
Sani dan Angga mulai menyusuri padatnya jalan raya menikmati sejuk suasana malam hari.Sani sudah mulai terbiasa dengan kedekatannya bersama Angga,setiap dibonceng Angga maka Sani akan memeluk pinggang Angga,seperti saat ini, bahkan Sani sekarang merebahkan kepalanya dipunggung lebar Angga yang menjulang.Tentu saja Angga semakin senang dibuatnya.
"Mas kalo jalan sama Mb Dina kaya gini juga ngga?" tanya Sani penasaran
"Dina lebih suka jalan pakai mobil"
"Ow.....Mas kok bisa putus si sama Mb Dina,sayang banget tau mas"
"Ya namanya juga pacaran,yang nikah za bisa cerai"Jawab Angga diplomatis
"Iya juga si,trus trus sekarang mas Angga lagi sama siapa donk?"
"Sama kamu"Jawab Angga sambil tersenyum
"Ih gaje banget,maksud aku sekarang mas udah punya pacar lagi belum?"
"Kan biasanya juga belum putus udah ada cadangan"
"Lagi males"Jawab Angga sambil memarkir motornya
Angga melepaskan helm Sani dan merapikan rambutnya yang berantakan.
"Weissh....gebetan baru bro?" tanya seorang laki laki sambil first bump dengan Angga
"Mas aku duluan ya"
Angga hanya mengangkat jari tanganya membentuk tanda oke,karna dia sedang asyik mengobrol dengan temannya yang barusan
"Siapa ?" tanya temanya sambil menyenggol lengan Angga
"Adek gw "
"Adek apa adek,mesra gitu "
Angga hanya tersenyum menanggapi ocehan temanya.
Sani berjalan meninggalkan Angga menuju tempat yang sudah ditentukan oleh Bayu,
Karena memang kafe outdoor jarak antara parkiran ketempat yang Bayu pesan agak jauh,lagipula Bayu memesan tempat khusus sehingga terpisah dengan meja umum.
Ada beberapa orang bersiul menggoda Sani dan tiba tiba dari arah samping muncul segerombolan anak muda menghadang jalanya.
"Hey cantik,..ko sendirian za,gabung sama kita kita yuk "
"Imut banget si jadi pengen cium dech"
"Ga usah takut,kita kita ga gigit ko"
"Eits mau kemana..."
segerombolan anak muda itu mulai agresif mendekati dan menghadang Sani membuatnya berjalan mundur merasa risih dan takut.
Saat berjalan mundur tiba tiba tubuhnya menabrak seseorang dibelakang
"Dia cewek gw, minggir !! "
Danu muncul dari belakang Sani, dan gerombolan anak muda itu langsung minggir seketika seolah memberi jalan pada bos nya.
__ADS_1
"Dasar bocah, nyusahin Mulu " Danu menggandeng tangan Sani
"Hello...klo gw bocah lu juga bocah oke,kita seumuran fix" Sani tidak terima
"Paling nggak gw tinggian ga kliatan bocah kaya Lu "
Danu mengangkat sebelah alisnya sambil tersenyum mengejek.
Sani hanya diam menanggapi ejekan Danu yang memang kalo dilihat lihat Danu sama sekali tidak terlihat seperti anak baru lulus SMA saat memakai pakaian biasa.
"Makanya lolosin donk calon pacar gw biar ada yang jagain gw ga nyusahin lu mulu"
Danu menghentikan langkahnya menatap tajam Sani.
"Ngebet banget pengen punya pacar,pengen ngrasain dicium,sini gw za yang cium"Danu mengarahkan kepalanya mendekati muka Sani seolah mau mencium.
Sani yang kaget langsung menepuk nepuk muka Danu,
Danu hanya tertawa lebar mendapati Sani yang cemberut dengan muka merah seperti tomat.
"Yakin, pacar lu ntar beneran jagain, bukan sebaliknya? " tanya Danu ambigu
Hening ...
Sani tidak bisa menjawab karena dia juga belum pernah pacaran,hanya tau sedikit cerita dari sahabatnya, Sarah
"Eh tuyul... ko anak anak tadi bisa tunduk gitu sama lu? " Sani mengalihkan pembicaraan
"Mereka anak motor,gw pernah ngalahin bosnya"
jawab Danu santai
Danu spontan merebut Hp Sani, terjadilah perebutan Hp di sepanjang jalan menuju meja yang dipesan Bayu.Danu yang tinggi dengan mudah mempermainkan Sani yang hanya sebahunya.
"Kalian ngapain rebutan Hp kaya gitu?"
Bayu merebut Hp Sani dari tangan Danu,otomatis mereka Sani dan Danu menghentikan aksi berebut mereka.
"Danu tu mas, bEbmm..memm... mmm"
Danu langsung mebekap mulut Sani takut keceplosan didepan Bayu.
"Diemm...,EXO PLANET#5 deal?"Danu membisikan negosiasi kepada Sani
"Deal " Sani langsung menjabat tangan Danu dengan senyum lebar.
Bayu hanya memicingkan mata melihat tingkah mereka.
Danu mengelus dada tenang, akhirnya Sani mau tutup mulut.
Bayu menyerahkan kembali Hp Sani.
"Mas Bayu emang pahlawankuh..."Sani mengambil Hp dari tangan Bayu sambil menjulurkan lidahnya kearah Danu.
"Mas ko kayanya ada yang beda dech..."Sani menajamkan mata kearah Bayu
"Kenapa San,mas kurusan ya? " Bayu bingung sendiri sambil memperhatikan diri sendiri
__ADS_1
"Enggak ko,cuma....mas kliatan tambah ganteng...."Sani tertawa sambil mengacungkan jari membentuk love.
" Hu....."Danu melemparkan kacang kearah Sani, Danu yang tadinya ikut penasaran jadi sebel juga.
"Kangen mas sama gombalan kamu "Bayu tersenyum sambil mengacak pucuk rambut Sani dengan gemas.
"Angga mana, bukanya kamu kesininya sama Angga ko malah sama Danu "
"Tau tu,aku ga liat mas Angga yang ada ketemu bocah lagi digangguin preman "Danu menunjuk Sani dengan dagunya
"Siapa yang digangguin,kamu San?"
"Aku ga pa pa ko mas, untung tadi ada Danu"
"Lha emang Angga kemana ko malah kamu dibiarin jalan sendiri"
"Tadi ketemu temenya, ya udah aku duluan"
Bayu hanya geleng geleng mengingat angga yang suka lupa sama yang lain kalau sudah ketemu temen temen nya.Dan itu juga salah satu penyebab Dina minta putus karena Angga terlalu cuek dan terkesan egois dimata Dina.
"Hai bro...sorry sorry lama,tadi ga sengaja ketemu temen lama" Angga datang tanpa dosa
"Sorry sorry, kamu bisa jagain Sani nggak si"
Angga bingung Dateng Dateng langsung disemprot Bayu
"Sani digangguin orang dijalan,masih untung tadi ketemu Danu"
Angga melotot kaget mendengar penjelasan Bayu langsung menghampiri Sani.
"Kamu ga pa pa kan San,ngga diapa apain kan,maafin mas ya teledor jagain kamu"
Angga memutar mutar tubuh Sani kemudian memeluknya
"Woy woy...ga usah dipeluk peluk juga kale"
"dasar kadal..."
Bayu dan Danu berkata hampir barengan.
Angga cuma cengengesan sambil melepaskan pelukannya.
Sani hanya bisa tersenyum bahagia melihat mas masnya begitu perhatian dan mengkhawatirkan dirinya.
Tak lama Arya datang dengan seorang wanita cantik.
"Sweet...sweet...." mereka serempak menggoda Arya.
"Siapa nih ..." Angga yang pertama bereaksi
.
.
.
Hay Hay ....ketemu lagi,
__ADS_1
makasi ya buat temen temen yang udah mampir.
jangan lupa klik like dkk ya...