Shusen No Ai [Shonai]

Shusen No Ai [Shonai]
ch.5 dia milikku


__ADS_3

Setelah mengalahkan nicihiro dan geng nya tamasuyu kabur bersama meli keluar sekolah Tamasuyu kebingungan kenapa malah keluar sekolah


Walaupun tamasuyu lebih tinggi dari meli tetapi dia tidak takut bahkan setelah melihat tamasuyu membantai nicihiro sendiri


Meli menarik dasi tamasuyu sehingga tamasuyu menoleh ke bawah


Meli dan tamasuyu saling menatap antar mata


Meli yang menarik dan memegang dasi tamasuyu


Dia melihat ke atas lebih tepatnya menatap tamasuyu


“hei apa maksudnya aku milikmu?" Tanya meli sambil menatap mata tamasuyu


“emm,aku cuma tidak mau ada yg menyakitimu, walaupun hanya sebentar saat itu tapi bagiku kemarin adalah hal yang berharga bagi ku seharusnya aku berterima kasih" ucap tamasuyu yg kebingungan dan malu malu


Meli melepaskan dasi tamasuyu dan duduk di bangku taman


Tamasuyu menghampirinya


“maaf kalau menyinggung mu" ucap tamasuyu kepada meli


Meli pun berwajah merah merona dia sangat malu apa yang di ucapkan tamasuyu


Menoleh dan tidak berani menatap tamasuyu


“apa ini padahal cuma bertemu sebentar apa berharganya coba" batin meli yang tidak berani menatap tamasuyu


Tamasuyu duduk di sebelah meli dan memegang wajah meli dengan kedua tangannya


“apa kamu marah dengan ku?" Tanya tamasuyu


Meli yang menahan rasa malunya dia berdiri langsung


“apa kau tidak sadar dengan apa yang kamu lakukan,kau akan di incar seluruh kota ini tau" ucap meli dengan marah


“kamu beneran marah,maaf Mel" ucap tamasuyu


“hei sok akrab banget sama aku ya?" Ucap meli


“maaf tidak akan ku ulangi lagi, tapi itu situasi terdesak" ucap tamasuyu


Meli duduk dan memenangkan diri


“apa yang berharga dariku sampai kamu begitu?" Ucap meli


Tamasuyu memegang pundaknya meli dan berkata

__ADS_1


“setelah bertemu dengan mu aku jadi galau hingga aku tau tau perasaan apa ini" ucap tamasuyu


Tamasuyu berwajah sedih


“ehh knp? Apa dia cinta pandangan pertama padaku padahal kemarin aku kira dia suka Akane? Why?" Batin Meli


“ah yang lebih penting kau harus menjauhi Akane agar dia tidak terlibat dengan mu" ucap meli dengan wajah marah ke tamasuyu


“iya kok lagian aku juga harus sadar diri kalau aku lebih baik tidak dekat dengan Akane " ucap tamasuyu


Meli berdiri dan pergi meninggalkan tamasuyu


“kau tunggu aku disini aku mau beli minuman" ucap meli


Tamasuyu menuggu lama sampai dia tertidur di kursi taman


“emmhh... Empuk apa ini?" Batin tamasuyu


Tamasuyu membuka matanya


“kamu sudah bangun?" Meli


“oh? Meli? Oh ya aku tadi nunggu kamu tadi" ucap tamasuyu


Meli tersenyum manis melihat tamasuyu yang sedang tidur di pangkuannya


“padahal kamu seganteng ini kenapa kamu menyembunyikannya dengan rambut mu" ucap meli


“aku GK ganteng Kok" ucap tamasuyu


Meli pun mengajak tamasuyu berkeliling kota menikmati keindahan dan suasana sore hari


Seperti kencan mereka berdua sangat menikmati


Mereka berbelanja dan mengobrol seakan layaknya sepasang kekasih


Malam pun tiba tamasuyu mengantarkan meli pulang setelah itu tamasuyu pulang ke rumah


“tamasuyu? Kamu baru pulang abis dari mana?" Ucap Akane


Akane yang menuggu di depan rumah nya


Karena rumah Akane dan tamasuyu bersebelahan


“em aku abis bermain sama temen ku"


Dengan wajah merah tamasuyu mengatakannya

__ADS_1


“teman sekolah? Aku GK tau Lo kamu punya temen"


“hehe bukanya kita temen?"


Wajah merah Akane dengan malu-malu menatap wajah tamasuyu


“iyh,kamu kan punya ku"


“punyamu?,saya Akane?"


“maksud ku teman tamasuyu jangan berpikiran aneh aneh"


Akane berlari langsung masuk rumah karena dia sangat malu


Tamasuyu membuka pintu rumah


“aku pulang"


“sudah jam berapa ini kamu baru pulang?"


“ehh ibu? Ada apa Bu?"


Tamasuyu berkeringat dingin


“kau membuat Akane ku yang imut menunggumu lama"


“eh Akane? Dia menugguku? Eh knp ibu sepertinya marah"


Buk buk buk buk


“kau abis kencan sama siapa? Dasar anak nakal seharusnya kau belajar se enggaknya izin kau pulang terlambat kenapa"


Buk buk buk!!!!


Tamasuyu kena marah ibunya


“huwaaa Apun bukk aghhhkkk"


“ayah tolonglah aku"


Dengan santainya ayah tamasuyu meminum kopinya dan menonton tamasuyu


“anakku bukanya kau kebal di gebukin,kau harus kebal juga dengan itu ini latihan hari ini"


“ huaaaakkkkkkkkgggggggghhhhhhh"


terimakasih yang baca sampai akhir

__ADS_1


__ADS_2