
Kediaman papi Arga terasa begitu ceria, anak semata wayang papi arga dan mami sinta adalah berlian yang sangat berharga bagi keluarga tersebut, senyumnya bagai permata yang selalu menghiasi kediaman papi arga.
Senja adalah wanita tegar dan mandiri, meskipun papi nya memiliki perusahaan namun senja enggan untuk bekerja di perusahaan papinya, ia bwkerja di salah satu perusahaan ternama dikotanya menjadi manager produksi, hal itu dia raih karena berkat kerja keras nya, dia adalah mahasiswa magang dulu namun karena prestasinya yang mumpuni, ia langsung dipekerjaan di perusaan tersebut sambil kuliah ke jenhang yang lebih tinggi.
"mami papi ,senja berangkat kerja dulu ya" pamit senja kepada kedua orang tuanya
"nak, sebentar papi mau bicara, duduklah" kata papi arga dengan wajah mimik yang serius
"baik pi," jawab senja dengan menurut
"nak, apa tidak sebaiknya kamu resaign dari tempat kerjamu, dan kejarlah pendidikan mu dengan baik suapaya kamu lebih fokus" kata papi arga
"benar nak, kamu adalah anak semata wayang kami, semua perusahaan papi nantinya juga akan kamu pimpin, sebaiknya kamu fokuslah dengan pendidikanmu terlebih dulu" sambung mami sinta
"mami ,papi, bukannya senja tidak mau memimpin perusahaan papi, namun saat ini senja ingin mencari jati diri senja, senja ingin mengasah kemampuan senja tanpa embel embel marga kita" jawab senja dengan lembut
__ADS_1
"nak, perusahaan kita sudah cukup maju dan sangat berkembang dengan pesat, kamu hanya perlu melanjutkan nak, papi rasa pengalamanmu selama ini sudah cukup nak" Kata papi Arga
"papi, Senja tau dan senja paham hal itu, tapi senja ingin berkarir dengan kemampuan senja sendiri pi, sampai nanti senja siap dengan diri senja untuk memimpin perusahaan papi, , senja mohon papi dan mami jangan berat hati ya, senja akan melakukan yang terbaik untuk keluarga kita" ucap senja dengan sangat mantap
yaaaa seperti itulah senja, dia pekerja keras dan bisa dibilang keras kepala dengan pendiriannya, ia masih ingin berdiri dengan kaki nya sendiri hingga dia merasa pantas untuk memimpin perusahaan papi arga.
Saat makan siang senja bersama ketiga sahabatnya maura, kiran dan dito berjalan beriringan ke kafe yang tak jauh dari perusahaan tempat mereka bekerja.
sedang asyik makan, maura dan senja hendak ke toilet, tanpa sengaja senja terdorong oleh karyawan cafe yang hendak jatuh, namun siapa sangka tangan kokoh dengan sigap menangkap tubuh senja hingga ia tidak terjungkal ke belakang.
"Terimakasih" ucap senja kepada laki laki tersebut
"lalu ?" kata senja dengan memasang mode wajah datar
"cih, sombong sekali, catat nomormu" sambil memberikan handphone milik nya
__ADS_1
yaaah laki laki tersebut sudah memandang senja sejak memasuki cafe tersebut. bisa di bilang devan jatuh cinta pada pandangan pertama kepada senja.
"hey, untuk apa aku melakukan perintahmu, senja wijayatna adalah wanita yang tidak akan tunduk kepada laki laki sepertimu, dasar modus" ketus senja kepada devan
" ooh nona senja.? apakah secara tidak langsung kau mengajakku berkenalan.? baiklah namaku devan" jawab devan dengan jumawa
" cih dasar sinting, udah yuk ra, bisa bisa kita terkena virus jika lama lama berada disini" kata senja sambil menarik tangan maura
"virus, astagaaa senja, pakai masker mu, ingat jangan menyentuhku ,setelah itu kamu harus cuci tangan dan menggunakan handsanitizer mu ya" kata maura dengan polosnya
"ooh ayolah maura apakah tidak bisa di otakmu di tanami pohon keramat supaya kamu bisa pintar sedikit" desah senja
"aku sudah pintar njaa, buktinya aku bekerja di perusahaan besar kan"
"terserahlah" kata senja sambil memasuki toilet karena ia berkecamuk menahan sesuatu yang sangat memaksa ingin keluar dari tadi
__ADS_1
.
(part selanjutnya tentang senja dulu ya, ntar kalo tom and jerry udah akur baru kita satuin senda dan dimas, namun tidak semudah itu karena senja di incar oleh bos perusahaan tempat dia bekerja)