Senja Yang Terluka

Senja Yang Terluka
Malam Pertama


__ADS_3

Senja sudah terlebih dulu membersihkan diri di kamar pengantinnya, setelah Devan masuk dia tidak banyak bicara dan langsung membersihkan diri dikamar mandi, setelah selesai, Devan keluar dengan menggunakan lilitan handuk menampakkan perut kotak kotak yang begitu mengga*rahkan namun senja sedikitpun tidak meliriknya.


"apakah kamu menyesal ?" tanya Devan, senja tidak menjawab dan tetap memainkan gadget nya.


"aku sedang berbicara"kata Devan


"aku tau" jawab senja


"kenap tidak jawab" Devan


"apakah pertanyaan mu penting ?"


"setidaknya jawab lah, bukan aku yang memaksamu menikah"


"aku tau"


"lantas?" tanya Devan


" aaah sudahlah aku ingin istirahat" kata senja memutuskan pembicaraan dan langsung masuk ke dalam selimut.


lihat saja, seberapa kuat benteng yang kau bangun untuk ku kata devan dalam hati.


.


.


keesokan hari nya, senja berniat mencari pekerjaan namun dia di telfon oleh sang papi yang sudah paham dengan watak senja, beruntung nya senja masih jujur mengatakan hal yang sebenarnya, dan papi Arga langsung menyuruhnya untuk ke kantor.


.


"Pagi Pi" salam senja

__ADS_1


"pagi nak, ini baru sehari kamu menikah kenapa langsung mencari pekerjaan" kata papi Arga


"apa pengaruh nya untuk hidup ku pi ?"


"nak, berhentilah keras kepala, kasian suamimu, papi yang memintanya untuk menikah denganmu"


"heh, apakah papi menawarkan ku padanya ? pantas dia seakan menganggap ku rendahan"


"cukup senja, Devan anak yang baik" sergah papi senja dengan tegas


"kita lihat saja nanti" kata senja


.


Senja resmi bekerja di kantor papi nya namun dya enggan menjabat sebagai wakil direktur, senja lebih memilih menjadi asisten wakil direktur dengan alasan dia masih belum mumpuni.


"senja, nanti siang kita meeting di cafe xx" kata Kris wakil direktur


"baik pak" tanpa banyak bertanya senja langsung mempersiapkan berkas yang akan di bawa sambil mempelajari nya


"baik pak" kata senja, di dalam mobil senja sangat gelisah dan seakan merasa cemas, pemandangan itu di tangkap dengan sempurna oleh Kris


"kenapa senja?, kelihatannya kamu sangat cemas"


"tidak apa pak, mungkin aku hanya sedikit gugup" kata senja dengan sedikit berbohong karena sebenarnya dia bukan hanya cemas namun hati nya serasa tak menentu merasakan hal yang berbeda seakan sesuatu akan terjadi.


.


"senja kita sudah sampai" kata Kris yang melihat senja sedang melamun, senja langsung turun dari mobil tanpa memperhatikan meja yang dia tuju, sedangkan di meja tersebut sudah duduk laki laki yang seakan jantung nya berhenti seketika, wanita yang meluluh lantahkan hatinya, wanita yang membalikkan kehidupannya, wanita yang sangat dia cintai namun sedikitpun tak memberi dia kesempatan untuk bicara.


.

__ADS_1


senja duduk dan langsung menatap Bima, pandangan mereka terkunci, genangan air mata hampir saja jatuh di pipi senja namun untuk mempertahankan ke profesionalan nya dia menahan gemuruh dalam hati yang kian meronta untuk di tuntaskan. Bima dan senja menyelesaikan meeting tersebut dengan lancar meskipun mereka mati Matian menahan rasa tidak nyaman berada di posisi ini.


Jimmy yang sangat mengerti akan keduanya langsung berpamitan saat meeting sudah selesai, senja berpamitan untuk ke toilet dan Bima berpamitan untuk segera berlalu, namun siapa sangka Bima mengikuti senja ke arah toilet dan mencekal tangan senja lalu memeluknya, senja meronta dengan tangis yang serasa sesak di dada, seketika dia mengingat bagaimana Bima dengan wanita itu saat malam kejadian dia langsung mendorong Bima dengan kuat.


.


"please kali ini, dengarkan aku Nja'" mohon Bima


"silahkan bicara tanpa mengungkit apapun tentang kita" kata senja dengan dingin namun suaranya masih bergetar


"baik, 1 hal yang harus kamu tau, aku tidak seperti yang kamu fikirkan, aku mencintaimu"


"aku bilang bicara namun tanpa melibatkan tentang aku dan kamu" kata senja , sebuah kata sederhana yang begitu menusuk untuk Bima


"baik, yang pertama selamat untuk pernikahan mu, dan ke dua ini hadiah untuk mu " kata Bima sambil menyerahkan kotak liontin kepada senja


"tidak perlu , terimakasih ucapan selamat mu"


"kali ini saya, terima ini untuk terakhir kali nya"


"baik terimakasih"


.


senja berlalu dari toilet, dan meninggal kan Bima. aku tidak bersalah senja, aku dijebak, aku yakin kamu takdirku, keyakinan ku tidak pernah berubah, aku tidak akan mengganggu mu namun aku akan menunggu mu. kata Bima dalam hati


.


.


MOHON LIKE, VOTE DAN TINGGALKAN KOMEN UNTUK SARAN YA GUYS, MOHON MAAP AUTHOR MASIH BELUM TERLALU SEMBUH 🙏

__ADS_1


.


.


__ADS_2