Shusen No Ai [Shonai]

Shusen No Ai [Shonai]
ch 12. di tolak


__ADS_3

Menceritakan tentang dirinya kepada meli membuat meli semakin sedih dan terharu


Tentu saja itu membuat meli curiga karena orang tua Tamasuyu yang melarang Tamasuyu untuk berkelahi seakan mereka menyembunyikan sesuatu


“apa kau sudah tahu alasan kenapa kau tidak boleh berkelahi padahal kau sangat keras di ajarkan bela diri" ucap meli


“aku sudah bertanya kepada orang tua ku" balas Tamasuyu


“lalu? Apa yang mereka katakan?" Tanya meli


“mereka bilang suatu Saat aku akan tau sendiri" Ucap Tamasuyu


“hahaha maaf aku reflek bercerita tentang ku, maaf ini pertama kali aku berbicara tentang ku kepada seseorang" ucap Tamasuyu yang malu


“tidak apa apa malah aku lebih suka saat kau membuka diri,apa sekarang kamu lebih legah?" Ucap meli


“iya"


“omong omong kamu jadi lebih ganteng ketimbang kau tutupi dengan rambut" ucap meli meli tersenyum sambil menatap wajahnya Tamasuyu


Tamasuyu tersipu malu mendengar ucapannya meli


“em benar kah"


“iya" balas meli


Tamasuyu mengantar meli pulang setelah mereka mengobrol yang begitu lama


“sampai jumpa"


“iya"


Sesampainya Tamasuyu di rumah ayahnya Tamasuyu curiga


“hei ke salon kenapa begitu lama? Apa ada sesuatu?"


“tidak ada kok" balas dengan nada datar


Tamasuyu pun berfikir apa ayah tidak marah melihat Tamasuyu yang tidak menutupi wajahnya dengan rambut


“hmm apa benar kalau begini aku bisa berteman dengan Akane,memang benar sih Michael punya banyak teman mungkin ini saran yang bagus" batin Tamasuyu


Ke esokan harinya Tamasuyu pergi ke sekolah dia merasa tidak nyaman karena gaya barunya


“hei apa dia murid baru" bisik para murid yang melihat Tamasuyu

__ADS_1


Tamasuyu pun masuk kelas dan semua teman sekelas nya pun menatap Tamasuyu


“eh Tamasuyu " ucap Akane yang melihat Tamasuyu


“eh iya, pagi Akane" balas dengan gugup


“hei apa dia Tamasuyu?" Bisik para murid


Tamasuyu pun duduk di bangkunya


“eh dia Tamasuyu gantengnya" ucap para cewk


Para cewk mendatangi dan mengerumuni Tamasuyu


“hei bagaimana kau bisa seganteng ini"


“apa kamu seganteng ini"


“tamasuyu kamu ganteng banget"


“kamu punya wajah yang bagus"


Ucap para cewk yang mengurumi Tamasuyu


Bruuakkk


“minggir pergi sana" ucap meli dengan jutek


“apa kau pacarnya? Sehingga kau mengusir kami" ucap seorang cewek


“terus kenapa" ucap meli dengan nada tinggi


Cewek-cewek yang mengerumuni Tamasuyu pun pergi


“emh makasih meli aku GK tau apa yang terjadi jika tidak ada kamu" ucap senyum Tamasuyu


“cih iya" balas meli


“apa meli dan Tamasuyu berpacaran kenapa aku merasa tidak rela Tamasuyu bersama meli, sebenarnya aku kenapa sih" batin Akane


Gelisah sedih melihat Tamasuyu yang akrab dengan meli


“haha benar apa kata ku kan kau akan populer saat tidak menutupi wajah dengan rambut" ucap Michael


“iya kau benar aku belum terbiasa seperti itu jadi untung meli menyelamatkan ku" ucap Tamasuyu

__ADS_1


“hdeh pagi pagi udah mesrah mesrahan" ucap meli


“eh aku sama meli cuma teman kok"


Akane yang mendengar ucapan Tamasuyu itu membuat Akane lega dan merasa seperti memiliki kesempatan


Kelas pun di mulai Tamasuyu merasa aneh seakan banyak sekali yang menatap nya suasana di kelas menjadi berubah karena hanya satu perubahan


aza yang menyukai Akane tentu saja iri terhadap Tamasuyu yang berubah derastis


aza mendatangi kelas Tamasuyu dan di saat itu Tamasuyu di greomboli para cewk dan tiba tiba


“akane aku mencintaimu apa kamu mau menerima ku" ucap aza dengan lantang


suasana pun hening seketika


dan secara tidak langsung semuanya menjadi heboh


Tamasuyu yang menonton kejadian itu pun terdiam


meli datang ke kelas kebingungan apa yang terjadi


melihat bunga yang di bawa oleh aza dan memberikan kepada Akane


sentak itu membuat meli bahagia meli berfikir kalau akhirnya mereka jadian setelah sekian saling suka


“akhirnya ya Akane selamat " ucap meli


suasana hening kembali karena Akane tidak memberikan jawaban


“ada apa akane"


aza yang menunggu jawaban dari Akane


“ada apa?"


“maaf"


ucapan maaf yang di lotar kan Akane


“eh kenapa?"


semua bingung dan mengira kalau mereka akan selaras


“apa kamu menolak ku? kenapa" ucap aza

__ADS_1


“tidak tau tapi aku tidak punya perasaan dengan mu" ucap Akane


__ADS_2