SGG

SGG
Sisi lain Kris Aditya


__ADS_3

"Bay jadi bikin acara camping di halaman?" Arya mengingatkan


"Jadi donk....aku dah bawa tenda banyak tu dibagasi"Bayu menjawab sambil lalu


***


hp Sani berdering tanda notif wa masuk


Bayu : Dek Nia mau ikut camping dihalaman belakang ga?


Sani : Eh, kok ada acara camping aku ga tau???


Bayu : Dadakan,sebelum berangkat Arya baru ngasih ide


Sani : semua ikut?


Bayu : cuma kita kita za, acara barengan ko sama acara keluarga , cuma kita lanjut camping


Sani : Oke oke mau banget .... yang lain udah oke?


Bayu : Udah, kamu berani di tenda sendiri?


Sani : ya berani lah,...Sani gitu loh


Bayu : πŸ‘ jangan sampe tengah malem gedor gedor tenda kita yah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ ( ngarep juga si )


Sani : πŸ™„


Bayu : lagi dimana dek ga da kliatan


Sani : lagi keluar sama mas Angga



Bayu : Cepet balik udah sore


Sani : πŸ‘


***


acara halal bihalal pun dimulai dengan doa dan sepatah dua patah kata dari para tetua diikuti para senior dilanjutkan saling bersalaman dan sungkem.


Acara sungkem selesai dilanjut acara hiburan dengan makan bersama.Selain makanan catering yang sudah dipesan mereka membuat acara bakar ikan dan sejenisnya.


Danu dkk mulai mendirikan tenda dan menyalakan api unggun.


Panggung musik sementara masih dihandle grup organ tunggal sewaan.


" Mamih...Mas Annda mana mih,Anne pengen bobo di temenin mas Annda bial bica dibacain celita lutcu ladi " Anne merengek dipangkuan mami Maya


"Bobo sama mami za ya,tuh coba liat mas Angga nya lagi sibuk " Mami Maya mencoba membujuk

__ADS_1


" Ndak mau mih...Anne Mauna sama mas Annda mih" Anne mulai berkaca kaca


mami Maya mulai pening dengan situasi saat ini, disisi lain tidak tega dengan Anne tapi disisi lain mami Maya juga tidak ingin mengganggu acara anak muda itu dan lainya.


"Kenapa Tan ?" Adit yang menghampiri mami Maya melihat Anne berkaca kaca


"Anne mau ditemani tidur kakanya,pengen dibacain cerita katanya" mami Maya menjelaskan


Adit duduk membungkuk mendekati Anne


"Anne cantik, mau ditemenin mas Adit ngga " Adit tersenyum lembut


Anne yang awalnya mengkerut takut,jadi tersenyum malu malu sambil menganggukkan kepalanya tanda setuju.


"Aman Tan "


Adit berkata kepada mami Maya sambil meraih Anne ke gendonganya.Adit mengelus lembut kepala Anne yang mulai lemah karena mengantuk.


Mami Maya masih memperhatikan interaksi manis kedua orang didepannya yang jarang dilihatnya, bahkan Angga yang paling sayang dengan Anne dan sering berinteraksi dengan Anne tidak terlihat semanis ini


"Apa benar itu tadi Adit" Maya masih bergumam tidak percaya.


***


PRRANNGG...


suara barang pecah dibanting,suara itu berasal dari kamar orang tua Adit.


Adit kecil yang sedang bermain dengan bibi pembantu langsung digendong keluar rumah supaya tidak mendengarkan pertengkaran kedua orang tuanya.


"Apa kamu masih peduli dengan keluarga kita,bukanya kamu hanya peduli dengan laki laki itu"Ayah Adit menggeram


"Itu semua karna kamu mas,kamu tidak mau berpikiran maju"mommy Adit semakin meninggi


"Maju seperti apa,apa menyetujui ide papi mu itu akan membuatku maju?"jawab ayah Adit sinis


"Cukup mas,itu buat kebaikan keluarga kita,papi tau kamu jenius kamu bisa mas" mommy Adit membela


"Kebaikan yang mana,apakah menjadi budak papimu itu suatu kebaikan?"


"Dengan aku menjadi dosen itu tidak akan membuat kita kekurangan kalau kamu mau menerimanya"


Kristina adalah nama Indonesia ibu Adit,dia seorang keturunan Tiongkok Amerika sehingga untuk pesonanya jelas tidak dapat diragukan lagi.Tapi Adirama juga seorang yang tampan bahkan paling tampan diantara keluarga Sani meskipun tampanya sedikit berbeda dengan padhe padhe Sani yang lain.Kristina bertemu dengan Adirama saat Kristina pertukaran mahasiswa, dengan Adirama sebagai salah satu dosen di universitasnya.Seringnya interaksi membuat mereka dekat dan melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan meskipun papi Kristina tidak setuju.


Papi Kristina akan merestui apabila Adirama bersedia menjadi bagian dari perusahaanya di bidang bioteknologi,sebenarnya tidak ada yang salah dengan perusahaan itu hanya saja papi Kristina menciptakan berbagai vaksin dan penawar racun bahkan senjata biologi dengan bebagai cara, salah satunya dengan meng hack data data dari perusahaan bioteknologi lainya dan papi Kristina tau kalau Adirama sangat mampu untuk hal itu.Itulah yang membuat Adirama tidak pernah menyetujuinya.


Adirama dan kristina begitu saling mencintai bahkan nama Adit adalah potongan nama mereka berdua.Sampai saat Kristina harus mengelola peruhasahaan ayahnya di Indonesia membuatnya sibuk dan jarang pulang.Kesibukanya juga melibatkannya dengan klien diluar jam kerja sampai suatu hari Adirama menemukanya bersama lelaki lain di apartemen pribadinya.


Kristina selalu berkilah Adirama tidak bisa mendukungnya dalam karir dan ekonomi.


"Ceraikan aku mas"Kristina mulai terisak

__ADS_1


"Aku tidak akan pernah menceraikanmu" Jawab Adirama tegas


Adirama sangat mencintai istrinya sehingga dia masih berharap istrinya akan kembali,dia juga tidak ingin Adit kehilangan ibunya.


"Kalau begitu aku yang akan menggugat cerai" Kristina kukuh


Adirama hanya bisa meneteskan airmata saat Kristina keluar pintu,disisi lain dia ingin mengejar istrinya disisi lain dia sudah berjanji untuk selalu mendampingi kedua orangtuanya.


***


"Daddy apa mommy tidak pulang lagi"Adit kecil mencari ibunya


"Adit sayang mommy kan"


Adit mengangguk mantap


"Nanti Adit ikut mommy dulu ya supaya Adit bisa sering ketemu mommy"


Adit kecil tidak teelalu paham tapi ia tetap mengangguk.


Adit kecil seorang anak yang ceria seperti anak lainya hanya saja seringnya mendengar pertengkaran orangtuanya membuat dia menjadi pendiam dan lebih suka menyendiri dan berhati dingin.


Putusan cerai pun sudah diketuk dengan hak asuh ditangan Kristina,Adirama tak bisa berbuat banyak karna Adit masih terlalu kecil untuk jauh dari mommy nya.


Dan kristina membawa Adit kecil kembali ketiongkok tempat asalnya.


***


"Tumben pulang" Adit yang mulai remaja sudah paham kelakuan mommy nya


"Apa maksudmu nak,tentu saja mommy akan selalu pulang untukmu"Kristina mencoba berkata lembut


Adit hanya mendecih sinis,dulu kata Daddy nya dia akan bisa sering bertemu mommy kalau ikut dengannya,tapi kenyataanya sungguh jauh.


"Aku sudah tau semuanya mom"Adit berkata tegas


"Apa maksudmu nak?" Kristina kaget campur gugup


"Tentu mom tau apa maksudku,dan mom jangan lupa aku adalah anak Daddy, tidak ada yang bisa menutupi apa yang ingin aku tau"Adit menggeram


"Maafkan mom nak"Kristina menunduk


"Mom tidak pernah berubah" Adit meninggalkan mommy nya


"Besok aku akan pulang ketempat Daddy"Adit memutuskan sepihak


Kristina hanya bisa menangis tersedu sedu,dia sadar dia tidak mendidik Adit dengan baik dia sibuk dengan dunianya sendiri,membuat Adit tumbuh menjadi anak yg berhati dingin.


.


.

__ADS_1


.


Hay temen temen,makasi ya buat yang sudah mampir dan memberikan likeπŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2