Senja Yang Terluka

Senja Yang Terluka
Peengkhianatan atau Jebakan


__ADS_3

Hari - Hari mereka lalui, namun hubungan mereka tak luput dari pantauan si devan, yaa devan masih belum rela jika senja menjadi milik bima.


"sayang aku tidak sabar menjadikan kamu istriku" kata bima


"aku sih biasa aja" jawab senja


"oh ya ,? ciyus"


"iya" jawab senja dengan nada jutek sehingga membuat bima kalang kabut dan kaget bukan kepalang


"sayang kau jangan main-main"


"main apa sih, udah gede juga" jawab senja yang masih mengerjai bima


"sayang, apakah aku melakukan kesalahan ? apakah aku membuat mu tidak nyaman, jangan seperti ini" kata bima


"udahlah, tetep nikah juga kan"


"aku akan menikah jika kamu mau menikah sayang, aku mohon katakan apa salahku" senja langsung tertawa melihat bima yang seperti orang merasa frustasi ,gelak tawa tersebut spontan membuat bima langsung berdiri dan menggelitik senja hingga senja berteriak ampun kepada bima


sedetik kemudian pandangan mereka terkunci, dengan lembut bima menggapai bibir senja, sangatt embut hingga senja merasa seperti sangat sangat di cintai oleh laki laki ini, sedetik kemudian senja menangkap wajah bima yang seperti sangat gelisah


"kau kenapa yank" tanya senja


"eeh apanya yang kenapa sayang" tanya balik bima


"yakin nih gamau cerita" sungut senja


"hahahaha sepertinya aku tidak bisa menyembunyikan apapun dari mu ya, entahlah sayang, rasanya hati ini sakit, rasanya aku sangat gelisah" jujur bima


"hati kamu sakit ? apa ini ada hubungannya dengan desaigner yang bernama citra?" tebak senja sambil menahan gemuruh dalam hati


"sayang, kamu apaan sih, hmmm sebenarnya dia adalah mantan kekasihku pada saat SMA yaaa bisa di bilang cinta monyet lah, karena cuma sama kamu aku yang merasakan getaran berbeda" jujur Bima


"idih monyet, emang minyet bisa jatuh cinta" kata senja


"sayaaang, udah donk gausah dibahas lagi , masa laluuu"


"tapi kenapa kamu merasa gelisah dan sakit hati" tanya senja


"entahlah sayang, jujur rasanya sakir sekali, tapi aku pun tak tahu apa yang terjadi" sambil bersandar di bahu senja, bima memeluk pinggang senja dengan posesif


"sayang jangan tinggalkan aku ya" seloroh bima sambil memejamkan mata

__ADS_1


"tergantung" kata senja sambil tersenyum


"maksudmu" tanya bima


"masa iya aku akan tetap bersamamu kalo kamu khianati aku yank ?" kata senja


"cup tidak akan, aku sangat mencintai mu, sangat, aku mohon apapun yang terjadi, selalu percayalah padaku ya" kata bima


"iyaaa iyaaaa pak booooos" kata senja


Pernikahan mereka sudah kurang satu minggu lagi, dua sejoli tersebut bahagia bukan kepalang karena rasanya harapan mereka sudah di depan mata. Bima bekerja siang malam terkadang lembur karena dia sudah mempersiapkan rencana untuk bulan madu setelah menikah sehingga dia harus bekerja keras agar bulan madunya tidak terganggu nantinya.


"besok malam jadwal kita bertemu clien terakhir tuan sebelum pernikahan anda tuan" ucap jimmy


"aaah akhir jiiin, sebentar lagi senja akan menjadi milikku'" ucap bima sambil merentangkan tangannya


seenaknya saja bos, jin jin ,dia fikir aku jin botol apah , sungut jimmy dalam hati


"jim tuan, bukan jin" terang jimmy kepada bima spontan sang bos langsung menoleh ke sumber suara


"siapa yang mengatakan jin" tanya bima


"Anda tuan"


"Anda tuan"


"Tenaga nya siapa mengeluarkan suara" tanya bima lagi


"Anda tuan"


"terus kenapa kamu yang keberatan" tanya bima


"karena itu nama saya tuan"


"baiklah gajimu aku potong 25%" jimmy langsung mendongakkan kepala


"kenapa seperti itu tuan"


"karena kau melarangku memanggil namamu sesuka ku, padahal aku tidak memerlukan bantuan mu untuk berbicara, tenagamu juga tidak terpakai olehku saat mengucap namamu"


"Baik tuan, saya salah" pasrah jimmy


ke esokan hari nya Bima sangat disibukkan seperti biasa, karena dya menggabungkan beberapa deadline menjadi 1 hari hingga dia pun tanpa sempat mengecek ruangan sang kekasih atau sekedar menelphone nya. senja pun tidak lagi disibukkan karena sebentar lagi dia akan berhenti dan menjadi nyonya di perusahaan ini. pada malam hari bima di dampingi oleh jimmy untuk menemui kline di restoran dalam hotel, beberapa saat kemudian sita mengabarkan bahwa klien yang lain menunggu di perusahaan sehingga mau tidak mau jimmy harus mewakili bima di perusahaan untuk menangani klien lain disana.

__ADS_1


"kenapa nomor tuan tidak bisa dihubungi" gelisah jimmy hingga dengan terpaksa ia menghubungi senja karena di restoran tadi jiga sudah tidak nampak bima


"tidak jim, bima tidak bersamaku" kata senja dengan nada khawatir


"baiklah nona saya tutup telphone nya" kata bima


"Bim, shareloc sekaranf posisimu biar aku menyusulmu" kata senja karena dia juga mengkhawatirkan bima


"jangan nona ini sudah malam" kata jimmy


"jim, kau berani mengjalangi aku?" tanya senja dengan sedikit menggunakan kedudukannya agar asisten sang tunangan menuruti keinginannya


" tidak nona, saya hanya khawatir karena ini sudah malam, dua hari lagi adalah pernikahan kalian" kata jimmy


"tak apa, aku sangat mengkhawatirkan bima" ucap senja


"baiklah, biar saya menjemput nona sekarang, nona bersiaplah" kata jimmy


Jimmy langsung menjemput senja karena dia akan merasa bersalah apabila membiarkan calon nyonya majikannya berjalan sendirian dimalam hari, hingga saat ini mereka sudah di dalam mobil. Senja menerima notif di hp nya, gelagatnya terbaca oleh jimmy bahwa senja saat ini sedang menahan tangis dan marah secara bersamaan.


"Jim, kita ke hotel Xxxx Sekarang" kata senja dengan nada marah dan bergetar


"tapi nona kita memiliki tujuan untuk mencari tuan, kenapa kita ke hotel" pertanyaan itu seketika muncul di kepala jimmy


"jangan bertanya lagi, cepat sekarang kita ke hotel" ycap senja dengan nada dingin


jimmy merasa ada sesuatu aneh dan salah disini, sesampainya mereka di hotel, senja langsung mengecek telphone nya lagi , jimmy mengekor saja saat senja melangkahkan kaki menyusuri koridor tanpa banyak bertanya lagi, hingga sesampainya di depan pintu, entah di sengaja atau tidak, senja langsung membuka handle pintu dan langsung mendorongnya, ya dan pintu tersebut tidak terkunci, menampakkan seorang laki laki sedang berada dibawah kungkungan seorang wanita. Senja dan jimmy melihat bima sedang terkapar di atas ranjang bersama seorang wanita. tanpa babibu senja langsung ke kamar mandi dan mengambil air dan menyiram nya ke wajah Bima, jimmy hanya menjadi penonton karena dia pun juga kaget


byuuurrrrrr


"jahat kamu bim" ucap senja menahan tangis nya, bima perlahan membuka mata hingga mata nya terbuka dengan sempurna dia langsung bediri karena kaget dengan situasi dia berada sekarang.


"kenapa aku bisa di sini, jal*ng, ngapain kamu disini" sergah bima kepada wanita yabg duduk diranjang dengan lingeria yang di pakainya


Plaakkkk , Plaakkk


"badjingan" kata senja, setelah menampar Bima, senja langsung berlalu keluar kamar menyusuri koridor, dia tidak bisa lagi menahan air mata nya, sBima mengejar senja namun sudah kehilangan senja..


..


MOHON DUKUNG LIKE DAN VOTE ya geng🙏


"

__ADS_1


__ADS_2