SGG

SGG
Boneka cantik dari India


__ADS_3

Waktu keberangkatan ke villa keluarga sudah tiba, mereka memutuskan menggunakan transportasi bus supaya bisa bersama dalam satu kendaraan.Kendaraan pribadi diparkir ditempat nenek dijaga pak Jum tukang kebun sekaligus sopir kakek suami mbok


Khusus ibu ibu dengan baby dan anak kecil dipersilahkan pakai mobil pribadi takut berisik malah rewel karna kurang nyaman.Kakek nenek justru sangat semangat ikut bus karna senang bisa berkumpul dengan anak cucu mereka.


"Pak sopir tarik mang...." suara cempreng Danu menggema


"Berdoa dulu supaya diberi keselamatan dan kelancaran"padhe Dar memimpin doa dan di aamiin in semua peserta.


"Silahkan dilanjut yang mau ditarik tarik" padhe Dar kambuh ngocolnya


Ggrrrgrr....


Tawa mereka renyah menandakan suka cita


"Siap den,lagunya mau koplo apa K Pop" mang sopir gaul juga ternyata


"Banyak sesepuh pak,koplo za biar seru " Angga menyela


"Siap...."pak sopir langsung menyetel lagu akang gendang ayu Ting Ting.


Para senior sudah mulai manggut manggut geleng kanan kiri.


Anak anak muda mulai keluar kursi goyang gaya bebas mengekspresikan diri.


Danu dan Angga asyik duet maut dari goyang ngebor,goyang ngecor,goyang itik, sampai goyang gergaji semua dijabanin sampai sampai padhe Dar sesepuh paling kalem ikut kesetrum goyang dombret.


Walhasil tawa riuh memenuhi isi bus.


Dan reff lagu akang gendang yang ditunggu tunggu pun datang , dan mereka auto ikut bernyanyi


#


Akang Gendang, kalau saya bilang muter, muter ya


Muter, muter, muter


Maju, mundur, maju mundur, mundur


#


Bus yang melaju meliuk pun akhirnya membuat Angga menubruk Danu hingga jatuh ke kursi penumpang.


"Mundur woy mundur ....wah pak sopir ada dendam kesumat ni kaya nya " Danu yang masih ketimpa Angga teriak teriak.


Angga hanya ngakak sambil meraih sesuatu yang bisa menopang badanya untuk berdiri


mereka tak henti hentinya tertawa sepanjang jalan


"Ganti yang kalem pak capek ketawa terus" Bayu protes masih sambil ketawa


"mau lagu apa den?"tanya pak sopir


"Boneka cantik dari india pak"


"Dek Sani maju donk...itu mas mas dancer udah siap tuh" Nana sepupu Sani yang agak gede bersuara


"Boleh boleh,sini Mb Nana ikutan saatnya ciwi ciwi beraksi " Sani maju dengan semangat


#


Hatiku gembira


riang tak terkira


mendengar berita


kabar yang bahagia


Ayahku kan tiba


datang dari India


membawa boneka


yang indah jelita


Oh sayang…


Boneka cantik

__ADS_1


kumimpi-mimpi


menjadi idaman


sepanjang hari


Kini kudapat


boneka baru


untuk hadiah


ulang tahunku


Boneka yang indah


pandai main mata


hatiku gembira


riang tak terkira


Ku ayun ku buai


ku dendangkan sayang


tidurlah hai si buyung


juwitaku sayang


Oh sayang…


Boneka sayang…


berbaju biru


boleh dipandang


tak boleh diganggu


Boneka cantik


dari India


tak boleh dibawa


Hatiku gembira


riang tak terkira


mendengar berita


kabar nan bahagia


Ayahku kan tiba


datang dari India


membawa boneka


yang indah jelita


Oh sayang…


La… la la la la…


La… la la la la…


mereka bernyanyi bersama sama sampai diakhir lagu mereka meringsek untuk memeluk Sani dan Nana dan secara serentak para senior berseru :


" woy boleh dilirik doank woy ga boleh dibawa "


"Abis bonekanya cantik banget sayang dilihat duank" sempat sempatnya Angga menyahut


"Dasar kadal buntung" Mami Maya melempar anaknya dengan kacang yang dimakannya


Dan sekali lagi tawa mereka membahana.


Dengan masih ngos ngosan mereka mulai kembali ketempat duduk mereka masing masing.

__ADS_1


disaat mereka mulai tenang tiba tiba ada petikan gitar mengalun indah,nada nadanya menyayat hati seolah penuh penyesalan,


ternyata suara petikan gitar itu berasal dari Adit diujung depan dekat pak sopir.


"*Y**ou are the reason* "


yah itu lah lagu yang dimainkan Adit, Sani tanpa sadar mulai bernyanyi mengikuti alunan petikan gitar Adit yang membuat Adit semakin pilu memainkan lagu itu.Seolah penghuni bis terhipnotis oleh merdunya petikan gitar dan suara Sani, mereka terbawa suasana sampai berkaca kaca dan di akhir lagu tepuk tangan riuh tanpa henti mengiringi mereka.


Adit dan Sani seolah terbawa oleh Medan magnet yang sama merasakan sakit yang sama saat membawakan lagu itu,untuk sepersekian detik mata sendu mereka bertemu tapi Adit buru buru menoleh kesamping menyembunyikan perasaan sakit nya.


" Waaah... San ga nyangka suara cempreng kamu bisa keren gitu kalo nyanyi"


"Dasar tuyul, ngrusak suasana banget sih "Sani menggerutu


"Tu kan beda banget kalo lagi gini,kaya kaleng Engkong Guan isi ceriping"


"Ih...dasar tuyul enggak banget si masa suara merdu aku kaya kaleng Engkong Guan " Sani yang ngga terima langsung meraup muka Danu


"Ampun ampun San,..." Sani masih ngacak acak muka Danu


"Aw aw udah dong San,ini muka aset modal melestarikan keturunan tau" Danu yang mulai kesal mencekal tangan Sani


"Dari mana ceritanya muka bisa melestarikan keturunan....kambing...." Sani masih nyerocos sambil mencoba melepaskan tangannya dari Danu.


"Ya ada pokoknya..." Danu makin menjadi menggoda Sani


"Mas Bayu tolongin donk...." Sani mulai mencari pertolongan


"Mas Bayu,Danunya tu "Bayu yang melintas mengambil alih sani


"Tapi bener lho dek, suara kamu tadi bagus banget "Bayu masih terkagum kagum dengan suara Sani sambil mengapit kepala Sani kearah kursi duduk Sani.


"Adek siapa dulu dunk"Sani menepuk dada bangga.


Suasana mulai tenang,nampaknya mereka mulai kelelahan dan mulai terlelap dikursi masing masing.


***


Kalian ganteng ganteng banget siih....


ah....mas Bayu jangan senyum Mulu donk,rontok ni hati aku.....


Sani benar benar terpesona dengan senyum Bayu.


Mas Arya itu yang kotak kotak boleh Sani toel nggak....seksi banget...


Muka Sani sampai merona melihat badan sixpack Arya.


Waow waow mas Angga my Sehun KW, so handsome.


Sani sampai menangkup pipinya sendiri gemas


Ya ampun mas Adit.....my heart...ko tumben bisa senyum, manis banget lagi, itu bunga bunga bisa cemburu kalo mas Adit sepanjang hari kaya gini


Sani terpana tak percaya melihat Adit tersenyum lebar memandangnya.


Alamak Danu bocah tuyul...lu keren juga kalo lagi anteng gitu cool........


Sani mengacung acungkan dua jempolnya ke arah Danu.


***


"San Sani, Sani..." mereka menepuk nepuk pipi Sani.


Pasalnya dari tadi Sani ketawa ketawa sambil mengacungkan jempolnya keudara sambil meracau tidak jelas


"Hah hah hah...ada apa an" Sani kaget banyak orang mengerumuninya


"ngimpi apa kamu sampe ngiler gitu"


Sani auto mengelap bibirnya yang kering


"Yes,yes....aku dapet video nya" Danu mengacungkan hp didepan Sani yang menampilkan videonya sedang mengigau


"Danu.......hapus nggak....."Danu kabur keluar bus yang memang sudah sampai dengan Sani yang mengejar dibelakangnya


para senior hanya geleng geleng kepala menyaksikannya, ini merupakan salah satu moment yang membuat mereka selalu rindu untuk bersama.


"Kenapa Dit,Ayuk turun"Yanuar yang melihat Adit tak kunjung turun menghampiri.

__ADS_1


....


makasi buat temen temen yang udah mampir,jangan lupa klik like dan temen temenya ya.....


__ADS_2