Shusen No Ai [Shonai]

Shusen No Ai [Shonai]
ch 14. ungkapan


__ADS_3

Akane dan Tamasuyu turun dari tangga


“hei apa kita bisa berpegangan tangan "


“eh kita kan tidak pacaran"


“ap tidak boleh?" Akane sambil berwajah imut


Tamasuyu pun tersipu malu melihat imutnya Akane


“b-b-baiklah kalo kamu memaksa"


“ehh Akane?"


Akane yang menyandarkan kepalanya ke bahunya Tamasuyu


“apa?"


“tidak jadi"


“kamu malu ya? Pfffttt"


“iya jelas lah laki-laki mana saja pasti akan senang jika ada wanita cantik yang bersandar begini"


“oh berarti kamu senang ya"


“emhh"


Tamasuyu yang tidak kuat menahan rasa malunya


“pffft"


Sesampainya di kelas dia melihat meli sedang mengobrol dengan Michael


“ho kalian pacaran?" Ucap Michael yang melihat Tamasuyu dan Akane berpegang tangan


Swiip mereka berdua tersipu malu


“enggak kok cuma ehmn anu"


“Hahahaha becanda kok" ucap Michael


“oh iya Tamasuyu nanti ada yang ingin ku bicara kan" ucap meli


“ah iya"


Kelas pun di mulai Tamasuyu dan Akane tidak bisa konsentrasi karena apa yang di lakukan di atap


“ada apa Akane?, Kamu terlihat gugup begitu" ucap teman Akane


Teman dekatnya Akane selain meli yaitu Miwa


Azusawa Miwa


“enggak ada apa apa kok" balas Akane


Guru menerangkan pelajaran semua murid memperhatikan guru menerangkan kecuali Tamasuyu

__ADS_1


“ah gila aku pengen lagi wanggy banget Akane,apa aku jadian aja ya entah kenapa aku merasa nyaman saat itu"


“Ah ini terngiang ngiang di otak ku bagaimana ini" batin Tamasuyu yang tidak bisa melupakan apa yang dia lakukan dengan Akane


“tamasuyu baca lanjutannya" ucap guru yang melihat Tamasuyu ngelamun


Tetapi Tamasuyu tidak merespon guru


“tamasuyu apa kau mendengarkan ku?" Guru berteriak keras


“wanggy banget ahh" ucap Tamasuyu


“wanggy?"


Semua murid di kelas tertawa karena Tamasuyu yang menjawab guru dengan konyol


“hahahahaa" murid menertawakan Tamasuyu


“emh apa Tamasuyu Masih membayangkan nya" batin Akane


“ada apa Akane kenapa wajahmu merah merona" tanya Miwa


“emh tidak ada apa apa"


“ehh ada yang terjadi sesuatu ya padamu dan Tamasuyu,hayoo apa kalian jadian tadi aku juga melihat kalian bergandengan tangan" ucap Miwa yang menggoda Akane


“eh itu anu" Akane yang ber ekspresi malu dan sedikit sedih


“emh itu" guman sambil berwajah sedih


Miwa yang menghawatirkan Akane


Sekolah selesai Akane dan Tamasuyu pulang


“anu Tamasuyu apa kamu mau pulang bareng?" Tanya Akane


“heeh jadi kalian pacaran?" Ucap Miwa


“enggak kok " balas Akane


“emh aku di suruh ke BK dulu karena hukuman tadi maaf, kalian duluan aja" ucap Tamasuyu


“owh yaudah aku duluan ya" balas Akane


“hu hu huuu kasmaran baru nih" ucap Miwa yang menggoda Akane


“sudah ku bilang bukan kok"


Setelah di ruang BK dan mendapat ceramah dari guru Tamasuyu pun hendak mencari meli di kelasnya di berfikir mungkin dia masih menunggu


Tamasuyu mengunjungi kelas nya dia tidak melihat satu pun murid berada di kelas


“eh apa dia sudah pulang "


Tamasuyu pun pergi pulang saat Tamasuyu di depan gerbang sekolah dia melihat meli yang bersandar di tembok


Tamasuyu pun menghampiri nya

__ADS_1


“anu apa kamu menunggu ku"


Bukkk


Meli memukul wajah Tamasuyu


“ada apa?"


“pembohong"


“maaf tadi aku di panggil oleh guru BK"


“dasar pembohong" meli berteriak kencang


“maaf"


“kamu pembohong " ekspresi sedih meli


“ada apa meli?"


“kamu pembohong hiks....hiks...hiks....." Meli menangis


“eh apa aku berbuat salah?" Tanya Tamasuyu


“katanya kamu menyukai Sherly tapi kenapa kamu berpacaran dengan Akane?"


“eh? Aku tidak pacaran dengan Akane "


“pembohong aku melihatnya dengan jelas"


“eh jangan bilang kamu melihat aku dan Akane di atap "


“iya benar aku melihat semuanya"


“aku menolak Akane kalau tidak percaya kamu bisa tanyakan padanya"


Tamasuyu mendekati meli pelan pelan


“ hiks... hiks.... hiks....bohong trus apa yang kamu hiks... lakukan tadi hiks...."


Kepala meli bersandar di dada Tamasuyu


“maaf ,tapi aku benar benar menolak Akane dan saat itu terbawa suasana"


Tamasuyu yang menunduk kepalanya sambil mengelus kepala meli yang bersandar di dadanya


“hiks.... Kamu beneran kan?"


“iya tenang lah"


Meli melihat wajahnya Tamasuyu dari dekat


“a...ak...aku juga"


“ada apa?"


“aku juga menyukai mu Tamasuyu "

__ADS_1


__ADS_2