SGG

SGG
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak


__ADS_3

"heh....males banget kalo udah acara ospek kaya gini, semoga ga da acara yang aneh aneh"


Sani berharap dapat ngikuti kegiatan ini dengan lancar


kegiatan demi kegiatan sampai hari terakhir dilalui dengan lancar lancar saja.


"Bos arah jam 12, bening apa bening banget bos.. " seorang lelaki nyengir kuda sambil menoel lengan si bos


"Bil kubil,...Udah tau si bos alergi sama makhluk kaya begituan, pake ditanya..." Seorang temannya menyaut.


"Payah si bos mah, laki laki itu salah satu anugerahnya adalah terlahir sebagai buayah...gemar berwisata hati menikmati berbagai macam rasa yang berbeda " kubil si buaya darat beropini sambil berkhayal


"Dasar omes..."si boss menoyor kepala kubil


"Dih si bos ga percayaan, menurut lu gimana Mpong oke ga tuh " Kubil melempar kacang kulit ke arah ompong


"Tapi boleh juga si bil, bisa kali buat sarana move on" Ompong senyum senyum memperhatikan dari kejauhan


"Jangan iseng lu Mpong, emang angkot enaknya za buat sarana "Kubil mengingatkan


"Bukanya cewek cewek mantan lu juga sarana....Sarana pelampiasan nafsu lu...Bwhahahaha..."


"Husts....sembarangan kalo ngomong 'Emang akuh cowok apaan' "


"Itu namanya penjajakan"


pplleetak...


Jitakan melayang dikepala kubil


"Kalo gitu gw pinjem cewek lu bentar gimana Bil, buat penjajakan boleh ngga wkwkwk....."


"Itu mah elu nya yang kam vret, lu Kate cewek gw rental PS"


"Makanya Mpong cari pacar beneran"


"Males gw Bil, punya pacar ribet "


"Kalo sederhana mah rumah makan Mpong"


"Halah bilang za ga bisa move on Mpong"si Bos menimpali


"Kan ada pepatah kalo jodoh ga kemana bos" Ompong berkilah


"Iya jodoh ga kemana tapi saingan dimana mana broh.....wkwkwk...."Kubil menambah panas suasana


"Aku cuma berusaha ngikutin kata hati aku saudaraku..."Ompong berkata sendu yang dibuat buat


"Ngikutin kata hati si boleh za Mpong tapi jangan lupa Otaknya dibawa juga, ya kali hati lu lagi tersesat otak lu bisa ngingetin....udah tau mantan dah kawin masih za ditungguin ..ck ckc ck..." akhirnya mereka bertiga tertawa berjamaah


"Bener juga kata lu Bil, otak gw kayanya ngasih sinyal kuat ni, arah jam 12 bisa nglurusin hati gw yang sesat, ..."Ompong membenarkan ceramahan kubil dengan semangat 45

__ADS_1


"Semangat saudaraku, abaikan si bos yang mau jadi bikuni"


GeRrrrrr..


mereka bertiga tertawa serempak sambil ber Toss ria


"Hai cantik...buru buru amat mau kemana nih, boleh donk kenalan dulu " Ompong melancarkan aksinya


"Coba coba liat dulu namanya siapa,.."


"Sani Isaura Ariella...namanya cantik kaya orangnya "oMpong mengeja nama Sani di-tag papan nama dengan seksama


"Iya kak saya buru buru, maaf saya mau ketoilet "Sani menjawab sambil menunduk


"Ow ...mau kakak anterin ngga, anak maba( mahasiswa baru ) pasti belum tau kan dimana toiletnya.."


"Ga usah kak terimakasih" Sani berusaha melewati mereka


"E e e eh...tunggu dulu, belum juga kenalan" oMpong berusaha mengambil langkah seribu untuk menghalangi Sani, tapi Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak , saat Ompong melangkah maju kearah Sani dia malah tersandung dan membuat tubuhnya terhuyung, reflek kedua tanganya menangkup dada Sani yang memang lokasi ' terdekat' sebelum akhir jatuh tersungkur.


*btw ini masuk kategori untung pa buntung ya guys 😀*


"Aaaa............."Sani berteriak sekeras mungkin sambil menutup dadanya yang tersentuh Ompong.


Erick yang kebetulan melihat sekilas kejadian itu tanpa Ba Bu Bu langsung menghampiri dan menghantam muka ompong dengan sekuat tenaga.


Ompong yang merasa tidak terima memukul balik kearah Erick, Erick yang seorang ahli tentu saja tidak semudah itu dipukul balik, akhirnya perkelahian 3 lawan 1 pun tak dapat dihindari.


Sani terduduk lemas sambil sesenggukan,Rio yang melihat Sani begitu menyedihkan mencoba untuk membantu Sani berdiri.


"Hey kamu minta tolong temani dia dulu " Rio memanggil salah satu Maba disekitar Sani


Erick masih terlihat emosi saat memandang ketiga lelaki didepanya,dia tidak menyesal sama sekali membuat keributan apa lagi itu menyangkut orang yang disayanginya.


Toh pihak kampus juga tidak akan bisa berbuat apa apa dengan dirinya seperti disekolah sekolah sebelumnya,dia sendiri yang sudah menjadi anak asuhnya bertahun tahun juga tidak tau seberapa hebat orang tua angkatnya sampai sampai tingkah rusuhnya tidak bisa membuat pihak sekolah bertindak lebih, palingan mentok juga cuma skorsing beberapa hari za.


Erick bahkan pernah sengaja membuat keributan supaya sekalian di keluarkan dari sekolah atau lebih bagus lagi diusir dari rumah, Dia kecewa dengan kedua orang tua angkatnya, harapannya untuk mendapatkan keluarga sama sekali jauh dari harapan, dia tetap sendiri. Satu satunya yang membuat dia bertahan hanyalah Luna yang memang sudah sangat tergantung pada Erick.


Erick benar benar merasa sendiri, ingin dia kembali ke panti tapi ternyata saat dia berhasil mencari alamat panti yang pernah di tinggali nya, rumah panti itu hanya tersisa tanah lapang yang siap dikerjakan proyek pembangunan wahana main anak.


"Kamu baik baik za kan " Rio sempat menghampiri Sani sebelum menggiring mereka berempat.


***


"Siapa tu cewek,sampai sampai seorang Rio mau ngajakin ngomong" Seorang senior wanita berkomentar


"Entah, yang jelas si maba"Temanya menyahut


"Ya itu gw juga tau lihat dari seragamnya" Senior wanita kesal sendiri dengan temanya


***

__ADS_1


"Minum dulu..." Maba yang barusan membantunya mengulurkan air mineral


"Makasi ...."


Danu yang baru tau kejadian yang menimpa Sani langsung lari menuju lokasi kejadian,saking terburu burunya sampai beberapa kali dia menabrak orang.


"Sani kamu ga pa pa kan..."Danu langsung merengkuh tubuh Sani kedalam pelukanya.


Sani tidak menjawab malah sesenggukan.


"Udah tenang za besok kita tuntut mereka ke pengadilan"Danu menenangkan Sani seperti memenangkan anak kecil yang sedang merajuk,


Sani bukanya menjawab malah memukul mukul dada Danu


"Kenapa...."


"Sesek napas lu meluknya kekencengan..."


"Hehe ..."


"Kenapa lagi..."


"Kebelet pipis kan tadi mau ke toilet"


"wkwkwk...ngobrol donk...tau tempatnya ngga? "


"Enggak...."


Danu mengacak pucuk rambut Sani sambil tersenyum lebar lalu menggandengnya untuk diantar ke toilet terdekat.


di saat seperti ini tingkah mereka layaknya sepasang kekasih yang serasi dan pastinya akan membuat iri siapa za yang melihatnya, padahal dalam kesehaarian mereka tak beda jauh dengan Tom and Jerry.


"Eh iya, sekali lagi makasi ya...aku Sani "Sani sampai melupakan teman barunya


"Diana..."


"Aku duluan ya...." Sani meninggalkan Diana yang masih bengong memperhatikan interaksi mereka berdua.


"So sweet banget....kapan aku bisa ngrasain perlakuan kaya gitu " Diana bermonolog sambil membenahi kacamatanya yang melorot.


"Astagfirullah ... ga bener ga bener, bukan muhrim bukan muhrim" Diana istigrfar sambil mengurut dada


.


.


.


Salam sehat selalu ya guys jangan lupa 5M diterapkan ya...


yang berkenan mampir jangan lupa klik tombol suka ya 🤗🤗🤗....mks

__ADS_1


__ADS_2