Shadow Clone Master

Shadow Clone Master
Shadow Clone Master | Bab 14


__ADS_3

...Bab 14. Peningkatan dan jalan rahasia....


Ding!


[Anda telah berhasil meningkatkan Shadow Clone ke rank F.]


[Anda telah berhasil membuka skill baru - Clone Skill.]


Melihat pemberitahuan itu, Bima sontak memeriksa status nya.


Ding!


[Status


.....


•• Skill ••


Shadow Clone Rank F


Tipe: Casting.


Sebuah kemampuan penggandaan selama memiliki bayangan.


Kemampuan dasar, Clone Lv.2


Skill yang mampu membuat klon yang terlihat persis seperti user dengan mengunakan energi.


Jumlah maksimum Klon tergantung pada peringkat skill dan user yang tertaut dengan klon milik mu.


Jumlah klon yang kamu dapat panggil secara bersamaan: 2.


Sub basic Skill:


• Summon Clone (Memanggil Klon).


• Cancel Clone (Meniadakan Klon).


Kemampuan lanjutan (1), Strengthening Clone.


Skill ini memiliki kemampuan meningkatkan seluruh kemampuan klon sebesar 50 persen.

__ADS_1


Kemampuan lanjutan (2) - Illusion Clone.


Skill ini memiliki kemampuan menciptakan ilusi diri sendiri. Jumlah Ilusi: 2


Kemampuan lanjutan (3) - Clone Skill.


Skill ini memiliki kemampuan menduplikasi skill milik makhluk hidup atau benda. Jumlah skill yang telah di klon: 0/1.


..... ]


Saat memahami nya, Bima pun tersenyum kecil. "Ini kemampuan yang sangat menarik! Namun ..." ucap Bima seraya melihat ruang Gudang yang sedang dibersihkan oleh Alpha dan Beta.


Bima pun menghela nafas panjang, "Lebih aku selesaikan ini saja dahulu."


Lalu, Bima pun melanjutkan pembersihan ruangan nya.


Ruangan gudang itu terlihat hanya beberapa barang yang tidak berguna serta berlantai kan karpet yang berdebu.


Melihat itu, Bima sontak mengangkat karpet itu dan dia pun terkejut lantaran lantai tidak memakai keramik dan hanya ubin yang penuh dengan kotoran.


Memahami itu, Bima hanya bisa menghela nafas panjang.


"Seperti nya, aku harus bekerja lebih keras untuk membersihkan karpet dan lantai ini."


"Ubin ini aneh?"


Menyadari itu, Bima sontak memeriksa nya dan saat mengetuk nya ubin itu mengeluarkan suara yang berbeda.


Dalam pemahaman nya, ubin tidak seperti keramik yang akan naik karena panas atau kurang nya semen maka dari itu, Bima pun menaruh curiga dan semakin penasaran.


Lalu, dia mengambil pisau Mystril nya untuk mengangkat ubin dan terlihat lah dari balik ubin sebuah pintu besi yang berbentuk seperti berangkas dengan tuas memutar.


"Berangkas besi?" gumam senang Bima.


Dalam pemikiran, dibaliknya akan ada harta Karun yang tertimbun didalamnya. Maka dari itu, Bima sontak menarik tuas nya namun, tidak membuahkan hasil.


Lalu, Bima mencoba menarik paksa dengan mengunakan pisau Mystril namun, hasilnya tetap sama.


"Ahufuu ... seperti nya, satu-satunya cara mengunakan sidik jari. Tapi, apakah bisa?"


Keraguan Bima itu bukan karena berhasil atau tidak berhasil nya tapi, adanya keamanan listrik didalamnya. Maka dari itu ...

__ADS_1


"Alpha, taruh jari jempol mu di alat ini!"


Alpha yang sedang mengepel langsung membuat alat pel nya dan menghampiri Bima.


Lalu, Alpha menempelkan ibu jari tangan kanannya kedalam alat deteksi.


Setelah itu, tiba-tiba sebuah laser hijau memeriksa jariku dan muncul suara wanita yang memberitahu.


“Akses. Diterima!”


Sesaat suara itu muncul, tuas bulat itu pun bergerak dengan sendirinya dan pintu besi berbentuk kotak juga terbuka.


“Ini tanda, aku beruntung atau sial!” gumam Bima sendiri.


Seusai mengatakan itu, tanpa pikir panjang lagi Bima masuk kedalam dan menuruni tangga yang menempel di dinding.


Setibanya dibawah, Bima hanya melihat ruangan kecil yang tidak berisikan apapun hanya ada pintu lagi. Lampu diruangan itu pun hanya mengunakan lampu sorong.


Bima yang sudah terlanjur ingin tahu ruangan rahasia ini maka, dia pun membuka pintu namun sebelum terbuka sebuah laser hijau lagi-lagi muncul dan kali ini memeriksa kornea nya.


“Akses. Diterima!”


Kreng!


Pintu pun terbuka sendiri.


Bima yang melihat itu masuk kedalamnya yang dimana tidak ada ruangan dibalik pintu sangat gelap. Namun, saat pintu tertutup tiba-tiba sebuah cahaya terang menyinarinya sampai-sampai sulit untuk melihat.


Meski cahaya itu sangat menyilaukan tapi itu tidak lama dan cahaya itu berlahan memudar. Menyadari itu, aku pun membuka matanya dan terkejut saat melihat aku sedang berada di sebuah ruangan serba putih baik dinding atau pun lantai yang sangat luas.


“Dimana aku?”


Ding!


[Sambutan. Selamat datang datang di Dungeon Chamber Of Secret, Sang Pewaris! Kami telah menunggu ada.]


Suara wanita yang sebelumnya ada di pintu kini bergema di seluruh ruangan.


“Aa, apa-apa ini?”


Dan, Itulah saat pertama kali Bima menemukan sebuah ruangan misterius didalam rumah nya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2