Senja Yang Terluka

Senja Yang Terluka
Devan & Senja


__ADS_3

Hari terus berlalu, namun devan kerap sekali muncul di tempat dimana senja berada, bukan kebetulan namun sudah di sengaja oleh devan, yaaa devan benar benar gencar untuk mendapat perhatian senja.


"eh jutek, ngapain kamu disini, nguntitin aku ya.?" goda devan kepada senja yang tengah asik menikmati kopi miliknya


"Astagaaaa, kamu benar benar tidak waras atau memang kamu tidak kebagian urat malu sih, heran gua" desah Senja yang mulai merasa jenuh dengan kehadiran devan


"benar benar ya kamu, hahahaha udahlah aku mau kenalan baik baik, yaaa bukan karena gua tertarik sama kamu tapi lebih tepatnya kasihan karena sepertinya kamu minim dalam berteman" ucap devan


"aku tidak perlu orang sepertimu dalam pertemanan atau dalam hidupku sekalipun" jawab senja


"ooh ya.? kamu nantangin aku.? mau kenalan baik baik atau mau aku culik.?"


"idih, coba saja kalo berani, aku akan teriakin kamu maling" kata senja


"baiklah ,kalau itu yang kamu mau" devan berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri senja sambil jongkok lalu membopong tubuh senja dan berjalan ke arah mobil.


Senja berteriak meminta tolong, namun orang yang melihat mereka malah geleng geleng kepala sambil tersenyum, yaaa mereka mengira senja dan devan adalah sepasang suami istri yang sedang bertengkar sehingga mereka mengabaikan permintaan senja untuk menolongnya.


sesampainya di dalam mobil, devan segera menancap gas seraya tersenyum devil.


"Bagaimana,.? damai atau kau aku nikahi saat ini juga" ucap devan dengan penuh kemenangan

__ADS_1


"kamu gila ya, turun gak.? gua mau turuuuun, loe waras gak sih" kata senja


"aku kehilangan akal kalau sudah menatap mu, berikan ponselmu" kata devan


devan merampas ponsel milik senja mencatat nomornya dan memberikan nama "My Love", tak lupa dia juga menelvon kenomornya karena dia yakin senja tidak akan pernah menghubungi nya.


Tanpa mereka sadari sebuah mobil berhenti mencegat meteka, senja tahu betul siapa pemilik mobil tersebut. tanpa basa basi lagi si pemilik mobil langsung keluar dan menarik senja.


"hey jangan sembarangan tarik tarik tangan pacar orang" kata devan mengingatkan Bima, yaa Bima adalah bos perusahaan senja yang sudah lama menyimpan rasa kepada senja


"pacar.?" tanyanya sambil menatap senja dengan wajah yang seakan menanyakan kebenaran kepada senja


"eeh, bukan, kamu jangan sembarangan bicara, dasar cowok gila" kata senja kepada devan


.


Damn it


.


senja kembali ke kantor bersama bima, tidak ada yang berbicara di dalam mobil, hanya sunyi yang tercipta hingga mereka sampai di lobi perusahaan, dengan posesive Bima menggandeng tangan senja sehingga mereka menjadi pusat perhatian.

__ADS_1


senja seperti terhipnotis dengan mengikuti langkah kaki sang Bos nya. hingga di dalam ruangan senja langsung di dorong ke dinding oleh bos nya.


Bima dengan mata yang sudah memerah tanpa sengaja memegang pergelangan tangan senja dengan kencang sehingga senja sedikit merasakan sakit.


"pak, bisakah anda melepas tanganku, ini sangat sakit" kata senja dengan nada memohon


"maaf, maaf senja, aku tidak sengaja" ucap bima dengan sangat menyesal


"tak apa pak," jawab senja dengan tetap sopan


"apakah laki laki tadi ada kekasihmu.?" tanya bima tanpa basa basi


"bukan pak, kami tidak lama saling mengenal, saya rasa laki laki itu sudah gila" ucap senja


"hmmmmm syukurlah, jika hal itu sampai terjadi, mungkin aku akan menghabisi laki laki itu" ucap bima dengan sangat menggebu


"maksud bapak.?" tanya senja dengan ekspresinya yang bingung


"aku mencintaimu senja, sangat, sangat mencintai mu" tatapan mereka bertemu, seakan terkunci, sehingga entah siapa yang memulainya lebih dulu namun b*bir mereka kini sudah saling menyentuh, senja reflek membulatkan mata tatkala bima mel*mat b*bir nya dengan sangat lembut.


senja diam terpaku karena dia sama sekali tidak mengerti hal seperti itu, itu adalah yang pertama bagi senja, namun kesadaran senha cepat pulih, dia mendorong bima dan menggelengkan kepala langsung keluar ruangan dengan ekspresi yang masih sangat kaget.

__ADS_1


senja tidak menyangka hal itu akan terjadi, Baginya ,bima adalah Bintang yang tak mungkin dia gapai karena dia masih merasa bukan siapa siapa, namunhari ini bukan dia yang menggapai bintang, namun bintang itu seakan jatuh dalam pelukannya sendiri, entahlah senja masih bingung dengan perasaan nya saat ini..


.


__ADS_2