Shusen No Ai [Shonai]

Shusen No Ai [Shonai]
ch.17 pengalaman pertama


__ADS_3

Ayah dan ibu meli meninggalkan meli berduaan dengan Tamasuyu


“anu Tamasuyu aku baik baik saja jadi tenang lah"


“benarkah?"


“iya" tersenyum menatap Tamasuyu


Meli pun memeluk Tamasuyu “terima kasih sudah mengkhawatirkan ku"


“bukan seharusnya aku yang berterima kasih "


“enggak papa kok"


“aku benar benar berterima kasih meli"


Cup


Meli memeluk Tamasuyu sambil mencium bibirnya


“hangat dan nyaman aku ingin suasana ini berlangsung lama"


Tamasuyu pun ikut terbawa suasana dia mengelus kepala meli yang di perban


Di dalam mulutnya mereka saling menjulurkan lidahnya


“suara nafas Tamasuyu sangat begitu jelas dan hangat "~batin meli


“bibir meli begitu lembut entah kenapa ini rasanya enak sekali rasa lidahnya,banyak sekali liurnya yang ke mulut ku"~batin Tamasuyu


“Emnhh"


Mereka Berhenti berciuman tetapi mereka saling menatap satu sama lain memandang wajah dari dekat


“tamasuyu aku mencintaimu"


Mendorong meli sampai berbaring di kasur dan Tamasuyu berada di atas meli


“aku juga mencintai mu meli"


Tamasuyu pun membuka baju meli dengan perlahan


“anu Tamasuyu ini pertama kali buat aku "


“tidak apa apa aku juga aku akan berusaha se lembut mungkin"


Mereka berdua melakukan hubungan dewasa di kamar rumah sakit


Malam semakin larut mereka berdua melakukan hal dewasa di kamar rumah sakit dan setelah itu Tamasuyu izin untuk pulang karena terlalu malam


“aku pergi dulu ya, besok pasti aku akan ke sini aku berjanji"

__ADS_1


“benarkah? Kalau begitu aku menunggu mu"


Mereka berciuman sebagai salam perpisahan


Dreek


Membuka pintu Tamasuyu tidak melihat orang tua meli di rumah sakit


“huh untung saja tidak ada Tante,aku harus bagaimana jika ketahuan melakukan hal itu kepada meli"~ batin Tamasuyu


Tamasuyu tersenyum dia berfikir mungkin ini lah yang di sebut menyukai seseorang bukan sebagai teman tetapi sebagai seseorang yang benar benar berada di sampingnya


Tamasuyu berjalan menuju keluar rumah sakit angin malam berhembus kencang dan dingin


“apa aku menemani saja meli kenapa orang tuanya tidak ada" guman Tamasuyu


Hendak pergi menuju ke kamar meli kembali


“aku tidak akan membiarkan meli sendirian"


Sesampainya di kamar meli berada Tamasuyu membuka pintu


Dreek


Melihat Ada seseorang yang menjaga meli Tamasuyu pun menghampiri dan bertanya


“permisi anda siapa?"


“anu Tamasuyu dia adalah pengawal aku, karena ada tugas khusus jadi selama 3 tahun dia tidak berada di Jepang "


“salam kenal aku kei Kageyama"


“aku Tamasuyu "


“apa hubungan mu dengan dome? Jika kau terlibat dengan mereka sebaiknya kau jangan dekati tuan putri"


“dome?, Tuan putri?


“emh Kageyama itu pengasuh ku dulu hehe jadi aku di panggil tuan putri"


“oh jadi begitu kalau begitu dome itu apa?" Kembali bertanya ke Kageyama


“mereka ada sebuah kelompok mirip dengan Yakuza, sebaiknya kamu tidak berurusan dengan mereka"


“ah iya makasih sarannya"


Seketika suasana hening dan canggung


“eh iya Tamasuyu kenapa kamu kembali ke sini lagi?"


“emh aku tidak melihat orang tua mu di luar jadi khawatir kalau kamu sendirian,maaf"

__ADS_1


Meli yang mendengar ucapan itu sangat bahagia dan terharu


“ha ha iya makasih udah khawatir sama aku" ucap meli sambil tersenyum merah merona


“Kalau begitu aku pamit dulu"


“iya sampai jumpa besok"


“iya"


Tamasuyu pun pergi meninggalkan meli


“apa ini kenapa saat melihat meli tersenyum seperti itu membuat ku bahagia,apa karena aku menyukai nya ya" batin Tamasuyu


Saat sesudah di depan rumah Tamasuyu panik karena tidak menghubungi orang tua nya karena dia menolong temannya


Tamasuyu membuka pintu rumah nya


“aku pulang"


Melihat banyak sepatu dan suara ramai di ruang tamu Tamasuyu pun pergi ke ruang tamu


Melihat ada Akane dan ayah ibu Tamasuyu


“eh Akane? Kenapa kamu di sini?"


Akane langsung berlari menuju Tamasuyu dan merangkulnya


“ada apa?"


Tamasuyu kebingungan apa yang terjadi saat dia tidak ada


“kamu pergi ke mana?" Ucap ibu Tamasuyu


Tamasuyu pun menjelaskan apa yang terjadi tadi


“apa sekarang teman mu meli baik baik saja?" Tanya ibu Tamasuyu


“ah iya dia sudah baikan"


“Tapi Tamasuyu kenapa kamu pulang terlalu larut malam, apa yang kamu lakukan di sana?" Tanya Akane


“aku cuma mengobrol aku merasa bersalah dan aku ingin berterima kasih saja" jawab Tamasuyu


“astaga aku malah nge segs sama meli di sana untung orang tua nya GK tau " batin Tamasuyu


“trus apa yang membuat mu ke sini Akane?"


“he bocah g9blk,udah jelas-jelas dia khawatir dengan mu karena kau tak kunjung pulang, tidak baik membuat khawatir calon istri mu Lo"


Wajah akane merah merona sangat malu sampai tidak berani menantap siapa pun

__ADS_1


“eh calon istri? Akane? Eh bagaimana bisa" Tanya Tamasuyu


__ADS_2