" jawab senja dengan mantap


mereka lalu berpamitan, mereka langsung menuju bandara, Bima, jimmy, karin, senja dan laura akan berangkat keluar negeri. sedangkan maura dan dito tetap berada dikantor.


perjalanan beberapa jam, sampai akhirnya mereka sampai di negara yang di tuju, laura sangat sebal dan marah karena sedari tadi senja dan bima sangat mesra.


mereka langsung check in hotel bintang 5, dengan kamar laura dan karin 1 kamar, jimmy 1 kamar, dan senja serta bimma juga lain kamar namun kamar senja dan bima ada pintu penghubung di dalam nya.

__ADS_1


.


waaaah kira kira mau ngapain nih bima milih kamar akses seperti itu ya😂😂😂😂😂


__ADS_2