Shusen No Ai [Shonai]

Shusen No Ai [Shonai]
ch 15.puncak Jepang


__ADS_3

Meli yang sedang Memeluk Tamasuyu sambil menatap Tamasuyu di pinggir gerbang sekolah


“apa katamu tadi?"


“sudah ku bilang aku menyukai mu"


Muach


Tiba-tiba meli mencium bibir Tamasuyu


“apa ini yang di rasakan Akane? Suasana yang begitu nyaman dan nyata ini? Ahh... Bibir Tamasuyu dan nafas nya sangat hangat" batin meli


Mereka berciuman sangat lama seperti waktu telah berhenti sejenak


“apa ini berbeda dengan Akane,meli juga begitu harum bibir juga sangat lembut ,ah tidak aku harus sadar" batin Tamasuyu


Mendorong meli agar menjauh darinya


“kenapa? Kau dengan Akane tidak begini"


“bukan begitu meli aku cuma"


“cuma apa?cuma Akane yang boleh begitu?"


“sudah kubilang bukan" berteriak kencang melampiaskan amarahnya


“knp? Hiks..."


“sudah ku bilang,aku GK tau harus gimana lagi aku bingung harus bagaimana, perasaan apa ini" ucap Tamasuyu


Tamasuyu memeluk kencang meli dan menangis, tangan kirinya memegang pinggang meli dan tangan kanannya berada di pundak meli.


Merangkul dengan rapat meli


“aku tidak tau perasaan apa ini tapi aku tidak ingin kalian menjauh dari ku , harus bagaimana mana aku?"


“iya Tamasuyu kamu harus------"


Meli mendorong ke samping Tamasuyu


“meli?"

__ADS_1


Bruaaaakkk


“eh meli?"


Tamasuyu yang melihat kepala meli di hantam dengan tongkat bisbol darah berceceran di tanah


“meli kamu meli?" Berteriak dengan kencang sembari menolong meli


Brakk


“Hahaha padahal niatnya aku mau memukul kau bocah" nicihiro


“janc99 kau bang***" ucap Tamasuyu yang sangat marah


“kasihan sekali ya seharusnya kau pacaran saja dengan dia , pasti dia akan baik baik saja" ucap aza


“kau brengs** apa yang kau lakukan" ucap Tamasuyu


“percuma kau aku sudah menyewa seorang mereka ada 10 orang mungkin untuk mu sudah cukup" ucap aza


“apa yang harus kulakukan karena aku meli begini " batin Tamasuyu


Saat gerombolan preman datang dia melihat paman kenzyro


“eh paman?" Ucap Tamasuyu


Kenzyro pun langsung datang menuju Tamasuyu berlari kencang


“hei nak kau siapa? Sebutkan nama panjang mu" berteriak ke Tamasuyu


“tamazuki Tamasuyu"


Kenzyro pun membalikkan badannya dan berkata


“cepat bawa wanitamu ke rumah sakit aku akan menghalangi mereka "


“terimakasih paman"


Tamasuyu pun bergegas lari menggendong meli ke rumah sakit dia pun menelepon orang tuanya


“Hei apa ini? Ini tidak seperti yang di sepakati"

__ADS_1


Ucap aza yang marah


“hei kenzyro apa kau yakin berkhianat?" Ucap salah satu preman


“berkhianat? Sejak dulu aku adalah tangan kanan dia" ucap kenzyro


Para preman tersebut pun menghajar kenzyro


“yamazaki Bangs***"


“astaga ternyata kau sudah punya anak ya, oni Jepang" batin kenzyro


Oni\= iblis


Iblis\=gelar yang diberikan kepada seseorang yang telah menaklukkan daerah sendirian


“bagaimana mungkin mereka ada 39 orang Lo kenapa mereka sangat lemah daripada yang ku lihat kemarin " ucap aza


“hei nak sebaiknya kau jangan berurusan dengan dia"


“apa maksud mu aku sudah membayar kau"


“simpan saja uang mu aku tidak peduli"


Kenzyro mendekati aza pelan pelan


“tadi 39 orang kan? Itu angka ganjil tidak enak sekali gimana ya biar bisa genap?"


Berdiri di depan aza


“aku tidak tau " mundur pelan pelan menghindari kenzyro


“hei jangan lari kau adalah yang ke 40 gampang kan "


Bruak


Memukul aza dengan keras dengan begitu kenzyro menghajar 40 orang sendirian


“astaga ternyata kau di sini ya king oni? Aku sudah lama mencarimu joggan"


Mengucapkan sambil tersenyum

__ADS_1


__ADS_2