SGG

SGG
Kegep


__ADS_3

Dirumah Angga mami Maya sedang marah marah dengan babysitter Ane karna ceroboh menjaga Ane,Ane yang dari lahir memang sudah ada bawaan kelainan ginjal tidak bisa sembarangan dalam mengkonsumsi makanan, bahkan mami Maya harus menyediakan babysitter khusus untuk menjaga Ane.


" Yah, apa belum ada informasi dari dokter tentang pendonor ginjal untuk Ane " Maya tertunduk lesu di depan suaminya


Sony sang suami hanya menggeleng lemah


" Mami takut yah..,Ane ga sanggup lagi untuk menunggu " Maya semakin sesenggukan


" Sabar mi, semua sudah ada jalan takdirnya " Soni mengelus lembut kepala istrinya


" Tapi mami takut yah...mami takut kehilangan Ane, mami sangat menyayangi Ane meskipun Ane bukan anak kandung kita "


" Apa kita harus menemui Harj ..."


"Enggak Yah... mami ga setuju, laki laki itu pasti akan mengambil paksa Ane kalau dia tau keberadaan Ane,Mia sudah susah payah menyembunyikan keberadaan Ane sampai akhir hidupnya, ngga mungkin mami akan memberikan Ane pada laki laki itu begitu saja " Sentak Maya memotong cepat ucapan Soni


"Tapi ini demi kebaikan Ane Mi"


" Mami ngga akan bersikeras Yah, kalau Harjono bisa menjaga Ane dengan baik , dia laki laki breng**k dan Ayah juga tau itu "Maya mulai emosi


" Sudah sudah, ayah akan coba menghubungi dokter Sam untuk lebih banyak mengumpulkan informasi data pendonor,Ayah juga akan meminta bantuan teman Ayah di luar negri, ada beberapa temen ayah yang profesinya dokter disana "Soni memberi alternatif dengan lembut.


"Makasi yah...." Maya masih sesenggukan memeluk erat suaminya.


.


.


.


Assalamualaikum" suara Angga mengagetkan mami dan ayah nya


Walaikumsalam"jawab mereka barengan


"A eelah Yah ...masih juga sore udah maen drama Korea Korea an"

__ADS_1


"kasihanilah anak bujang mami ini, yang cuma bisa iri melihat kalian "


Angga berkata sambil memasang wajah memelas.


" Bukanya kamu tadi abis drama Korea Korea an juga dijalan "


bagai maling ketangkap tuan rumah Angga tergagap kaku.


" E ehh... ma mana ada, emang kapan mami liat Angga " Angga salah tingkah sendiri


"Noh , dilampu merah deket toko buah ABe, masih ga mau ngaku"


"Abis dari mana kamu sama Sani"


" Kok mami tau"Angga terlonjak kaget


"Ga da yang mami ga tau dari kamu "


Maya tersenyum sinis sambil bersedekap angkuh didepan Angga.


Buju buneng... serem amat yak emak gue,cctv juga kalah ini mah.


"Oh itu Angga jemput Sani abis pulang study tour"


Angga berusaha menjawab dengan setenang mungkin, alih alih percaya mami malah memicingkan sebelah matanya.


"Eh..anu..itu, itu Sani kan masih kecil ya Mi, suka ngantuk gitu kalo diboncengin jadi Angga minta Sani pegangan yang kenceng gitu Mi...kan bahaya mi kalo naik motor ngantuk , iya kan Yah"


Angga mengkedip kedipkan sebelah matanya ke arah ayah minta pertolongan,tapi hanya ditanggapi senyuman sembari melengos tanda ayah ga mau ikut campur selagi kanjeng Mami lagi naik mimbar.


"kecal kecil kecal kecil...kecil kecil gitu tu bocah yang kata kamu bocil, depan belakang juga mentok semua kali"


"Gimana rasanya...empuk? "


Tembak mami bagai busur panah yang melesat tepat didada

__ADS_1


jleb!


"...."


"Udah ah mi, malah jadi Angga yang diintrogasi kan yang kegep ayah sama mami"


"Nih oleh oleh dari Sani mi, katanya itu kesukaan mami "


"Wah....emang idaman ni Sani"


"Sampein makasih dari mami ya" teriak mami


Angga ngacir ke kamarnya tergesa gesa dengan muka merah padam.Demi apa coba jantung Angga masih dag dig dug duer...


panik ga panik gak....ya panik lah...masa enggak


"Aarghhh....mending mandi za lah"Angga kesal dengan dirinya sendiri


"kenapa mesti Sani,kenapa Sani...." Angga menyiram tubuhnya sambil terus bergumam seperti merapal mantra


" Yah, mami suka agak kuwatir sama kedekatan mereka . Meskipun Sani polos tapi anak kita sudah dewasa Yah mami takut...."kata kata mami menggantung diudara


"Udah Mi jangan terlalu dipikir,ayah percaya sama anak kita" Soni menengkan istrinya.


***


"Lho Sani udah sampe, pulang sama siapa?" ibu Sani mengerutkan dahi,karna biasanya saat ada acara sekolah selalu bareng Danu yang memang satu sekolahan.


"Tadi dijemput mas Angga Bu,Danu panitia pulang belakangan" Sani merebahkan tubuhnya yang lelah disofa depan TV.


"Tapi untung juga si dijemput mas Angga jadi ditraktir es krim" cengir Sani didepan ibunya


"Trus Angga nya mana,ko ga da"


"Langsung pulang Bu,eh iya tadi salam buat ibu katanya"

__ADS_1


walaikumsam....sang ibu hanya geleng geleng dengan kelakuan Sani yang kadang ga da dewasa dewasanya.


Buat temen temen yang mampir jangan lupa klik klik like dkk ya....tengqiu....


__ADS_2