Shusen No Ai [Shonai]

Shusen No Ai [Shonai]
ch 21. amarah


__ADS_3

Setelah membeli makanan di kantin tiba tiba aza mengajak ngobrol Akane


“akane aku nanti mau ngomong sama kamu nanti ke atap ya? Aku mau ngomong berdua saja"


“kenapa? Ada urusan kah?"


“inj berhubungan dengan Tamasuyu,apa kamu tidak penasaran?"


“em iya nanti aku akan ke sana"


Tidak tau apa yang di rencanakan oleh aza Akane hanya mengikuti aza


“sayang ini roti mu"


Akane menghampiri Tamasuyu dan memberinya roti


“makasih say-sayang"


Semua murid iri melihat Tamasuyu dan Akane yang bermesraan melihat orang cantik dan ganteng


“hei lihat mereka serasi banget kan"


“aku kira Akane dengan aza Lo ternyata bukan"


“haha kasihan sekali aza"


Bisik, suara para murid


Teet jam pelajaran di mulai pelajaran di mulai saat di tengah pelajaran hp Tamasuyu bergetar dia melihat ada telpon dari meli dia pun bergegas mengangkat telpon nya


“permisi Bu saya mau ke kamar mandi "


Bergegas keluar kelas dan mengangkat telpon


“hallo,ada apa meli"


“hei Tamasuyu apa kamu sekarang bahagia?"


“iya kenapa?"


“kenapa kamu membuang ku? Apa aku kurang cantik? Sialan"


“tidak bukan begitu,aku cuma Bingung"


“kalau begitu pilih lah aku atau Akane"


“aku tidak tau"


“kenapa?"

__ADS_1


“aku tidak tau aku tidak ingin kalian menjauh dari ku"


Suara sedih meli terdengar dari telpon


“kenapa kau meninggalkanku hikss"


“bukan begitu"


Meli langsung menutup telponnya


“meli?, haloo melii"


“ah sial aku harus bagaimana lagi,apa apaan perasaan ini" guman Tamasuyu


Kembali ke kelas dan mengikuti jam pelajaran jam istirahat ke 2 tiba Akane pergi ke atap untuk menemui aza


“sayang mau pergi ke mana?" Tanya Tamasuyu kepada Akane "


“aku mau ke kantin mau titip sayang?"


“cofee kalo begitu ya"


“iya"


Tap tap tap menaiki tangga Akane pun melihat aza berdiri


“apa yang ingin kamu bicarakan?" Tanya kembali Akane


“kenapa kamu berpacaran dengan Tamasuyu"


“aku kira kamu mau ngomong apa ternyata ini, mending aku tidak usah ke sini tadi"


“bukan kah aku lebih baik daripada Tamasuyu, kenapa kamu memilih dia"


“kenapa sih aku kan suka dia bukan kamu "


Saat Akane hendak turun tangga dia di cegah oleh aza


Aza mendorong Akane sampai jatuh dia pun memegang kaki Akane


“apa yang kamu lakukan?"


“hehe setidaknya tubuh mu menjadi milikku" senyum jahat aza


“jangan jangan sentuh aku"


**************


“hmm kenapa Akane lama sekali" batin Tamasuyu

__ADS_1


Srekk berdiri dari tempat tidur dan hendak mencari Akane


“mau kemana Tamasuyu? " Tanya Michael


“aku mau mencari Akane"


“owh mau mencari sayang mu hehe"


“haha iya"


Tamasuyu mencari ke berbagai tempat tetapi tidak menemukannya sampai di tangga Tamasuyu mendengar suara Akane meminta tolong


Dap dap dap Tamasuyu berlari menuju ke atap dan membuka pintu atap


Melihat aza sedang berusaha membuka baju Akane


“hei apa yang kau lakukan?" Ucap Tamasuyu sambil berlari menuju Akane


Tamasuyu melihat aza menjilati tubuhnya Akane sentak itu membuat Tamasuyu marah dan menendang kepala aza


“baji***"


“hiks hiks hiks" Akane yang menangis


Amarahnya Tamasuyu pun semakin meningkat dan dia memukuli aza sampai pingsan bahkan sampai pingsan pun dia memukuli aza sampai guru melerai nya


Tamasuyu pun di bawa ke kantor guru sedangkan aza di bawa ke rumah sakit


Tamasuyu menjelaskan apa yang terjadi di atap tetapi keluarga aza tidak mau percaya dan menerima kenyataan


“tidak apa apa kok Tamasuyu aku baik baik saja" ucap akane


“tapi" muka murung Tamasuyu


“gk papa kok dia cuma"


“cuma katamu?" Ekspresi marah Tamasuyu


Tamasuyu kesal dan langsung pulang ke rumahnya di perjalanan dia melihat ada ayahnya dan paman kenzyro


Tamasuyu pun menghampiri


“eh ayah? Paman kenapa kalian di sini?"


“dia bener mirip dengan mu Jo" ucap kenzyro


“iya jelas lah dia kan anak ku"


“apa kalian saling kenal?" Ucap Tamasuyu

__ADS_1


__ADS_2