![Shusen No Ai [Shonai]](https://asset.asean.biz.id/shusen-no-ai--shonai-.webp)
Angin berhembus kencang menyelimuti akane dan Tamasuyu yang berada di atap hanya berdua suasana canggung yang mencekam.
“ada apa Akane "
“apa kamu tidak bertanya kenapa aku menolak aza"
“tidak itukan keputusan kamu aku tidak berhak mengomentarinya, lagian kamu juga sudah suka sama seseorang"
“apa kamu tidak penasaran siapa itu?"
Akane mendekati Tamasuyu dengan pelan pelan
Langkah demi langkah Akane mendekati Tamasuyu.
“eh ada apa?"
Tamasuyu yang melihat Akane berjalan ke arahnya Tamasuyu dengan refleks berjalan ke belakang
“kenapa kamu menjauh "
“enntah lah" dengan wajah panik Tamasuyu
Bruk
Tamasuyu terpojok di belakang ada tembok tidak bisa mundur lagi, tetapi Akane tetap berjalan ke arah nya
“apa kamu beneran tidak penasaran"
Memeluk Tamasuyu
“apa?"
Akane melihat wajahnya Tamasuyu sambil memeluk Tamasuyu
“siapa laki laki yang aku cintai"
“tidak kenapa"
Memegang tangan Tamasuyu
“ada apa?"
Meletakkan di kepala Akane dan mengelus kepala Akane
“apa mungkin kamu su suka" gugup Tamasuyu
Berhenti mengelus memegang dasi Tamasuyu
Dan menetapkan mata
__ADS_1
“apa kamu tau"
Badan yang saling menempel dan wajah yang terlalu dekat dan juga mata saling bertatapan
“apa kamu malu"
“tentu saja apa yang kamu lakukan"
“begini Tamasuyu aku baru sadar kalau aku selama ini selalu suuk~~~"
“suk?"
Dap dap DAP krieeek seseorang membuka pintu atap
Meli yang sedang mencari Tamasuyu melihat Akane dan Tamasuyu saling berpelukan dan menatap
“apa yang sedang terjadi " batin meli yang menonton mereka
“apa yang kamu katakan tadi?, Kenapa kamu berhenti"
“selama ini aku suka dengan mu Tamasuyu aku mencintaimu selalu selalu dan selalu.Berhari hari aku terus terpikirkan oleh mu apa ini,apa ini aku bingung kenapa kamu selalu ada di pikiran ku dan kenapa setiap kali kau bersama meli aku merasa iri,tidak nyaman,dada ku terasa sesak apa ini kenapa aku begini, aku tidak tahu lagi"
“eh Akane?"
“dan aku tau aku selalu menyukaimu,aku ingin menjadikan mu miliku"
Menarik dasi Tamasuyu,memejamkan matanya lalu mencium bibir Tamasuyu secara tiba-tiba
Tamasuyu pun memegang pundak Akane memejamkan mata dan menjulurkan lidahnya ke lidahnya Akane
Menikmati suasana romantis mereka membiarkan lidahnya bersentuhan
Tamasuyu semakin terbawa suasana dia menjilati leher Akane
“ahh"
“ada apa?"
“geli sekali di situ"
Kembali berciuman mereka bertukar air liur kembali bertatapan lalu kembali berciuman
Brakk
Tamasuyu memojokkan Akane ke tembok menggigit dan menjilati kupingnya Akane mengelus rambutnya dan menciumi
“ah Tamasuyu"
Begitu Tamasuyu menunduk dan menjilati kupingnya Akane, Akane menjilati lehernya Tamasuyu sambil memegang kepalanya Tamasuyu
__ADS_1
Di sisi lain meli yang melihat mereka berdua menutup pintu
Brakk suara pintu tertutup
Mereka berdua pun berhenti
“astaga aku malah terbawa suasana lagian kenapa ada yang mengintip sihh" batin Tamasuyu
“sebentar aku mau mengecek"
Tamasuyu yang berjalan menuju pintu
“jangan pergi" ucap Akane yang memegang tangan Tamasuyu
Tamasuyu pun berhenti
“maaf"
“untuk apa?"
“aku terbawa suasana"
“tidak apa apa"
Akane Memeluk Tamasuyu
“tapi"
“sudah ku bilang tidak apa apa"
“tapi aku menyukai wanita lain"
“eh"
“kenapa? padahal kamu sudah"
ekspresi sedih yang di tunjukkan Akane
“maaf aku GK tau apa lagi "
Akane memeluk kembali Tamasuyu dan berkata
“kalau begitu aku akan membuat mu menyukai mu gimana?, aku akan menunggumu"
jari kelingking di tunjukkan kepada Tamasuyu
“aku menunggumu janji"
“iya aku juga akan berusaha"
__ADS_1
janji kelingking dan senyuman
adalah janji baru yang di buat Tamasuyu