
...Bab 15. Chamber of Secret Dungeon ...
Saat ini Bima bersama dengan Alpha dan Beta sedang berada di ruangan aneh yang serba putih dengan tinggi 5 meter serta luas yang dia tidak bisa ukur.
“Dimana aku?”
“Selamat datang datang di Dungeon Chamber Of Secret, Sang Pewaris! Kami telah menunggu ada,” suara wanita yang sebelumnya ada di pintu kini bergema di seluruh ruangan.
“Aa, apa-apa ini? Dungeon?" Bima pun melihat sekeliling nya namun, tidak menemukan monster apapun. "Ini tidak terlihat seperti Dungeon. Jadi, apa artinya ini?"
Lalu, suara wanita yang berada di ruangan menjawab nya dengan suara pemberitahuan terlebih dahulu.
Ding!
[Jawab. Ini adalah dungeon hampa atau dungeon yang masih dalam keadaan kosong. Pemilik sebelumnya telah mendaur ulang dungeon ini dan diberikan kepada pewarisnya.]
Bima yang mendengar itu, dia pun terheran.
“Aku?” ucap Bima sambil menunjukan jari kearah diriku sendiri.
Ding!
[Jawab. Tepat sekali. Anda lah penerus dari dungeon ini. Dungeon ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan dungeon lainnya. Dungeon ini mampu menghubungkan dua dunia dengan hukum yang berlaku yang tidak bisa dilanggar oleh siapapun.]
Mendengar suara wanita yang terus menjawab Bima terus penasaran dimana sumber suara wanita itu.
“Sebenarnya, siapa kamu? Dan, dimana?” tanya Bima sambil memeriksa sekitar.
Ding!
[Saya Operation System Dungeon atau OSD yang bertugas untuk memandu dan membantu anda dalam pengolahan dungeon. Saya berada di system dungeon ini.]
Bima sedikit terheran dengan jawaban nya. “Tunggu! Pengolahan Dungeon?!”
Ding!
[Jawab. Benar sekali. Saat anda terpilih sebagai pewaris master dungeon maka secara otomatis anda bekerja sebagai Chief Executive Administration Dungeon.]
“Dengan kata lain, aku harus bekerja disini?”
Ding!
[Jawab. Benar sekali. Anda bekerja di dungeon ini dan untuk lebih lengkapnya. Apakah anda ingin melihat perjanjian kontrak kerja Chief Executive Administration Dungeon?]
Memahami itu, Bima pun menghela nafas. "Mendengar nya saja sudah membuat ku lelah dan bosan," batin Bima. Bima melihat Alpha dan Beta yang mana Bima berpikir bisa mengantikan pekerjaan nya, "Untung ada mereka."
Lalu, Bima pun menjawab suara wanita, “Iya, tunjukan kepadaku!”
__ADS_1
Sesaat kemudian, muncullah layar udara sebesar TV LCD 14 inci muncul dihadapan nya yang berisikan beberapa tulisan disana.
[Surat perjanjian kontrak.
Didalam surat dan tanda tangan ini saya menyetujui beberapa aturan yaitu.
CEAD memiliki tanggung jawab untuk menjaga, mengembangkan dan merawat dungeon.
CEAD memiliki hak untuk membuat dan memerintahkan seluruh unit yang ada di dungeon.
CEAD diwajibkan masuk kerja dari hari senin sampai jumat jam 08.00 sampai 15.00 sedangkan untuk sabtu dan minggu diliburkan kecuali jika ada keadaan darurat. Maka dari itu, seminggu CEAD sudah harus membuat Dungeon yang mapan dari serangan-serangan luar.
CEAD tidak diperbolehkah keluar dari dungeon namun, CEAD diizinkan pulang ke dunia asal.
CEAD tidak diizinkan mati. Jika itu terjadi, dungeon akan di daur ulang dan akan memilih pewaris yang baru.
Nilai tukar di dungeon mengunakan Poin atau dikenal sebagai Dungeon Poin (DP).
CEAD tidak diizinkan memiliki nol poin jika itu terjadi, jabatan sebagai CEAD akan di hapus dan akan dicarikan pewaris yang lain.
CEAD diizinkan mengundurkan diri dan jika itu terjadi maka dungeon akan di daur ulang serta memilih pewaris yang baru.
Segala pembelian dan kebutuhan Dungeon diwajibkan membeli di Dungeon Shop serta tidak diperkenankan membawa barang dungeon ke Dunia luar namun barang dari dunia luar diizinkan untuk memasuki dungeon selama itu tidak membahayakan dungeon.
CEAD akan dibayar secara honorer berupa Poin dan bagi CEAD dunia luar, Poin itu bisa ditukarkan dengan nilai emas yang berlaku didunia tersebut.
Keputusan ini tidak bisa diganggu gugat.
Apakah anda setuju? Iya / Tidak.]
Melihat semua peraturan itu, Bima pun memahami semuanya meski begitu, Bima masih menyimpan pertanyaan maka dari itu, dia mencoba bertanya kepada OSD.
“Siapa ya? Kamu … ah, sungguh merepotkan. Oi, Operation System Dungeon. Bolehkan aku beri nama untuk mu? Karena merepotkan jika aku harus memanggilmu,” ucap Bima seraya menggarukan kepala belakang nya.
Ding!
[Jawab. Itu diperbolehkan selama anda menerima kontrak kerja dan menjabat sebagai CEAD.]
“Iya. Tapi, sebelum aku mentanda tangani. Boleh kah aku bertanya?”
Ding!
[Jawab. Silahkan!]
__ADS_1
“Apakah ada dungeon master lain selain diriku di Bumi?”
Ding!
[Jawab. Tidak ada. Di dunia Bumi hanya ada dungeon ini yang memiliki Dungeon master.]
Mendengar itu, Bima pun bernafas lega.
"Jujur saja aku sebenarnya tidak ingin ada konflik antar dungeon master apalagi sampai-sampai berperang dengan Dungeon Master di Bumi. Itu sungguh merepotkan."
Setelah berpikir matang-matang, Bima pun memutuskan untuk menerima pekerjaan itu dan memilih [Iya].
Ding!
[Jawab. Terima kasih, Master telah bergabung di dungeon ini. Sekarang, anda harus mengisi data diri.]
Seusai OSD mengatakan itu, layar udara baru terbuka dan kali ini berisikan tulisan data diri yang harus Bima tulis. Layar keyboard udara pun juga muncul dibawa layar udara 14 inci. Lalu, aku pun menuliskan data diriku.
[Profile.
Nama: Bima Arya
Ras: Manusia.
Umur: 21 tahun.
…. Dan masih banyak lagi tentang detail diri nya. ]
Setelah menulis data diri, layar baru pun datang lagi yang kali ini tertuliskan [Status].
[Status.
Status
Name: Bima Arya.
Job: Tidak ada.
Title:
- Chief Executive Administration Dungeon.
•• Status ••
Level 1.
........]
__ADS_1
Sesudah itu, proses pendaftaran selesai. Bima kembali ke rumah nya dan merebahkan diri dikamar.
"Hari ini sungguh melelahkan."