Shusen No Ai [Shonai]

Shusen No Ai [Shonai]
ch.3awal kebebasan


__ADS_3

Pagi pun tiba saatnya tamasuyu pergi ke sekolah, di hari kedua tamasuyu santai dan tidak mengulangi kesalahannya kemarin saat masuk sekolah.


Sarapan dengan keluarga seperti biasanya.


“oii bocah kemarin lu knp?, seperti ada sesuatu yang terjadi kemarin?" Tanya ayah tamasuyu


“gk kenapa kenapa cuma lelah aja kemarin ayah" jawab tamasuyu


“udah ayok makan dulu" ucap ibu tamasuyu


Hari pagi yang cerah tamasuyu berangkat sekolah Tampa menunggu tetangganya yaitu himeragi Akane


“okeh gua harus cool,GK bodoh kek kemarin" dalam hati tamasuyu


“ah kayaknya aku harus nyari temen deh di sekolah" guman tamasuyu sambil berjalan menuju sekolah


Tiba tiba tamasuyu melihat Akane dan temannya sedang berjalan dan sama sama menuju sekolah.


Tamasuyu pun berhenti agar tidak ber pas Pasan dengan Akane


Karena dia masih malu apa yang terjadi kemarin malam


Sesampainya di sekolah Tamasuyu pun duduk seperti tidak terjadi apa-apa


Tidak menatap atau melihat Akane


Berhasil cool seperti aktor H ntai


Pelajaran di mulai Tamasuyu pun sudah terbiasa di kucilkan dan di abaikan


Karena suasana seperti itu membuat tamasuyu rileks


Tetapi tidak hari ini, setelah pelajaran ke 3 selesai dan waktunya makan siang tamasuyu pergi ke toilet


Saat di toilet siap nya dia bertemu dengan pembuly sekolah


“hei rambut legend ada rokok GK?" Tanya si pembuly


“em anu aku mau kencing sebentar boleh?" Ucap tamasuyu dengan ketakutan


(Dia ketakutan karena tidak boleh ada yg tau kalau tamasuyu itu jago berkelahi karena perintah ayahnya)


Cuuurrrrrr


“wooaah gede ternyata punya lu ya rambut legend" ucap pembuly


“anu bukanya itu tidak sopan" jawab tamasuyu


Setelah itu tamasuyu hendak pergi ke luar preman sekolah mencegahnya


“rokok nya mana woii" ucap si pembuly


“kagak ada,kan masih SMA mana boleh merokok" ucap tamasuyu


“hahaha kocak sekali bocah ini" ucap pembuly


Dan pembuly pun memukul tamasuyu


“haha ini gantinya bocah " ucap pembuly


Pembuly ada empat orang di toilet itu


Mereka memukul tamasuyu secara bergantian hingga bell berbunyi


Tamasuyu yg babak belur pun tidak mengikuti pelajaran


Dia pergi ke atap dengan pasrah


Brakkk!!! Saat naik tangga dia bertabrakan dengan cewk


“woi bocah culun lu buta map kah" ucap cewk tersebut dengan nada seperti membenci


“eh bukanya dia temannya Akane yg selalu ada di dekat Akane?" Dalam hati tamasuyu


“Minggir woii" ucap gadis itu


“maaf,aku sedang ngelamun tadi" ucap tamasuyu


“oh oke cowk cupu" ucap cewk tersebut


“anu... Namaku tamasuyu,kamu itu temennya Akane kan?" Ucap tamasuyu

__ADS_1


“oh kau kenal dia?, Ah iya juga dia baik dan imut sih,apa kau suka dia?" Jawab gadis itu


Sambil ber wajah malu tamasuyu menjawab


“ti ti tidak aku cuma temen sekelasnya"


“hahaha,aku Sasaki meli,panggil aja meli" ucap gadis itu


“hehee, maaf yang tadi" ucap tamasuyu


Meli~“oh tidak apa apa kok apa kau mau ke atap?"


Tamasuyu~ “iya knp?


Meli~“sini ikut gua ke kantin dulu"


Tamasuyu ~“ehh... Knp"


Tamasuyu pun ikut dengannya karena dia menariknya dan tak ingin membuat masalah bertambah


Setelah membeli makanan dan minuman mereka berdua kembali ke atap


Dan duduk dengan santai


Meli~“sebaiknya kau menyerah mengejar Akane dengan spek culun begitu"


Tamasuyu ~ “tidak kok, lagian knp?"


Meli pun berdiri


“karena dia sudah menyukai seseorang" ucap meli


Dengan keget tamasuyu pun berteriak


“ha?.. siapa?" Dengan kaget tamasuyu berkata begitu


“kuratame aza, bukanya dia terkenal karena udah gantengnya,pinter baik pula


Mereka serasi banget" ucap meli


“eh.... Knp dada ku sesak knp aku panik? Ha? Prasaan macam apa ini knp aku? Eh apa aku? Apa yg terjadi seakan aku ingin menangis ehh knp? “ batin tamasuyu dengan kebingungan


“hahaha kau cemburu?" ~ Meli


Buukk!!!


Meli memukul tamasuyu yang sedang ngelamun


“woii ban**** aku bicara dengan mu" ~ meli


“ah maaf aku banyak pikiran,jadi kau tadi bicara apa?" Jawab tamasuyu dengan wajah polos


Dukkk!!


Meli menendang ranting tamasuyu


“aakkhhhhh........" Tamasuyu berteriak


“ku buat biji kau hilang sebelum menyentuh Akane ku " ucap meli dengan wajah marah


“maaf kan aku melii hu waaa sakit co** minimal jangan ranting lah cewk tomboy" ucap tamasuyu yg sedang menahan rasa sakit


“kau aja babak belur begitu,minimal kuasai sekolah ini lah baru aku akan menerima mu" ucap meli sambil meninggalkan tamasuyu


Tamasuyu terus kepikiran dengan dirinya yang knp dia harus peduli dengan Akane


Hingga sore waktu semua siswa sekolah


Pulang tamasuyu pun masih kepikiran tentang Akane di atap


Drakkk!! Gerombolan preman sekolah datang mereka sekitar ada 11 orang


“heii bocah cacat pergi kau dari sini ini markas kita" ucap salah satu preman


Dengan perasaan yang penuh amarah dan kebingungan tamasuyu langsung lari menuju gerombolan preman tersebut


Meloncat dan mendang kepala preman dengan siku kaki


Lanjut dengan memukul kepala preman yg berada di sebelahnya


Tamasuyu memukul semua preman yang berada di atap 11 orang di kalah dengan mudah

__ADS_1


Tamasuyu lupa dengan perintah ayahnya Untuk membunyikan kekuatan nya


Tamasuyu pun turun dari atap dan memuju ke kelas


Dia langsung pulang Tampa latihan dan apapun


Dia sangat galau dan kebingungan


Karena dia suka dengan Sherly knp dia sangat perhatian dengan Akane


Sesampai di rumah pun dia tidur tidak makan malam


Saat memikirkan segala nya dia terpikirkan kalau selama ini dia tidak memiliki teman


“ahh.. mungkin dia teman ku satu satunya di sini jadi pantas saja aku memikirkannya " batin tamasuyu dengan lega dan polos



Karena tamasuyu sudah terbiasa dari SD dan itu pun perintah dari ayahnya



Tamasuyu boleh menggunakan kekuatan nya saat dia bisa mengalahkan ayahnya saat latihan


Tamasuyu terpikirkan sesuatu


Dia berencana duel dengan ayah nya untuk mendapatkan kebebasan


Sebenarnya tamasuyu kebingungan knp ayah nya menyuruhnya begitu dan ibunya pun setuju setuju saja


“woii bapack sini by one" ucap tamasuyu


“ha? Anak sableng berani juga lu" ucap ayahnya


“sesuai janji kan aku akan mengalahkan mu mending suren aja bapack" ucap tamasuyu


“mari kita lihat apa kau sudah tambah kuat, baru pertama kalinya kau begini" ucap ayah nya


Saat berada di ruangan latihan tamasuyu pun langsung menendang kepala ayahnya karena dia kira ayahnya lengah


Tetapi ayah nya pun berbalik badan dan menahan tendangan tamasuyu dari belakang


Tamasuyu pun melompat ke belakang dan meluncurkan tinju dengan cepat


Tetapi ayahna bisa menghindari dan memegang tangan tamasuyu dan membantingnya seperti judo


Tamasuyu tak menyerah dia langsung menendang kepala ayah nya saat dia di lantai, karena langsung terjatuh di lantai karena bantingan bapaknya


Dia tak bisa menendang dengan akurat


Tamasuyu pun kembali berdiri dan memasang kuda kuda


Dia pun memukul dan menyerang dengan berbagai serangan tetapi tidak bisa menyentuh ayah nya


“klo ajak by one minimal jago lah" ucap ayahnya tamasuyu


“abis ini Ayah suren aja" ucap tamasuyu


Pertarungan anak dan Ayah semakin sengit


Tamasuyu mendapatkan kan kesempatan dia berhasil menangkap tangan ayahnya dan dia berniat membanting dengan teknik judo yang di ajari ayahnya


Tak di sangka malah tamasuyu yang terjatuh dengan cepat


“awoawok klo cupu GK usah sok keras, itu tadi Aikido" ucap ayahnya tamasuyu


“ahh....Padahal ku kira bisa membanting mu" ucap tamasuyu


“hahaha lupakan soal perintah ayah soal menyembunyikan kekuatan mu sekarang kau akan terus bertarung Dengan ku sampai ku anggap lolos" ucap ayahnya


“beneran? Yeaahh bantai Jepang ouy" ucap tamasuyu


Dengan girang tamasuyu setelah mendengar itu dari ayahnya


“tapi tamasuyu kau harus kabur jika itu membahayakan nyawa mu,ayah akan mengajarimu teknik melawan seseorang yang bersenjata" ucap ayahnya dengan serius


“ahh... Oke" ucap tamasuyu


dan di mulailah besok dia by one sama bapck nya sampai win.


•|•|•| APA ITU SUREN? |•|•|•

__ADS_1


THAKS FOR READING


__ADS_2