Shadow Clone Master

Shadow Clone Master
Shadow Clone Master (S2) | Bab 05


__ADS_3

...Bab 05. Ujian Hunter dan Klon Kedua....


Hari yang Bima tunggu akhirnya tiba yakni pembukaan pendaftaran dan ujian Hunter yang diadakan dalam satu tahun sekali. Maka dari itu, Bima pun pergi ke kantor Asosiasi Hunter untuk menjalankan ujian disana.


Setibanya disana, Bima hanya melihat beberapa Hunter yang melakukan aktifitas seusai kebutuhan nya namun, tidak terlihat orang yang mendaftar meski dia melihat ada salah satu official Hunter yang menunjukkan arah ujian Hunter.


"Pendaftaran untuk mengikuti ujian lisensi Hunter akan berlangsung di lantai satu akan dimulai. Bagi para pendaftar harap masuk kedalam ruangan! Terimakasih!"


Mendengar itu, Bima sontak melangkahkan kakinya ke tempat yang dituju tersebut.


Setibanya di ruangan, Bima membuka pintu dan menyapa mereka.


"Permisi!"


Tatap tajam semua calon Hunter yang sudah hadir tertuju kepada Bima adapun beberapa yang tertawa kecil dan tersenyum remeh meski begitu, Bima tidak begitu mempedulikan nya dan duduk di kursi yang kosong.


Bima yang sudah duduk, dia pun gugup sendiri lantaran dirinya tidak menyangka bahwa masih banyak Hunter yang mendaftarkan diri mereka.


Tidak lama kemudian, datang sosok pria besar dengan pakaian seragam militer bersama dua rekannya yang mana mereka sontak berdiri di meja yang ada didepan tengah ruangan.


"Senang bertemu dengan kalian. Perkenalkan aku Haikal, Hunter rank C yang akan menjadi pengawas ujian lisensi! Tes lisensi terdiri dari tes tertulis, tes praktek dan tes bakat. Saat ujian berlangsung kami menemukan kecurangan maka kami akan langsung diskualifikasi dari ujian. Apa kalian paham?! Kami tidak akan memaafkan kecurangan!"


Ucapan nya itu membuat seluruh peserta terbujur kaku termasuk Bima bahkan dia bisa merasakan aura nya.


"Sekarang, kami akan memulai ujian Lisensi Hunter nya!"


Meski mengatakan begitu tegas dan sedikit menakutkan namun kenyataannya ujian sangat mudah seperti ujian mendapatkan SIM.


Hal itu terbukti saat ujian tertulis, soal-soal ujian nya mudah. Jadi, Bima hanya perlu mengingat beberapa hal saja.


Ujian praktek, dimana Bima harus melakukan tembakan latihan dengan mengunakan pistol terlebih lagi penguji memberikan waktu yang cukup dan jarak yang sangat dekat.


Sedangkan, Ujian bakat seperti tes moral anak SD.


Pada akhirnya, Bima lulus dan mendapatkan pekerjaan Hunter Rank F.


Sesudah itu, Bima berjalan keluar dan terus berpikir ...


"Pekerjaan Hunter adalah pekerjaan yang mempertaruhkan nyawa dan mengunakan senjata. Jadi, apakah tidak apa-apa jika seperti ini? Namun, aku bisa mengambil kesimpulan bahwa pemerintah dunia ingin kita melakukan pekerjaan ini."


Memikirkan itu, Bima pun menghela nafas. "Apapun itu lebih baik tidak usah di perpanjang."

__ADS_1


Sesaat diluar, Bima melihat ada Sales yang terus menawarkan Guild nya dan tidak ada yang mau menerima nya bahkan ada yang langsung membuang kartu nama nya tepat didepan nya.


Sales itu dengan penuh kesabaran, dia mengambil kartu nama nya dan tetap menawarkan kepada orang lain.


Didekat Bima juga ada Sales yang sedang istirahat bersama rekan sales nya.


"Lihat! Itu Si Rendy, dia masih aja tetap terus promosi padahal isi anggota nya hanyalah Hunter sampah dengan peringkat F dan E."


"Sebentar lagi juga Guild Harapan tempat dia bekerja bangkrut."


Saat mendengar informasi itu, Bima malah menjadi tertarik untuk bergabung dengan Guild itu. Lalu, dia pun menghampiri nya.


"Kak, bisa minta waktunya sebentar?" tanya sales bernama Rendy seraya memberikan kartu nama nya.


Lalu, Bima pun menghentikan langkah dan menerima kartu itu dengan senyuman kecil.


"Saya Rendy, Agency Guild Harapan. Setiap kali anda ingin membeli peralatan untuk berburu monster atau meminta saran masuk kedalam Dungeon yang aman maka kami dengan senang hati akan membantu anda dengan pelayanan terbaik."


"Ah, terimakasih. Tapi, aku Hunter peringkat F. Apakah tidak masalah?"


"Tidak masalah, kami juga menerima Hunter peringkat F."


"Sama-sama, Bima," jawab Pak Rendy seraya menerima tangan.


Sesaat kemudian, Bima mendapatkan pemberitahuan sistem nya.


Ding!


[Level Skill Clone telah meningkat ke level 2.


Kemampuan dasar, Clone Lv.2


Skill yang mampu membuat klon yang terlihat persis seperti user dengan mengunakan energi.


Jumlah maksimum Klon tergantung pada peringkat skill dan user yang tertaut dengan klon milik mu.


Jumlah klon yang kamu dapat panggil secara bersamaan: 2.


Sub basic Skill:


• Summon Clone (Memanggil Klon).

__ADS_1


• Cancel Clone (Meniadakan Klon).]


Melihat itu, Bima sontak kegirangan dan melepaskan tangan dan berlari meninggalkan Pa Rendy seraya berbicara.


"Aku akan menghubungi bapak nanti!"


Dengan wajah yang pasrah dan kecewa, dia pun menjawab nya, "Oke ... Jangan lupa menghubungiku."


Dalam perjalanan pulang, Bima menganalisa bahwa kenaikan itu berasal dari Klon yang nya yang terus berolahraga.


Dan, setibanya di rumah. Bima tanpa ragu memanggil klon kedua nya dan tidak lama juga baru kembali pulang sehabis lari malam.


Hingga Bima mendapatkan beberapa pemberitahuan.


Ding!


[Vitallity telah meningkat 0,2.]


[Strength telah meningkat 0,2.]


Seusai itu, Bima mempertemukan mereka.


"Baiklah, karena kalian sudah berdua. Aku akan memberikan nama kalian Alpha dan Beta."


"Baik, Tuan."


"Iya, Tuan."


Meski, Bima memberikan nama kepada mereka namun, dia masih bingung karena rupa fisik yang sama seperti dirinya namun, Bima pun akan membedakan mereka dengan cara berpakaian dan pekerjaan.


Bima juga akan menjadi Alpha menjadi seorang fighter atau ahli pedang.


Sedangkan, Beta akan dijadikan Ranger atau ahli tembak.


Sesudah itu, Bima menunjukkan kartu Lisensi Hunter nya.


"Oke, guys. Salah satu rencana kita terwujud yakni menjadi Hunter. Sekarang, waktu nya membuat rencana kedua yaitu menjadi kaya dan membantu panti asuhan. Maka dari itu, aku membutuhkanmu kalian berdua."


"Iya, Tuan," jawab serempak Alpha dan Beta.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2