
Senja memblokir semua akses yang berhubungan dengan Bima, Papi Arga mengetahui semuanya karena dia juga mendapat kabar dari seseorang, pernikahan sudah besok pagi,, undangan sudah tersebar ke semua kolega, bima tiada henti meminta senja mendengarkan penjelasannya namun dia dilarang keras untuk memasuki halaman rumah senja, bodyguard yang menjaga rumah papi arga sudah di kerahkan.
"Undangan sudah tersebar, tidak mungkin pernikahan ini batal, bisa malu kita mih" keluh papu arga kepada mami sinta
"tapi pi, tidak mungkin kan senja tetap menikah dengan bima" kata mami sinta
"jangan sebut nama baj*ngan itu di rumah ini" sergah papi arga, Mami sinta hanya terdiam, entah kenapa dia merasa ini ada yang salah, dia merasa bima tidak mungkin melakukan hal ini karena mami sinta memiliki feeling yang baik tentang anak itu
"nak, apa tidak sebaiknya kamu bicara dulu dengan bima, bisa jadi kamu hanya salah paham" saran mami sinta tanpa memperdulikan tatapan papi arga yang seakan ingin menelannya hidup - hidup, senja hanya terdiam, jujur dia pun ingin memperjelas semuanya namun dia takut terluka lebih dalam.
"jangan temui bajingan itu lagi, dan senja akan tetap menikah" kata papi arga
" apa maksud papi" tanya senja
"kamu akan menikah senja, kali ini papi yang akan memilih calon untukmu" kata papi arga
" tidak pi, senja tidak mau menikah orang yang tidak senja kenal" kekeh senja
"kamu mengenalnya senja" kata papi arga
"siapa pi" kata mami sinta
__ADS_1
"Selamat siang om tante, suara bariton itu terdengar jelas di telinga senja, senja mengenal suara tersebut, ya devan sengaja kerumah senja bersama dengan mama inka , entah ini adalah rencana devan atau tidak.
"Dia orangnya" ucap papi arga yang mengundang rasa kaget bukan kepalang , terlebih kepada senja, senja tidak menyangka orang yang selana ini dia hindari demi hubungannya dengan sang kekasih namun kini orang tersebut adalah orang yang akan menjadi pendamping hidup nya.
"Tapi pi" kata senja
"tidak ada tapi tapian, pernikahan akan tetap berlangsung esok pagi" putus papi arga
Senja langsung naik ke kamarnya tanpa menyapa kedua tamu tersebut, sungguh hati nya di remat dalam gemuruh yang tidak bisa dia kendalikan, hati nya sungguh hancur , entah apalagi yang akan terjadi selanjutnya. obrolan ringan terjadi diruang keluarga, mereka tetap merahasiakan siapa pengantin pria nya untuk besok, biarlah itu menjadi kejutan nantinya, karena papi arga tetap tidak membatalkan undangan pernikahan tersebut.
.
"aku mencintai nya jim"
"aku tidak mengkhianatinya"
"aku sangat sangat mencintai nya"
"jimmy tolong jelaskan kepadanya, aku tak bisa hidup tanpanya"
Racau bima sambil menangis tanpa malu di depan asistennya, jimny merasa ada yang salah, dia langsung keluar dan menyelidiki semuanya, semalaman dia berkutan dengan komputer dan telphone nya, hingga dia menemukan fakta bahwa tuannya sudah di jebak. dengan antusias dia membawa berkas ke kamar bima, dengan harapan bukti ini bisa menyelamatkan pernikahan tuannya dengan senja. namun sesampainya di dalam kamar bima sudah terlelap, jimmy enggan membangunkan tuannya, biarlah beson pagi saja pikirnya.
__ADS_1
.
Keesokan hari nya, bima masih belum bangun, efek minuman keras tersebut sunggih menyita tenaga dan fikirannya hingga saat dia terbangun, jimmy langsung mengetuk pintu dan masuk ke kamar bima, tanpa ba bi bu jimmy menjelaskan semuanya hingga bima antara bahagia dan marah, bahagia karena dia berharap acara pernikahannya bisa di selamatkan dan marah dengan keadaan yang sangat membuat kekasihnya begitu terluka.
"jim siapkan mobil, aku akan mandi"
"baik tuan" ucap jimmy tanpa banyak bertanya lagi, karena dia tahu kemana tujuan sang tuan setelah ini.
Bima dan jimmy langsung memasuki mobil dan menyusuri jalanan, berharap semua belum terlambat dan senja belum menikah dengan pria lain. sesampainya di tempat acara tubuh Bima menegang dan hati nya sangat sakit melihat tamu undangan sudah tepuk tangan melihat pengantin di atas podium, ya Bima terlambat 10 menit karena acara pengikat suci tersebut sudah selesai di gunakan, dan betapa membuncah amarah bima melihat siapa yang mendampingi senja, devan yaah devan, laki laki yang selama ini mengejar ngejar sang kekasih.
Senja nampak sangat cantik dengan balutan baju pengantin tersebut namun tiada senyum sama sekali di wajah senja, wajah sendu nya terlihat sangat jelas di mimik mukanya dan bima bisa melihat bagaimana terlukanya senja, hati bima serasa remuk dan hancur melihat semua ini hingga dia hendak terjatuh dan jimmy langsung menangkap tubuh bima. Senja melihat bima di sana, dan netra mereka bertemu, terkunci beberapa saat hingga air mata senja tumpah melihat keadaan bima, namun dia mengingat kejadian malam itu dan langsung memalingkan wajahnya, dia langsung meninggalkan podium dan langsung menuju kamar hotelnya.
Bima meninggalkan tempat tersebut karena merasa semuanya sudah terlambat, tanpa disadari ada seorang laki laki dan perempuan yang menyunggingkan senyum oenuh kemenangan...
.
.
MOHON LIKE SUPPROT DAN VOTE NYA YA GENG🙏
AUTHOR SANGAT SANGAT BERTERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA🙏
__ADS_1